Pro Kontra Wacana Kebijakan Ganjil Genap Motor di Jakarta, Pemotor: Ribet!

Erick Tanjung | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Selasa, 10 Oktober 2023 | 20:16 WIB
Pro Kontra Wacana Kebijakan Ganjil Genap Motor di Jakarta, Pemotor: Ribet!
Ilustrasi--Rencana ganjil genap sepeda motor di Jakarta. [Ist]

Suara.com - Wacana kebijakan ganjil genap untuk sepeda motor yang digaungkan oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menuai pro dan kontra. Alih-alih dapat menekan angka polusi yang ada di wilayah DKI Jakarta, wacana kebijakan itu justru malah disambut sinis oleh sebagian warga Jakarta.

Salah seorang warga, Ilham (28) mengatakan jika kebijakan tersebut bakal diberlakukan, maka bakal sangat merepotkan. Pasalnya populasi kendaraan roda dua di Jakarta sangatlah berlimpah.

“Gage motor tuh ribet, motor tuh susah. Susah nilang bedain platnya, dan sebagainya,” kata Ilham saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (10/10/2023).

Ilham sependapat, jika motor merupakan penyumbang polusi terbesar di ibu kota. Mengingat populasinya yang begitu banyak. Namun, tak bisa dipungkiri jika pengguna sepeda motor mayoritas masyarakat yang rumahnya tidak terjangkau transportasi umum.

“Kaya orang tinggal di Bogor, dia memang pakai kereta. Tapi dari rumah ke stasiun kan juga pakai motor,” ucap Ilham.

“Kayak saya tinggal di Pamulang, mana ada tranportasi umum sampai sana. Kalau MRT sampai sana, mungkin saya bakal pakai MRT,” tambahnya.

Ilham yang berprofesi sebagai Jurnalis, menambahkan jika transportasi umum hanya cocok untuk pekerja yang memiliki jam kerja dan lokasi yang terjangkau.

“Kalau saya kan harus muter-muter, dari satu lokasi ke lokasi lainnya, tanpa batasan jam,” jelasnya.

Saat ini, ia mengaku sedang menabung uang untuk membeli motor listrik. Tidak menutup kemungkinan, ke depan dirinya bakal menjadi pengguna sepeda motor listrik.

Pemilihan motor listrik sendiri, kata Ilham, karena fasilitas untuk motor listrik di Jakarta sudah cukup memadai.

“Selama masih tinggal di Jakarta fasilitas untuk motor listrik memadai. Kayak charger sama tuker batrai kan di mini market aja sekarang udah bisa buat tuker batrai. Kalau kebeli pasti gue pake, ya selang-seling lah,” tuturnya.

Senada dengan Ilham, Ari (32) pengemudi ojek online menyatakan tidak setuju jika ganjil genap untuk motor diberlakukan. Ia yang hanya memiliki satu motor, pasti bakal kesulitan jika kebijakan tersebut diberlakukan.

“Saya cuma punya satu motor, kalau ada ganjil genap pasti susah. Kalau gak narik, keluarga gak bisa makan,” katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Shell Kembali Dukung Tim Ducati di MotoGP 2023 Mandalika

Shell Kembali Dukung Tim Ducati di MotoGP 2023 Mandalika

Otomotif | Selasa, 10 Oktober 2023 | 18:20 WIB

Belum Saatnya, PSI Tolak Wacana Ganjil Genap untuk Sepeda Motor di Jakarta

Belum Saatnya, PSI Tolak Wacana Ganjil Genap untuk Sepeda Motor di Jakarta

Jakarta | Selasa, 10 Oktober 2023 | 10:58 WIB

Wacana Pemberlakukan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor Kini Dipertimbangkan Pemprov DKI

Wacana Pemberlakukan Ganjil Genap untuk Sepeda Motor Kini Dipertimbangkan Pemprov DKI

Jakarta | Senin, 09 Oktober 2023 | 19:27 WIB

Terkini

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

Harga Minyak Dunia Anjlok 6 Persen Usai Ketegangan AS-Iran di Selat Hormuz Mereda

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:46 WIB

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

Studi Ungkap Gunung Berapi yang Tidur Ribuan Tahun Ternyata Bisa Tetap Aktif: Mengapa?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:39 WIB

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB