Soal Aksi Mahasiswa Sebar Selebaran Penolakan Politik, Rocky Gerung: Akan Jadi Gerakan Besar Pasca-Reformasi

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Jum'at, 12 Januari 2024 | 23:04 WIB
Soal Aksi Mahasiswa Sebar Selebaran Penolakan Politik, Rocky Gerung: Akan Jadi Gerakan Besar Pasca-Reformasi
Pengamat politik Rocky Gerung. [Suara.com/Faqih]

Suara.com - Akademisi sekaligus pengamat politik, Rocky Gerung menyoroti aksi serentak ribuan mahasiswa dari 899 kampus yang membagikan selebaran berisi penolakan politik dinasti Kamis (11/1/2024) kemarin.

Dalam akun Youtubenya, Rocky Gerung menilai aksi tersebut mengonfirmasi jika para mahasiswa ternyata tidak puas dengan keadaaan dan merasa bahwa pilihan-pilihan yang tersedia sebenarnya direkayasa oleh rezim saat ini.

“Jadi kelihatannya kampus dengan akal sehatnya ingin memperlihatkan bahwa kami tidak diam, kami justru muak. Kami tahu apa yang dilakukan oleh Presiden Jokowi. Ini sebenarnya energi untuk memperkuat posisi-posisi oposisi,” kata Rocky, dalam akun YouTubenya, Rocky Gerung Official, dikutip Jumat (12/1/2024).

Mahasiswa saat ini, kata Rocky, sudah berada dalam kesepakatan, jika politik dinasti merupakan upaya Jokowi untuk menghalangi proses demokrasi yang sehat terjadi di Indonesia.

“Jadi kelihatannya kalangan kampus ini betul-betul tiba pada semacam kesepakatan bahwa politik dinasti ini adalah upaya Jokowi untuk mengistimewakan seseorang yang adalah anaknya,” ujar Rocky.

“Itu buruknya, di ujung kepemimpinan Pak Jokowi, demokrasi memburuk,” sambungnya.

Dia melihat, kegelisahan mahasiswa karena saat ini Jokowi secara jelas dan sadar memanfaatkan dirinya sendiri sebagai presiden untuk menguasai lahan politik demi dituai nanti oleh dirinya sendiri.

“Yang ditanam bukan kepentingan rakyat, tapi keluarga. Jadi poinnya adalah hilangkan faktor Jokowi dari proses menuju Pemilu 2024. Nah itu yang akan memungkinkan semua orang merasa lega. Kelegaan itu yang akan membawa kembali kegairahan Indonesia masuk dalam tahun politik dan Pemilu,” bebernya.

Saat ini menurut Rocky, apa yang dilakukan mahasiswa merupakan dorongan moral agar politik dinasti di Indonesia tidaklah terjadi.

Rocky menilai, ke depan gerakan ini tidak hanya dilakukan oleh mahasiswa namun akan meluas juga kepada masyarakat luas.

"Ini akan menjadi gerakan terbesar di era pasca-reformasi," tandasnya.

Sebelumnya, sejumlah mahasiswa dari berbagai kampus di Indonesia membagikan selebaran dan koran Actung berisi tentang penolakan politik dinasti dan menuntut penangkapan terhadap terduga pelanggar HAM.

Di Jakarta, para mahasiswa yang ikut melakukan penyebaran selebaran diantaranya Universitas Prof Dr Moestopo Beragama, dan UIN Jakarta. Mereka menyebar pamflet di depan Kampus masing-masing.

Tanggapan TKN

Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran menyampaikan kemunculan koran gelap Achtung yang memberitakan tentang calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ajak Para Kiai Pilih 03, Yenny Wahid Ungkap Kesamaan Gus Dur Dengan Mahfud MD

Ajak Para Kiai Pilih 03, Yenny Wahid Ungkap Kesamaan Gus Dur Dengan Mahfud MD

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 22:55 WIB

KPU Akui Paraf Surat Pemberitahuan Cuti Menteri Yang Hadir Saat Debat Capres-Cawapres

KPU Akui Paraf Surat Pemberitahuan Cuti Menteri Yang Hadir Saat Debat Capres-Cawapres

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 21:58 WIB

Ganjar Tak Terima Elektabilitasnya Disebut Terus Merosot: Survei Saya Naik Tuh!

Ganjar Tak Terima Elektabilitasnya Disebut Terus Merosot: Survei Saya Naik Tuh!

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 21:13 WIB

Respons Keras Ganjar Usai Anies Diancam Ditembak Kepalanya: Jangan Ngancam Gitu!

Respons Keras Ganjar Usai Anies Diancam Ditembak Kepalanya: Jangan Ngancam Gitu!

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 21:06 WIB

Cak Imin Kritik Slogan 'Kerja, Kerja, Kerja': Tapi Bisanya Pura-pura Kerja

Cak Imin Kritik Slogan 'Kerja, Kerja, Kerja': Tapi Bisanya Pura-pura Kerja

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 20:06 WIB

Anies Balas Ungkapan Prabowo Soal Air Susu Dibalas Air Tuba: Kalau Debatnya Berhasil, Pasti Tenang

Anies Balas Ungkapan Prabowo Soal Air Susu Dibalas Air Tuba: Kalau Debatnya Berhasil, Pasti Tenang

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 19:44 WIB

PKS Tolak Foto Heru Budi Nampang Di Atribut Sosialisasi Pemilu: Sama Saja Kampanye!

PKS Tolak Foto Heru Budi Nampang Di Atribut Sosialisasi Pemilu: Sama Saja Kampanye!

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 19:21 WIB

Nelayan 'Geruduk' Kertanegara Beri Dukungan, Prabowo Minta Diundang Naik Kapal: Cari Ombak Yang Nggak Besar

Nelayan 'Geruduk' Kertanegara Beri Dukungan, Prabowo Minta Diundang Naik Kapal: Cari Ombak Yang Nggak Besar

Kotak Suara | Jum'at, 12 Januari 2024 | 18:57 WIB

Terkini

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

Sidak BGN di Cimahi: Ada Dapur MBG yang Beroperasi Tanpa Pengawas Gizi

News | Kamis, 09 April 2026 | 11:08 WIB

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

Misi Artemis II Hadapi Ujian Mematikan: Detik-Detik Menembus 'Neraka' Atmosfer Bumi

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:56 WIB

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

CELIOS: Ambisi Biofuel Bisa Korbankan Kedaulatan Pangan di Papua

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:55 WIB

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

Iran Bocorkan Rute Alternatif Selat Hormuz Anti Ranjau Laut

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:52 WIB

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

Sadis! Dokter di Hawaii Dorong Istri dari Tebing, Kesaksian Anak Jadi Kunci

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:46 WIB

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

Selat Hormuz vs Malaka: Mana yang Lebih Penting untuk Ekonomi Dunia?

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:45 WIB

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

Program Vokasi Nasional 2026 Resmi Bergulir, 10 Ribu Peserta Tahap I Mulai Pelatihan

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:43 WIB

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

Donald Trump Pertimbangkan Amerika Serikat Keluar dari NATO

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:39 WIB

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

Update Kondisi Medis Andrie Yunus, RSCM: Mata Bakal Ditutup 6 Bulan Demi Pemulihan Intensif

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:34 WIB

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

Trump Sebut China Jadi Sosok Penting di Balik Keputusan Iran Setuju Gencatan Senjata

News | Kamis, 09 April 2026 | 10:32 WIB