Ribuan Pekerja Asal Gaza Diusir Paksa Israel

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 12 Oktober 2023 | 10:55 WIB
Ribuan Pekerja Asal Gaza Diusir Paksa Israel
Sejumlah warga Palestina di Gaza mengungsi di tengah aksi agresi militer Israel, Rabu (11/10/2023). (Foto: AFP)

Suara.com - Ribuan pekerja asal Gaza diusir secara paksa dari tempat kerja mereka di Israel setelah militan Hamas menyerbu wilayah Israel pada Sabtu (7/10/2023) pagi. Sekitar 600 pekerja yang membawa tas tiba di Ramallah dari tempat kerja mereka di Israel.

Mereka diusir paksa setelah anggota keamanan Israel mengangkut mereka ke pos pemeriksaan di Tepi Barat pada Rabu (11/10/2023) pagi waktu setempat.

Di tempat penampungan sementara yang disiapkan pemerintah lokal Ramallah, para pekerja Gaza tampak duduk di kasur, terlibat perbincangan, dan berusaha mencari ketenangan di tengah situasi yang memprihatinkan.

Jumlah pekerja yang mencari bantuan terus meningkat, dan semakin banyak pula orang yang tiba di tempat penampungan sementara tersebut.

Laila Ghannam, Gubernur Ramallah, menyatakan keprihatinan yang mendalam atas meningkatnya jumlah pekerja Gaza yang mencari perlindungan. Dia mencatat bahwa pekerja yang terdaftar sudah mencapai 600 orang. Diperkirakan akan ada lebih banyak pekerja yang datang.

Ghannam membandingkan kedatangan pengungsi yang tiba-tiba ini dengan tantangan yang dihadapi selama pandemi COVID-19. Menurutnya, ini menciptakan “situasi yang luar biasa.” Dia menyoroti perlunya mendokumentasikan cedera yang dialami pekerja Gaza akibat tentara Israel yang menahan mereka, dan pada saat yang bersamaan segera memberi perawatan kepada mereka yang terkena dampak.

“Penjajah berusaha menindas setiap warga Palestina, karena telah terjadi serangan terhadap sejumlah pekerja, termasuk kerusakan pada gigi dan cedera,” kata Ghannam.

Raed Al-Moghribi, seorang penduduk Gaza yang bekerja di Israel, menceritakan pertemuan menyedihkannya dengan tentara Israel. Meskipun memiliki izin kerja yang sah, orang-orang Gaza ditahan dan menjadi sasaran kekerasan fisik.

Al-Moghribi menggambarkan pemukulan yang mengakibatkan luka di mulut dan giginya. Dia menyampaikan betapa sakitnya ketika itu sehingga ia tidak bisa makan selama tiga hari.

“Kami sedang bekerja dan semuanya baik-baik saja, dan tiba-tiba mereka (tentara Israel) mendatangi kami dan menahan kami, meskipun kami memiliki izin kerja yang sah di Israel. Ketika kami memberi tahu mereka bahwa kami berasal dari Gaza, mereka mulai memukuli kami,” katanya.

Meski demikian, ia berharap situasi bisa membaik.

Tim medis hadir untuk membantu, memeriksa para pekerja dan memastikan mereka mendapatkan perawatan yang mereka butuhkan. Pos kesehatan keliling, yang dibentuk untuk memberi perawatan segera, menyoroti betapa parah kondisi para pekerja dan perlunya perhatian segera.

Khader Achour, penduduk Gaza lainnya yang bekerja di Israel, mengungkapkan kerinduannya untuk kembali ke keluarganya di Gaza. Namun, dia khawatir, ketika pulang, dia akan kesulitan mengenali rumahnya karena kerusakan parah yang disebabkan oleh serangan udara Israel. “Rumah kami telah dibongkar. Saya yakin kalau saya pulang, saya tidak akan bisa menemukan lokasi persis di mana rumah itu dulu berdiri, karena area tersebut telah hancur dan rata dengan tanah.”

Meskipun pilu, Achour menyerahkan penderitaannya kepada Tuhan. Ia percaya bahwa Tuhan akan membimbingnya melewati masa-masa sulit ini.

Militan Hamas menyerbu Israel pada Sabtu pagi, membunuh ratusan warga di rumah-rumah dan jalan-jalan dekat perbatasan Gaza dan memicu baku tembak di kota-kota Israel untuk pertama kalinya dalam puluhan tahun. Hamas dan kelompok militan lain di Gaza menyandera sekitar 150 tentara dan warga sipil, menurut Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Fakta Menarik dari Paramotor

Digunakan Pejuang Palestina, Berikut Fakta Menarik dari Paramotor

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 09:39 WIB

Justin Bieber Dihujat Usai Dukung Israel Menggunakan Foto Kehancuran Gaza

Justin Bieber Dihujat Usai Dukung Israel Menggunakan Foto Kehancuran Gaza

Your Say | Kamis, 12 Oktober 2023 | 09:21 WIB

Sembilan Staf PBB Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel

Sembilan Staf PBB Tewas Di Gaza Akibat Serangan Israel

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 07:45 WIB

Update Hari Ke-5 Perang Israel Vs Hamas: 1.200 Orang Termasuk 169 Tentara Zionis Tewas

Update Hari Ke-5 Perang Israel Vs Hamas: 1.200 Orang Termasuk 169 Tentara Zionis Tewas

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 07:31 WIB

Mantan Artis Film Dewasa Mia Khalifa Dipecat Playboy, China Dukung Hamas Bombardir Israel

Mantan Artis Film Dewasa Mia Khalifa Dipecat Playboy, China Dukung Hamas Bombardir Israel

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 04:30 WIB

Kesaksian Wanita Israel saat Hamas Menyusup Rumahnya; Mengaku Muslim, Minta Satu Buah Pisang dan Pergi

Kesaksian Wanita Israel saat Hamas Menyusup Rumahnya; Mengaku Muslim, Minta Satu Buah Pisang dan Pergi

News | Kamis, 12 Oktober 2023 | 01:00 WIB

Mia Khalifa Dukung Palestina, Meski Dihina 'Menjijikkan' hingga Dipecat Playboy, Begini Profil dan Biodatanya

Mia Khalifa Dukung Palestina, Meski Dihina 'Menjijikkan' hingga Dipecat Playboy, Begini Profil dan Biodatanya

Entertainment | Rabu, 11 Oktober 2023 | 20:32 WIB

Terkini

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

Menaker: Sertifikasi Kompetensi Jadi Bukti Formal Penting Bagi Lulusan Magang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:26 WIB

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

6 Fakta di Balik Bebasnya Piche Kota Indonesian Idol dari Tahanan Kasus Dugaan Pemerkosaan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:20 WIB

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

Wabah Hantavirus di Kapal MV Hondius Memaksa Spanyol Ambil Tindakan Darurat Evakuasi Penumpang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:15 WIB

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

Muatan Penumpang Disorot! Bus ALS Maut yang Tewaskan 16 Orang Angkut Tabung Gas hinga Sepeda Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:03 WIB

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

Tragedi Bus ALS vs Truk Tangki di Sumsel: 16 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara, Mayoritas Luka Bakar!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:43 WIB

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

Komandan Elite Hizbullah Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel di Beirut Selatan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:38 WIB

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

Viral Kuitansi Laundry Gubernur Kaltim Rp20,9 Juta Seminggu: Nyuci Dalaman Aja Seharga Cicilan Motor

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:20 WIB

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Terancam Hak Angket, DPR: Kepala Daerah Harus Sensitif Isu Publik

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 09:13 WIB

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB