Datang Bareng 4 Ribu Tamu Dhaup Ageng Pakualaman, Ganjar Pranowo Sampaikan Hal ini ke Mempelai

Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana | Suara.com

Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:41 WIB
Datang Bareng 4 Ribu Tamu Dhaup Ageng Pakualaman, Ganjar Pranowo Sampaikan Hal ini ke Mempelai
Capres nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyampaikan paparannya usai menghadiri Resepsi Dhaup Ageng Kadipaten Pakualaman, Kamis (11/01/2024). [Suarajogja.id/Hiskia Andika Weadcaksana]

Suara.com - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyambangi Puro Pakualaman untuk menghadiri resepsi Dhaup Ageng atau pernikahan agung putera bungsu Adipati Pura Pakualaman KGPAA Paku Alam (PA) X, BPH Kusumo Kuntonugroho dengan Laily Annisa Kusumastuti, Kamis (11/01/2024) malam. Ganjar Pranowo datang sendiri tanpa didampingi istri, Siti Atikoh sekitar pukul 20.30 WIB.

Ganjar Pranowo datang bersamaan dengan 4.000 tamu lain yang terdiri dari tokoh masyarakat, budayawan, agamawan dan berbagai kelompok masyarakat di DIY. Bertemu dengan kedua mempelai dan keluarga sekitar 45 menit, Ganjar keluar dari Puro Pakualaman sekitar pukul 21.15 WIB.

Saat bertemu dengan awak media, mantan Gubernur Jateng yang mengenakan batik berwarna maroon itu menyampaikan pengalamannya berkawan dengan orang tua mempelai, KGPAA Paku Alam X dan sang permaisuri. Meski merupakan keturunan raja di Kadipaten Pakualaman, keduanya dinilai sangat rendah hati.

"Tadi saya juga ngobrol kebetulan dengan Pak Paku Alam kami sering sekali bertemu dan berkomunikasi apalagi ketika saya masih menjadi gubernur. Karena beliau ini low profile, ibu juga sangat luar biasa low profilnya. Sehingga kalau kita pas acara kedinasan, seringkali kami bercerita saat istirahat tentang cerita rakyat, cerita yang menyenangkan," paparnya.

Ganjar mengaku merasakan persahabatan dengan keluarga Kadipaten Pakualaman. Banyak pengalaman dan cerita menyenangkan yang mereka alami bersama.

Karenanya di tengah kesibukannya berkampanye dan menghadiri sejumlah undangan, Ganjar menyempatkan diri untuk menghadiri Dhaup Ageng kali ini. Meski melewatkan prosesi akad nikah pada Rabu (10/01/2024) kemarin, Ganjar langsung terbang dari Jakarta ke Yogyakarta pada Kamis Sore.

"Selamat untuk kedua mempelai, tentu saya senang bisa datang dan ikut mangayubagya ya inilah wujud persahabatan. Mudah-mudahan kedua mempelai bahagia selalu, dan menjadi keluarga sakinah, mawadah, warahmah," tandasnya.

Sekadar informasi, Ganjar sedianya dijadwalkan hadir bersama tamu undangan VIP dan VVIP pada Pahargyan Dhaup Ageng hari pertama yang digelar tepat usai prosesi ijab, Rabu (10/01/2024) kemarin. Namun Ganjar absen karena menghadiri HUT ke-51 PDIP di Sekolah Partai di Lenteng Agung, Jakarta Selatan. Ganjar diwakili puteranya,  Muhammad Zinedine Alam Ganjar yang datang sendiri.

Sementara dalam resepsi hari kedua Dhaup Ageng, kedua mempelai mengenakan busana berupa kain batik motif Parang Indra Widagda. Motif yang dibuat permaisuri Kadipaten Pakualaman ini memiliki makna dan harapan agar pengantin bisa memegang teguh keteladanan Bathara Indra yang memperhatikan pendidikan bagi diri dan orang lain.

Yang istimewa, para tamu dalam resepsi kali ini berkesempatan menyaksikan tiga beksan tari, yaitu Beksan Tyas Muncar , Bedhaya Wasita Nrangsmu, dan Lawung Alit. Beksan Tyas Muncar menggambarkan pancaran hati remaja putri yang mengalami proses masa keremajaannya dengan penuh kebahagiaan sehingga dapat menapaki kehidupan selanjutnya dengan baik melalui aktivitas membatik.

Beksan ini terinspirasi dari kecintaan permaisuri KGPAA Paku Alam X terhadap iluminasi dalam naskah kuno skriptorium Pakualaman yang kemudian dialihwahanakan menjadi motif motif batik yang indah.

Nyi Mas Tumenggung Sestrorukmi, panitia Dhaup Ageng Kadipaten Pakualaman usai resepsi menjelaskan, Beksan Bedhaya Wasita Nrangsmu Ditarikan oleh tujuh  orang penari putri merepresentasikan piwulang yang menjadi bekal bagi kaum perempuan dalam mengarungi bahtera rumah tangga.

"Seorang wanita utama harus berpijak mengikuti piwulang agar senantiasa meraih keselamatan, ketentraman serta sentosa jiwa raga," terangnya.

Sementara Wasita Nrangsmu dimaknai sebagai ‘nasihat tentang pentingnya memahami ekspresi wajah. Lawung Alit Pangeran Notokusumo yang kemudian bertahta sebagai K.G.P.A.A. Paku Alam I (1812 -1829) adalah putra Sultan Hamengku Buwana I.

Di dalam Babad Pakualaman disebutkan bahwa tradisi pementasan Beksan Lawung yang ada di Kraton Yogyakarta dilestarikan di Pakualaman. Dinamakan Beksan Lawung karena penari memperagakan keterampilan menggunakan lawung tombak. Beksan Lawung Alit ini diperagakan oleh empat peraga sebagai prajurit yang sedang berlatih olah kanuragan dan empat peraga pengampil sebagai abdi dalem ploncon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dijodoh-jodohkan, Alam Ganjar Beri Pujian Setinggi Langit Buat Fuji

Dijodoh-jodohkan, Alam Ganjar Beri Pujian Setinggi Langit Buat Fuji

Entertainment | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:19 WIB

Perjalanan Siti Atikoh di Sumatra, Dari Syarat Jadi Mantu Hingga Dicurhati Ojol Perempuan

Perjalanan Siti Atikoh di Sumatra, Dari Syarat Jadi Mantu Hingga Dicurhati Ojol Perempuan

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 10:06 WIB

Tukang Masak Ganjar Curhat Makanannya Harus Lolos Formalin, Warganet Langsung Bandingkan dengan Jokowi

Tukang Masak Ganjar Curhat Makanannya Harus Lolos Formalin, Warganet Langsung Bandingkan dengan Jokowi

Video | Jum'at, 12 Januari 2024 | 07:10 WIB

Terkini

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB