Pengamat Politik Qodari Ungkap Ada Dua Kubu di Internal PDI Perjuangan, hingga Tak Kompak Dukung Ganjar

Budi Arista Romadhoni

Kamis, 11 Januari 2024 | 10:58 WIB
Pengamat Politik Qodari Ungkap Ada Dua Kubu di Internal PDI Perjuangan, hingga Tak Kompak Dukung Ganjar
Calon Presiden (Capres) nomor urut tiga, Ganjar Pranowo saat menghadiri perayaan HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai, Lenteng Agung, Jakarta, Rabu (10/1/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pengamat politik Muhammad Qodari menilai Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani belum sepenuh hati mendukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Menurut Qodari hal itu terlihat dari komunikasi dari Ganjar maupun Puan belum menunjukan kekompakan.

"Satu iklannya belum muncul ganjar, yang kedua pernyataan mbak puan masih bersifat netral. belum sejalan dan searah dengan Ganjar Pranowo," ucapnya dikutip dari kanal YouTube Total Politik pada Kamis (11/1/2024).

"Kalau sudah sama dan sebangun, kita bisa katakan ini adalah satu barisan. Tapi saat penyataannya berbeda, barisannya berbeda," jelasnya.

Dua Kubu di PDI Perjuangan

Selain soal Pilpres, Qodari menyebut terdapat perpecahan dalam internal PDI Perjuangan.

"Pilpres 2024 ini merupakan suksesi internal PDI Perjuangan menuju ketua umum baru, penerus bu Mega," ucap Qodari.

Ia mengungkapkan perebutan kursi ketua umum PDIP diperebutkan oleh putra dan putri Megawati Soekarnoputri.

"Ada dua kubu atau kandidat untuk penerus bu Mega di PDI Perjuangan, ada mas Prananda dan mbak Puan, dan ini saling berkompetisi," ucapnya.

baca juga

Namun demikian ia menyebutkan Puan Maharani terlihat mendominasi di internal partai. Hal itu tentu tidak disukai oleh kubu yang bersebrangan.

"Cara dari kubu prananda ini termasuk mas hasto di dalamnya untuk mengambil alih posisi dengan cara mengajukan Mas Ganjar sebagai calon presiden," jelasnya.

"Kalau mas Ganjar menang, maka angin kekuasaan akan berpihak ke mas hasto dan mas prananda bukan kepada mbak puan," tambah Qodari.

Namun demikian, ia menilai Puan Maharani sadar akan siasat itu.

"Dalam konteks itu, mbak puan menyadari kalau mendukung Ganjar ya menembak kaki sendiri," kata Qodari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Anies, Giliran Cak Imin Ucapkan Selamat HUT PDIP, Sebut Megawati Seperti Orang Tua Sendiri

Usai Anies, Giliran Cak Imin Ucapkan Selamat HUT PDIP, Sebut Megawati Seperti Orang Tua Sendiri

Kotak Suara | Kamis, 11 Januari 2024 | 10:57 WIB

JK Khawatir Indonesia Dipimpin Presiden Pemarah, Ganjar Ungkit Debat Ketiga Capres: Emosi Mesti Dijaga

JK Khawatir Indonesia Dipimpin Presiden Pemarah, Ganjar Ungkit Debat Ketiga Capres: Emosi Mesti Dijaga

Kotak Suara | Kamis, 11 Januari 2024 | 10:35 WIB

Qodari Yakin Puan Maharani Belum Sepenuhnya Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024: Baru Satu Kaki Aja

Qodari Yakin Puan Maharani Belum Sepenuhnya Dukung Ganjar Pranowo di Pilpres 2024: Baru Satu Kaki Aja

News | Kamis, 11 Januari 2024 | 10:19 WIB

Terkini

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 06:38 WIB

×