Tak Hanya Anggap Bullying Bercanda, Sukaemah Juga Katakan Hal Ini ke Almarhum Fatir: Bilang ke Mama Kamu..

Galih Prasetyo Suara.Com
Jum'at, 08 Desember 2023 | 10:55 WIB
Tak Hanya Anggap Bullying Bercanda, Sukaemah Juga Katakan Hal Ini ke Almarhum Fatir: Bilang ke Mama Kamu..
Wakepsek SDN Jatimulya 09, Sukaemah (tengah) anggap perundungan dan hinaan kepada Fatir Arya Adinata (12), korban bullying hingga kaki diamputasi sebagai hal biasa (Suara.com/Mae Harsa)

Suara.com - Wali kelas almarhum Fatir Arya Adinata, Sukaemah ternyata sempat memberikan pernyataan soal penyelesaian kasus perundungan yang mengakibat kaki korban harus diamputasi.

Fatir siswa SDN Jatimulya 09 Kabupaten Bekasi yang jadi korban perundungan rekan sekelas hingga kaki diamputasi, kemarin Kamis (8/12) meninggal dunia.

Menurut kuasa hukum keluarga, Mila Ayu Dewata Sari, Fatir meninggal dunia sekitar pukul 02:55 WIB. Kata Mila, kondisi Fatir awalnya drop hingga sesak nafas saat berada di rumah. Kemudian ia langsung dibawa ke Rumah Sakit Multazam Medika di Bekasi.

Siswa SDN Jatimulya 09, Kabupaten Bekasi bernama Fatir Arya Adinata (12), yang alami perundungan oleh teman sekolahnya dinyatakan meninggal dunia, Kamis (7/12/2023). [Suara.com/Mae Harsa]
Siswa SDN Jatimulya 09, Kabupaten Bekasi bernama Fatir Arya Adinata (12), yang alami perundungan oleh teman sekolahnya dinyatakan meninggal dunia, Kamis (7/12/2023). [Suara.com/Mae Harsa]

"Hasil pemeriksaan di paru-paru Fatir ada cairan hingga akhirnya dirujuk ke Rumah Sakit Dharmais Jakarta untuk dilakukan tindakan," jelasnya.

"Hari Rabu kemarin Fatir kembali alami sesak nafas hingga akhirnya dibawa ke Rumah Sakit Hermina Bekasi. Fatir dinyatakan meninggal dunia pada Kamis dini hari," jelasnya.

Kasus perundungan Fatir menjadi buah bibir beberapa waktu ke belakang. Apalagi kemudian Sukaemah sebagai wali kelas Fatir dan juga wakil kepala sekolah SDN Jatimulya 09 sempat berikan pernyataan kontroversial.

Di awal kasus ini viral, Sukaemah yang ditemui sejumlah awak media termasuk Suara.com sempat mengatakan bahwa apa yang dialami oleh Fatir hanya bercanda semata.

“Nah itu yang dikatainnya semacam apa ya, kan saya di kelas terus, kalau ada perundungan pasti lah anak-anak lapor,” kata Sukaemah pada Selasa (31/10).

Adapun menurutnya, di kalangan kelas 6 SD aksi saling ejek itu merupakan hal yang biasa.

Baca Juga: Sosok Guru Sukaemah Disorot Lagi Usai Fatir Korban Perundungan Meninggal, Sempat Bilang Cuma Bercanda

“Mungkin kalau bercanda-bercandaan ‘ah lu jelek, ah lu hitam’ mungkin ya namanya sudah kelas 6, sudah biasa kayanya juga. Mungkin menurut Fatir lain lagi kali ya,” ujarnya.

Oleh karenanya, dia bersikukuh bahwa yang dialami Fatir bukan sebuah perundungan melainkan hanya sebuah candaan saja.

“Bercanda ya itu, bukan yang dirundung. Kalau dirundungkan beda lagi ya kekerasan,” tutupnya.

Sukaemah Tanya Fatir Mau Kasus Damai atau Lanjut

Tak hanya itu, ibunda Almarhum Fatir, Diana Novita beberkan fakta lain soal apa yang dikatakan Sukaemah saat kasus ini terjadi.

"Fatir, kamu ngomong ke mama kamu, ini diselesaikan secara kekeluargaan atau mau dilanjut," ucap pengacara Diana, Berto menirukan perkataan Sukaemah kepada Fatir saat menjadi bintang tamu di kanal Youtube Deddy Corbuizer beberapa waktu lalu.

"Wali kelas ngomong ke Fatir. Dia (Sukaemah) ngomong mau lanjut apa nggak, bilang sama mama kamu," tambahnya.

Fatir kata sang ibu tentu saja tidak mengerti maksud perkataan dari Sukaemah tersebut.

Kaki Anak Diamputasi, Giliran Ibu Fatir Kini Jadi Korban Perundungan, Pengacara: Menteri Nadiem Harus Tahu! (Tangkap layar Youtube Deddy Corbuizer)
Kaki Anak Diamputasi, Giliran Ibu Fatir Kini Jadi Korban Perundungan, Pengacara: Menteri Nadiem Harus Tahu! (Tangkap layar Youtube Deddy Corbuizer)

Diana menjelaskan bahwa saat pertama datang ke sekolah, Sukaemah yang juga wakil kelapa sekolah tidak mempersilahkan Diana untuk duduk. Ia hanya mengatakan sudah mendapat cerita dari Fatir.

"Dia langsung, 'oh iya mama Fatir, saya sudah tahu ceritanya dari Fatir'," buka Diana.

Dilanjutkan Diana, Fatir pertama kali masuk ke sekolah memakai decker. Diana kemudian coba masuk ke ruang kelas untuk memberitahu kepada rekan-rekannya agar tidak bercanda karena kondisi Fatir saat itu.

Diana kemudian menyebut bahwa gesture Sukaemah seolah-olah memintanya untuk keluar ruang kelas. Di depan ruang kelas, Sukaemah sempat menyebut soal latar belakang keluarga L.

"Lalu badan dia (Sukaemah) menggiring saya untuk keluar ke ruang kelas. Di depan ruang kelas itu, dia bilang, 'iyalah pasti tahu diselengkat itu sakit, kan keluarga si L itu keluarga medis dan pasti ngerti hukum, mama Fatir'," ungkap Diana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI