Di Depan 100 CEO, Jokowi Singgung Tiga Periode Presiden Jadi Kunci RI Menuju Negara Maju

Ria Rizki Nirmala Sari

Jum'at, 03 November 2023 | 12:30 WIB
Di Depan 100 CEO, Jokowi Singgung Tiga Periode Presiden Jadi Kunci RI Menuju Negara Maju
Presiden Joko Widodo atau Jokowi berpidato dalam acara 100 CEO Forum di kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (2/11/2023). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan, Indonesia memiliki kesempatan untuk menaikkan level dari negara berkembang menjadi negara maju. Menurutnya, kesempatan itu ada dalam tiga periode kepemimpinan nasional ke depan.

Hal tersebut disampaikan Jokowi ketika berpidato di depan ratusan CEO dalam acara 100 CEO Forum di kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (2/11/2023).

"Kesempatan itu sudah bolak balik saya sampaikan kesempatan itu ada dalam tiga kepemimpinan nasional ke depan, tiga kali kepemimpinan nasional," kata Jokowi dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden.

Jokowi menyebut, kesempatan yang dimaksud itu seringkali disampaikan oleh Bank Dunia, International Monetary Fund (IMF), Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), hingga McKinsey.

Guna meyakini hal tersebut, Kepala Negara sempat meminta Bappenas untuk menghitung ulang.

"Kesempatan itu ada peluang itu ada," ujarnya.

Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama 100 CEO dalam acara 100 CEO Forum di kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (2/11/2023). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama 100 CEO dalam acara 100 CEO Forum di kawasan Ibu Kota Negara (IKN), Kalimantan Timur, Rabu (2/11/2023). (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Tiga periode kepemimpinan nasional yang dimaksud ialah mulai dari 2024, 2029 dan 2034. Tiga periode itu diyakini Jokowi bisa menjadi kunci bagi lompatan Indonesia menjadi negara maju.

Kendati demikian, meskipun Indonesia memiliki peluang, akan ada tantangannya yang menyertai.

Tantangan yang harus dihadapi Indonesia tidak lah mudah. Menurutnya, butuh konsistensi keberlanjutan untuk bisa mewujudkan Indonesia menjadi negara maju.

baca juga

Jokowi menilai, budaya kepemimpinan Indonesia itu terbiasa dengan mengulang dari awal ketika ada pergantian pemain.

"Apakah kita mau seperti itu terus? Kalau sudah SMP seharunya sudah bisa masuk ke SMA, masuk S1, S2, S3, S4, S5, S6, konsistensi itu dibutuhkan," tuturnya.

Belajar dari Guyana

Jokowi mengaku belajar dari negara di Amerika Selatan di mana mereka awalnya tumbuh sebagai negara berkembang, tetapi lama kelamaan bisa menjadi negara maju.

Negara yang ia maksud ialah Guyana yang terletak di Amerika Selatan. Guyana menurut Jokowi sempat menjadi negara termiskin.

Peta dan Bendera Guyana (Unsplash.com/MarkRubens)
Peta dan Bendera Guyana (Unsplash.com/MarkRubens)

Kemudian, negara tersebut menemukan potensi minyak yang bisa meningkatkan pertumbuhan perekonomian negara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Mau Sulap Rumput Laut Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Jokowi Mau Sulap Rumput Laut Jadi Bahan Bakar Ramah Lingkungan

Bisnis | Jum'at, 03 November 2023 | 11:34 WIB

Pengusaha Ini Terang-terangan Bilang ke Jokowi Takut Investasi di IKN

Pengusaha Ini Terang-terangan Bilang ke Jokowi Takut Investasi di IKN

Bisnis | Jum'at, 03 November 2023 | 11:27 WIB

Terlanjur Kecewa, Adian Tuding Jokowi Akan Mengalah Asal Anak Tidak Kalah

Terlanjur Kecewa, Adian Tuding Jokowi Akan Mengalah Asal Anak Tidak Kalah

Kotak Suara | Jum'at, 03 November 2023 | 10:05 WIB

Ke Mana Jokowi yang Dulu? Adian Napitupulu: Sebulan Terakhir Saya Tak Lagi Mengenalnya

Ke Mana Jokowi yang Dulu? Adian Napitupulu: Sebulan Terakhir Saya Tak Lagi Mengenalnya

Kotak Suara | Jum'at, 03 November 2023 | 09:01 WIB

Kala Jokowi, Erick Thohir dan Ridwan Kamil Ngeteh Bareng di IKN

Kala Jokowi, Erick Thohir dan Ridwan Kamil Ngeteh Bareng di IKN

News | Jum'at, 03 November 2023 | 08:49 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×