Pentingnya Peran Pendidikan Anak Usia Dini dalam Menciptakan Generasi Emas yang Berkualitas

Fabiola Febrinastri | Iman Firmansyah | Suara.com

Kamis, 16 November 2023 | 20:58 WIB
Pentingnya Peran Pendidikan Anak Usia Dini dalam Menciptakan Generasi Emas yang Berkualitas
Acara International Symposium on Early Childhood Education (ECED) di Grand Sahid Jaya Jakarta, pada Kamis (16/11/2023). (Dok: Humas Universitas Indonesia)

Suara.com - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi komitmen pemerintah dalam kerangka Pembangunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasioal (RPJMN) yang tertuang pada Program Prioritas Pemerataan Layanan Pendidikan Berkualitas.

Hal tersebut diutarakan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan, Kementerian PPN/Bappenas, Drs. Amich Alhumami, M.A., M.Ed., Ph.D., pada International Symposium on Early Childhood Education (ECED) di Grand Sahid Jaya Jakarta,  Kamis (16/11/2023).

ECED merupakan forum diskusi interaktif antara para pakar, akademisi, peneliti, pemangku
kepentingan, serta praktisi terkemuka terkait temuan dan penelitian terkini yang berhubungan dengan
pengembangan dan pendidikan anak usia dini (PAUD).

Kajian pengembangan PAUD dianggap penting karena pendidikan anak merupakan langkah yang tepat
dalam menciptakan generasi emas yang berkualitas, kompeten, produktif, dan berdaya saing tinggi di masa depan. Terlebih lagi, pada 2045, Indonesia diprediksi akan mendapatkan bonus demografi, dengan 70 persen jumlah penduduk berada di usia produktif.

"Penting untuk diingat bahwa investasi pada PAUD tidak hanya berdampak positif pada perkembangan individu anak, tetapi juga memiliki dampak positif pada masyarakat dan ekonomi secara keseluruhan,” ujar Amich.

Pernyataan Amich tersebut didasari pada kajian singkat Bappenas dengan menggunakan data-data pada negara yang tergabung dalam Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Pada hasil kajian ditemukan bahwa pengembangan anak usia dini sangat berpengaruh positif terhadap capaian literasi dan numerasi suatu negara yang merupakan cikal bakal daya saing Human Cpital suatu bangsa di masa mendatang.

“Namun deminikan, tentunya hal ini merupakan upaya lintas sektor sehingga dibutuhkan kerja sama lintas pemangku kepentingan. Termasuk dalam hal ini, penting sekali untuk melibatkan akademisi dan mitra pembangunan agar Indonesia Emas 2045 dapat terwujud,” terangnya.

Direktur Agama, Pendidikan, dan Kebudayaan Kementrian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementrian PPN/Bappenas) Didik Darmanto menuturkan hingga saat ini masih ada sekitar 29 ribu desa dan kelurahan di Indonesia yang masih belum memiliki PAUD 

“Kalau diihat dari data persediaan PAUD itu ada 29 ribu desa/kelurahan yang belum memiliki PAUD baik itu TK, RA dan lainnya,” ucap Didik.

Dengan melihat permasalahan yang tersebut, Bappenas memasukan ini sebagai target dalam meningkatkan jumlah PAUD kedalam Perencanaan Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025 – 2045.

Menjawab tantangan tersebut, Wakil Rektor Bidang Riset dan Inovasi UI, drg. Nurtami, Ph.D., Sp,OF(K),
menyadari pentingnya peran universitas dan institusi pendidikan tinggi dalam mempersiapkan generasi penerus bangsa.

Menurutnya, ada empat langkah utama yang dapat dikerjakan oleh akademisi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Pertama, akademisi harus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas PAUD di Indonesia melalui pelatihan guru, penyediaan sumber daya yang sesuai dan pengembangan kurikulum yang selaras dengan tahap perkembangan anak.

Kedua, universitas harus berkolaborasi dengan pemerintah, organisasi non-pemerintah, dan sektor swasta untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang mendukung perkembangan anak. Ketiga, melakukan penelitian dan inovasi di bidang PAUD guna membantu menciptakan lingkungan yang kondusif agar tumbuh kembang anak dapat optimal. Terakhir, akademisi harus memastikan bahwa PAUD menjadi bagian integral dari program pendidikan tinggi.

“Kita harus menyadari bahwa pendidikan anak usia dini bukan semata-mata tanggung jawab perguruan tinggi atau lembaga pendidikan tinggi, melainkan tanggung jawab bersama. Kita semua harus berkontribusi aktif, mengedukasi masyarakat, dan memastikan anak-anak kita mendapat pendidikan terbaik sejak dini,” kata drg. Nurtami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Classy Yamaha Youth Festival Pentas Perdana, Makassar Jadi Kota Pembuka Bersama 8 SMA

Classy Yamaha Youth Festival Pentas Perdana, Makassar Jadi Kota Pembuka Bersama 8 SMA

Otomotif | Kamis, 16 November 2023 | 09:12 WIB

Universitas Indonesia Terus Perluas Kerja Sama Global dan Aktif Gencarkan Keberlangsungan Hidup

Universitas Indonesia Terus Perluas Kerja Sama Global dan Aktif Gencarkan Keberlangsungan Hidup

News | Selasa, 14 November 2023 | 21:37 WIB

Persiapkan Indonesia Emas 2045, Kemampuan Bahasa Inggris Generasi Muda Perlu Terus Diasah

Persiapkan Indonesia Emas 2045, Kemampuan Bahasa Inggris Generasi Muda Perlu Terus Diasah

Lifestyle | Selasa, 14 November 2023 | 14:57 WIB

Inovasi Layanan Jadi Ujung Tombak Kesuksesan, TIKI Ajak Generasi Muda Majukan Bisnis Sektor Logistik

Inovasi Layanan Jadi Ujung Tombak Kesuksesan, TIKI Ajak Generasi Muda Majukan Bisnis Sektor Logistik

Bisnis | Senin, 13 November 2023 | 10:10 WIB

Untuk Menuju Indonesia Bebas Kelaparan, Ketahanan Pangan Perlu Libatkan Generasi Muda

Untuk Menuju Indonesia Bebas Kelaparan, Ketahanan Pangan Perlu Libatkan Generasi Muda

Press Release | Sabtu, 11 November 2023 | 22:16 WIB

Keseruan Marketing Competition FEB Universitas Indonesia, Kompetisi Dunia Marketing Kekinian

Keseruan Marketing Competition FEB Universitas Indonesia, Kompetisi Dunia Marketing Kekinian

Your Say | Jum'at, 10 November 2023 | 16:06 WIB

Terkini

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB