8 Fakta Miris Bullying MAN 1 Medan, Dipaksa Minum Air Liur, Makan Sendal hingga Disulut Rokok

Rifan Aditya

Selasa, 28 November 2023 | 08:25 WIB
8 Fakta Miris Bullying MAN 1 Medan, Dipaksa Minum Air Liur, Makan Sendal hingga Disulut Rokok
korban bullying - fakta miris bullying MAN 1 Medan (X/ @kegblgnunfaedah)

Suara.com - Kasus perudungan atau bullying kembali terjadi di lingkungan sekolah. Kali ini seorang siswa di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Medan jadi korbannya. Ada beberapa fakta miris bullying MAN 1 Medan yang sangat disayangkan dapat terjadi.

Korban yang berinisial MHD dianiaya seniornya yang merupakan alumni dari sekolah tersebut. Diduga pelaku saat ini kuliah di Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UIN SU). Selengkapnya, berikut fakta miris bullying MAN 1 Medan. 

1. Curhatan Pembulian Viral di Medsos 

Kasus perudungan itu terungkap setelah kakak korban, mengunggah sebuah curhatan di akun Instagramnya @syelinadjasmineee yang kemudian disebarkan di media sosial X oleh akun menfest @kegblgnunfaedah. 

"Telah terjadi pembulian pada adik saya, dia sekolah di MAN 1 Medan. Awalnya dia diculik dari jam 10 pagi sampai jam 5 sore oleh anak-anak yang sekolah di MAN 1 Medan dan mantan alumni MAN 1 Medan," demikian tertulis diunggahan @kegblgnunfaedah yang dilihat, Senin (27/11/2023). 

2. Korban Disuruh Minum Air Liur dan Makan Sendal 

Selain itu, korban juga dipaksa melakukan hal yang tak semestinya para pelaku dengan memakan lumpur. Bahkan pelaku juga memaksa korban untuk meminum air liur. 

"Para pembuli memaksa adik saya untuk makan lumpur, menghisap sendal, makan dan ranting, serta meminum air ludah dari pembuli," sambung unggahan itu. 

3. Korban Bullying Disulut Puntung Rokok 

baca juga

Tak sampai di situ, pelaku juga menyiksa korban dengan cara dipukul, ditendang bahkan tangannya disulut menggunakan rokok hingga membuatnya melepuh. Dalam unggahan itu, pelaku disebut berjumlah 20 orang. 

"Tidak sampai di situ, adik saya juga disiksa, ditendang, dipukul, dibakar tangannya pakai kunci yang sudah dipanasi api. Total pembuli ada 20 orang," imbuhnya. 

Curhatan itu pun viral di media sosial, tak sedikit netizen yang mengutuk keras aksi pembulian itu. Mereka berharap pelaku segera ditangkap dan mempertanggung jawabkan perbuatannya itu. 

4. Dilaporkan ke Polrestabes Medan 

Karena merasa dirugikan, korban bersama dengan keluarganya langsung melaporkan perudungan itu ke Polrestabes Medan, dengan nomor Laporan Pengaduan (LP) STTLP/B/3910/XI/2023/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara per tanggal 24 November 2023 lalu. 

"Saya harap hal ini bisa segera terungkap," ujar kakak korban, Syelina Jasmine. 

Berdsarkan keterangan dalam LP tersebut, pelaku nantinya bisa dijerat dengan pasal Tindak Pidana Kejahatan Perlindungan anak UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak. 

5. Kasus Sedang Diusut 

Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polrestabes Medan akan segera mengusut kasus bullying yang menimpa seorang remaja di Medan itu.

Hal ini disampaikam oleh Kasatreskrim Polrestabes Medan, Kompol Teuku Fathir Mustafa lewat Kanit PPA Satreskrim, AKP Gabriella Angelia Gultom ketika dimintai keterangan tentang laporan tersebut. 

"Iya, sedang dalam proses kami ya, kita selidiki dulu kasusnya," katanya pada, Sabtu (25/11/23) siang. 

6. Kemenag Turunkan Tim untuk Mendalami Kasus Ini 

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Sumut Ahmad Qosbi mengaku baru mengetahui peristiwa tersebut pada, Sabtu (25/11/2023) sore. Kini, pihaknya telah menugaskan tim khusus untuk mendalami permasalahan itu. 

"Lagi didalami tim sudah kita tugaskan, kami juga baru tahu sore tadi juga," kata Ahmad Qosbi saat dihubungi pada, Sabtu (25/11/2023). 

7. UIN SU Membenarkan Terduga Pelaku adalah Mahasiswanya 

Humas UIN SU, Yuni Salmah tak membantah bahwa terduga pelaku merupakan mahasiswa yang berstatus masih aktif. Akan terapi, dirinya mengungkapkan bahwa tindakan itu tidak ada hubungan sama sekali dengan UIN SU. 

"Kita sudah mencoba konfirmasi ke F (terduga pelaku) tetapi belum dapat dihubungi. Kita juga belum mengetahui motif masalahnya. Namhn, kita pastikan bahwa kasus ini tidak ada kaitannya sama sekali dengan UINSU," katanya, Sabtu (25/11/23) siang. 

Lebih lanjut, Yuni menegaskan jika memang benar yang dimaksud terduga pelaku adalah mahasiswa UINSU agar Kepolisian menindak sesuai dengan peraturan hukum yang ada. 

"Karena masalah ini sudaj dilaporkan secara hukum, maka kita ikuti proses hukum yang berjalan saja. Terima kasih," pungkasnya. 

8. Kepsek 1 MAN Mendan Buka Suara 

Mengenai permasalahan salah satu siswa korban perundungan yang diduga dilakukan oleh seniornya, Kepala Sekolah (Kepsek) Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Medan, Reza Faisal buka suara. 

"Betul ada kejadian seperti itu," ungkapnya membenarkan beritabyang beredar, pada Sabtu (25/11/23). 

Reza menyatakan, bahwa saat ini pihak sekolah juga tengah melakukan penelusuran dengan melibatkan orang tua siswa. 

"Untuk sementara ini detailnya masih ditelusuri dengan melibatkan para siswa dan orang tua pelajar yang diindikasikan terlibat (kasus perudungan). Kasih kami waktu untuk mendapatkan keterangan yang lengkap dari siswa dengan melibatkan orang tuanya," timpalnya. 

Sementara itu, mengenai dugaan bullying yang dilakukan oleh alumni MAN 1 Medan, Reza masih belum bisa memastikan kabar tersebut. 

"Kalau mengenai keterlibatan senior atau temannya masih kami telusuri," pungkasnya. 

Itulah tadi fakta miris bullying MAN 1 Medan yang viral di media sosial. Semoga kasus ini segera terungkap dan tidak terulang lagi.

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-gara Dibully Artis Cilik Chikita Meidy Berhenti Nyanyi, Nagita Slavina Ikut Terseret Ada Apa?

Gara-gara Dibully Artis Cilik Chikita Meidy Berhenti Nyanyi, Nagita Slavina Ikut Terseret Ada Apa?

Video | Minggu, 26 November 2023 | 19:00 WIB

Mantan Artis Cilik Chikita Meidy Berhenti Nyanyi karena Dibully, Ini 6 Cara Hilangkan Trauma Masa Kecil

Mantan Artis Cilik Chikita Meidy Berhenti Nyanyi karena Dibully, Ini 6 Cara Hilangkan Trauma Masa Kecil

Lifestyle | Sabtu, 25 November 2023 | 14:15 WIB

Salah Orang? Video Ini Diduga Jadi Bukti Bukan Nagita Slavina yang Bully Chikita Meidy

Salah Orang? Video Ini Diduga Jadi Bukti Bukan Nagita Slavina yang Bully Chikita Meidy

Entertainment | Sabtu, 25 November 2023 | 11:45 WIB

Timnas Indonesia U-17 Kena Bullying, Kondisinya Tidak Baik-baik Saja, Psikolog: Ini Cukup Serius

Timnas Indonesia U-17 Kena Bullying, Kondisinya Tidak Baik-baik Saja, Psikolog: Ini Cukup Serius

Bola | Sabtu, 25 November 2023 | 07:05 WIB

Terkini

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Mau Liburan ke Luar Negeri? BRI dan Golden Rama Kasih Diskon hingga Rp1 Juta!

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 22:45 WIB

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Awas! Lima Titik Karhutla di Cianjur Terjadi Hampir Bersamaan

Jabar | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

Kronologi Lengkap Kasus ATR/BPN, Peran Fahd A Rafiq Diduga Jadi Pengepul Terakhir Uang Haram

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:35 WIB

×