Waduh! Orang Dalam Anies Disebut Lebih Parah, Ada yang Diangkat Jadi Direksi BUMD Tapi Kualitasnya Jelek

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 19 Desember 2023 | 13:49 WIB
Waduh! Orang Dalam Anies Disebut Lebih Parah, Ada yang Diangkat Jadi Direksi BUMD Tapi Kualitasnya Jelek
Orang dalam Anies Baswedan saat masih menjabat sebagai Gubernur Jakarta disebut lebih parah. [Suara.com/Mae Harsa]

Suara.com - Anggota Fraksi PDIP DPRD DKI, Gilbert Simanjuntak, menyebut Calon Presiden nomor urut 1 Anies Baswedan juga ikut menerapkan budaya orang dalam (ordal). Namun, Anies tak mau mengakuinya karena kepentingan pencitraan di masa kampanye Pilpres ini.

Budaya ordal ini diterapkan Anies untuk memberikan posisi pada orang-orang yang membantunya memenangkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 2017 seperti kursi komisaris berbagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) hingga Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP).

"Saya kira tidak mungkin orang yang berjasa membantu seseorang berhasil, lalu tidak mendapat sesuatu. Masalahnya ada yang jujur mengakui, ada yang beda kata dengan perbuatan (tidak berintegritas)," ujar Gilbert saat dikonfirmasi, Selasa (19/12/2023).

Menurutnya, jika memang mengangkat seseorang duduk di posisi penting seharusnya mengutamakan kualitas. Namun, Anies kata Gilbert, menunjuk ordal yang malah bermasalah.

"Sepanjang menjabat, Anies melakukan pengangkatan ordal seperti itu. Sepatutnya kalau pun diangkat orang tertentu jadi ordal, kualitas diutamakan (meritokrasi) karena itu jabatan publik," jelasnya.

Gilbert menyebut sejumlah Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) yang diangkat Anies saat masih jadi Gubernur DKI 2017-2022 lalu malah bekerja di luar wewenangnya. Mereka disebut Gilbert, kerap melakukan intervensi pada kerja Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Padahal, fungsi TGUPP melekat ke Gubernur dan hanya boleh memberikan saran kepada Anies. Karena itu, Gilbert menilai budaya ordal yang diterapkan Anies lebih buruk dari pejabat lainnya.

"Ordal Anies (TGUPP) lebih parah, mencampuri terlalu jauh kerja eksekutif. Ada yang diangkat jadi direksi BUMD tapi kualitasnya jelek," pungkasnya.

Singgung soal Ordal

baca juga

Diberitakan sebelumnya, Calon presiden (Capres) nomor urut 1, Anies Baswedan menyinggung fenomena ordal (orang dalam) yang dinilai merusak tatanan demokrasi di Indonesia.

"Fenomena ordal ini menyebalkan, mau ikut kesebelasan ordal, jadi guru, ordal, tiket konser, ordal. Ini yang membuat meritokratik tidak berjalan, etika luntur, "kata Anies dalam segmen 4 sesi tanya jawab antar kandidat Debat Capres di kantor KPU RI, Menteng, Jakarta Pusat (12/12/2023).

Menurut Anies, ketika ordal terjadi di proses paling puncak, maka rakyat kebanyakan.

"Saya merasakan, beberapa guru komentar, pengangkatan guru membutuhkan ordal, wong di Jakarta ordal, kenapa kita gak pake ordal? tatanan demokrasi ini menjadi rusak," ujarnya.

Fenomena ordal ini disampaikan Anies ketika merespon jawaban calon presiden 02 Prabowo Subianto tentang putusan MK yang membolehkan umur calon presiden dan calon wakil di bawah usia 40 tahun.

Namun keputusan tersebut dianggap melanggar etika karena menguntungkan salah satu paslon cawapres yang usianya belum cukup 40 tahun yaitu Gibran Rakabuming Raka, anak Presiden Jokowi dan ponakan Ketua MK, dan kini Gibran menjadi pasangan Prabowo Subianto pada Pilpres kali ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Desak KPU Bersikap Soal Temuan PPATK Mengenai Dana Janggal Triliunan Rupiah untuk Kampanye

Anies Desak KPU Bersikap Soal Temuan PPATK Mengenai Dana Janggal Triliunan Rupiah untuk Kampanye

Kotak Suara | Selasa, 19 Desember 2023 | 13:36 WIB

Ketum Partai Pendukung Prabowo di Banten Joget Gemoy, Publik: Anies Baswedan Presiden 2024

Ketum Partai Pendukung Prabowo di Banten Joget Gemoy, Publik: Anies Baswedan Presiden 2024

Kotak Suara | Selasa, 19 Desember 2023 | 07:25 WIB

AMIN Janjikan Bansos Plus, Anies: Kalau Mau Bansos Saja Pilih yang Lain

AMIN Janjikan Bansos Plus, Anies: Kalau Mau Bansos Saja Pilih yang Lain

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 19:33 WIB

Buruh Curhat Soal PP No 51, Cak Imin Singgung Ada Undang-undang Malam Jumat Horor

Buruh Curhat Soal PP No 51, Cak Imin Singgung Ada Undang-undang Malam Jumat Horor

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 17:23 WIB

Pemilu, Anies: Dukung Nomor Satu sebagai Gerakan Perubahan dan Perbaikan di Tanah Air

Pemilu, Anies: Dukung Nomor Satu sebagai Gerakan Perubahan dan Perbaikan di Tanah Air

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 15:53 WIB

Banyak Rasakan Ketidakadilan, Anies Ingin Negara Tak Bedakan Lembaga Pendidikan Swasta dan Negeri

Banyak Rasakan Ketidakadilan, Anies Ingin Negara Tak Bedakan Lembaga Pendidikan Swasta dan Negeri

Kotak Suara | Senin, 18 Desember 2023 | 15:48 WIB

Terkini

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

Jakarta Kian Seksi Bagi Musisi Dunia, Pramono: BTS hingga Kanye West Pilih Konser di Sini

News | Senin, 14 September 2026 | 22:00 WIB

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Puluhan Siswa MTsN 2 Kisaran Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Sumut | Senin, 14 September 2026 | 21:53 WIB

×