Rohingya Berasal Dari Negara Mana, Myanmar atau Bangladesh,? Simak Asal-Usul dan Alasannya Mengungsi

Rifan Aditya | Suara.com

Kamis, 07 Desember 2023 | 17:52 WIB
Rohingya Berasal Dari Negara Mana, Myanmar atau Bangladesh,? Simak Asal-Usul dan Alasannya Mengungsi
Pengungsi Rohingya. [ANTARA] - Rohingya Berasal Dari Negara Mana, Simak Asal-Usul dan Alasan Mengungsi

Suara.com - Sejak tanggal 14 November lalu, Badan PBB yang menangani pengungsi (UNHCR) mencatat jika Sabang, Aceh sudah kedatangan 1.084 pengungsi dari Rohingya. Lantas Rohingya berasal dari negara mana? Ketahui asal-usul dan alasan mereka mengungsi.

Mereka berbondong-bondong datang dengan menumpangi kapal milik Bangladesh. Namun Rohingya bukan berasal dari Bangladesh. Berikut penjelasan asal-usul Rohingya dan alasan suku ini mengungsi ke Indonesia.

Berdasarkan laporan UNHCR per tanggal 31 Oktober 2023, lebih dari sejuta pengungsi Rohingya meninggalkan tempat asalnya dan pergi ke berbagai negara untuk mencari perlindungan.

Pengungsi Rohingya tak hanya mengungsi ke Indonesia saja. Berdasarkan sejarahnya, penduduk Rohingya mengungsi ke beberapa negara untuk mencari tempat tinggal yang aman. 

Namun tak banyak orang yang mengetahui warga Rohingya berasal dari negara mana. Melansir dari berbagai sumber, berikut ulasan selengkapnya.  

Rohingya Berasal Dari Negara Mana? 

Melansir dari BBC News, Rohingya adalah suatu kelompok etnis beragama Muslim yang hidup di negara Myanmar sudah berabad-abad lamanya. Mereka merupakan kaum minoritas di negara tersebut, lantaran penduduk Myanmar mayoritas mereka memeluk agama Buddha. 

Namun spekulasi ini kemudian membuat pemerintah Myanmar menyangkal kewarganegaraan etnis Rohingya dan mengecualikan mereka dari sensus sejak tahun 2014 lalu. Pemerintah mengklaim bahwa Rohingya merupakan imigran ilegal yang berasal dari Bangladesh. 

Selama tinggal di Myanmar, penduduk Rohingya menjadi populasi Muslim yang terbesar di negeri Seribu Pagoda itu dengan total penduduk sekitar satu juta jiwa pada awal tahun 2017. Sebagian besar penduduk Rohingya tinggal di negara bagian Myanmar tepatnya di Rakhine. 

Asal Usul Etnis Rohingya 

Merangkum dari berbagai sumber, masyarakat Rohingya merupakan penghuni asli wilayah Arakan yang dipimpin oleh Raja Su leiman Shah sekitar tahun 1420. Diketahui, Raja Suleiman Shah sebelumnya merupakan raja Buddhis yang bernama Narameikhla. 

Namun dalam perjalanannya, kerajaan ini akhirnya diambil alih kuasa oleh Raja Myanmar di tahun 1784, kemudian pada tahun 1824 Arakan menjadi bagian koloni negara Inggris.

Rohingya pun lantas mengalami masa keterpurukan saat dijajah oleh Inggris lalu berlanjut hingga penjajahan Jepang yang menyerang wilayah Burma atau Myanmar di tahun 1942. 

Setelah Myanmar berhasil merdeka pada tahun 1948, terjadi sebuah ketegangan antara pemerintah dengan etnis Rohingya. Dimana, saat itu masyarakat Rohingya ditolak untuk menjadi bagian warga negara Burma dan terjadilah pengucilan terhadap keberadaan mereka. 

Alasan Rohingya Lari dari Bangladesh dan Mengungsi di Negara Lain 

1. Masalah Keamanan di Bangladesh 

Kamp Cox's Bazar diklaim sebagai wilayah yang tidak aman. Di sana banyak terjadi penculikan, pemerkosaan, pemerasan, pembunuhan, penembakan, hingga berbagai serangan brutal. 

Berdasarkan laporan Human Rights Watch tahun 2023, terdapat sekelompok geng kriminal dan afiliasi bersenjata Islamis yang tega menyerang kamp pengungsian di malam hari. Bahkan data kepolisian Bangladesh menunjukkan, tahun ini sedikitnya ada 60 warga Rohingya terbunuh di dalam kamp Cox's Bazar. 

2. Kurangnya Sumber Makanan di Tempat Tinggalnya 

Alasan selanjutnya etnis Rohingya mengungsi ke negara lain yaitu karena kurangnya sumber makanan di negara asal mereka. Berdasarkan laporan salah satu pendiri aktivis Free Rohingya Coalition, bahwa Program Pangan Dunia atau WFP yang diusung organisasi dunia telah memotong jatah makanan pengungsi di awal tahun 2023. 

Warga Rohingya dilaporkan hanya mendapat jatah makanan sebesar 8 dolar atau setara dengan Rp124.000 untuk satu orang dalam kurun waktu satu bulan. Hal ini akhirnya menyulitkan mereka untuk bertahan di negara asalnya sendiri. 

3. Sulit dalam Mendapatkan Pekerjaan dan Pendidikan 

Pengungsi Rohingya mendapat batasan dalam akses pekerjaan maupun pendidikan di Bangladesh. Mereka sama sekali tidak diizinkan untuk bekerja maupun bersekolah dengan layak.

Alasannya, pihak pemerintah di sana tidak ingin mereka masuk dalam kehidupan masyarakat umum. Bahkan etnis Rohingya dilarang untuk mempelajari bahasa Bengali, bahasa asli penduduk Bangladesh. 

4. Kebrutalan Militer Myanmar Terhadap Etnis Rohingya 

Alasan lainnya mengapa mereka mengungsi, sebab pihak militer Myanmar melakukan aksi brutal dengan cara menghancurkan perkampungan warga Rohingya hingga menewaskan ribuan korban. 

Peristiwa ini lantas mendapat perhatian khusus dari PBB dan mengklaim jika l ada niat genosida terhadap warga Rohingya. Meskipun demikian, pemerintah Myanmar menyangkal tuduhan itu sehingga International Criminal Court (ICC) mengadakan investigasi atas kasus ini. 

Dari peristiwa brutal tersebut, mayoritas warga Rohingya kemudian mengungsi ke Bangladesh di awal tahun 2017. Menurut beberapa laporan, ternyata selama mengungsi, kehidupan warga Rohingya masih sama saja. Mereka tetap mengalami kesulitan dalam berbagai hal.  

Hal itulah yang kemudian membuat mereka melarikan diri lagi dari Bangladesh ke negara lain untuk mencari perlindungan, termasuk ke Indonesia. 

Nah demikianlah ulasan tentang Rohingya berasal dari negara mana, lengkap dengan asal-usul dan alasan mereka mengungsi. 

Kontributor : Putri Ayu Nanda Sari

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga

Masa Depan Pengungsi Rohingya di Tanah Rencong, Sempat Ditolak Dua Kali Warga

Video | Kamis, 07 Desember 2023 | 11:00 WIB

Pengungsi Rohingya Di Aceh Akan dikembalikan Ke Negara Asal, Tepatkah?

Pengungsi Rohingya Di Aceh Akan dikembalikan Ke Negara Asal, Tepatkah?

News | Rabu, 06 Desember 2023 | 09:22 WIB

Rohingya vs Everybody: Memahami Konflik dan Mencari Jalan Keluar

Rohingya vs Everybody: Memahami Konflik dan Mencari Jalan Keluar

Your Say | Selasa, 05 Desember 2023 | 17:36 WIB

Terkini

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

PERADI Profesional Dikukuhkan, Bawa Standar Baru Profesi Advokat

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 23:15 WIB

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

Tinggal di Kawasan Industri, Warga Pasirranji Justru Sulit Dapat Air Layak Konsumsi

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:18 WIB

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

Megawati Terima Utusan Presiden Korsel, Bahas Perdamaian Semenanjung Korea?

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:10 WIB

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

Mantan Ketua KPPU Soroti Denda Rp 755 Miliar untuk Pinjol, Sebut Ada Kekeliruan Fundamental

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:09 WIB

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

Suasana Hangat Warnai Kunjungan Rajiv ke SLB Lembang, Bantuan PIP hingga Kursi Roda Disalurkan

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:54 WIB

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

Modus Pijat dan Doktrin Patuh Guru, Cara Keji Kiai Ashari Berkali-kali Cabuli Santriwati

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 21:35 WIB

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

Peringati Usia ke-80, Persit Kartika Chandra Kirana Mantapkan Pengabdian Dalam Berkarya

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:58 WIB

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

Indonesia Darurat Kekerasan Anak? MPR Soroti Celah Sistem Perlindungan Anak

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:47 WIB

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

Polisi Bongkar Gudang Penadah HP Curian di Bekasi, 225 iPhone dan Android Disita

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:38 WIB

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

Yuk Liburan ke Surabaya! Jelajahi Panggung Budaya Terbesar Tahun Ini di Perayaan HJKS ke-733

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 20:30 WIB