Ledakan Misterius di RS Semen Padang, Ratusan Pasien Dievakuasi Darurat

M Nurhadi

Selasa, 30 Januari 2024 | 18:32 WIB
Ledakan Misterius di RS Semen Padang, Ratusan Pasien Dievakuasi Darurat
Situasi di Rumah Sakit Semen Padang pascaledakan, Selasa (30/1/2024). ANTARA/Muhammad Zulfikar.

Suara.com - Pihak Rumah Sakit (RS) Semen Padang, yang berlokasi di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar), mengungkapkan bahwa mereka masih belum dapat memastikan penyebab pasti dari ledakan yang terjadi di rumah sakit tersebut pada Selasa sore sekitar pukul 15.30 WIB.

"Kami belum bisa menetapkan dengan pasti asal dan penyebab ledakan ini," ungkap Direktur Utama RS Semen Padang, dr. Selfi Farisha, di Padang.

Saat ini, lanjut dr. Farisha, manajemen rumah sakit sedang melakukan evakuasi terhadap semua pasien yang sedang dirawat inap, yang jumlahnya tercatat sebanyak 102 orang. Seluruh pasien tersebut telah dipindahkan ke beberapa rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan lanjutan.

Selain itu, pihak rumah sakit juga telah mengambil langkah untuk memulangkan semua pasien, baik yang sedang menjalani perawatan rawat jalan maupun pasien yang berada di unit gawat darurat. Ini dikarenakan operasional Rumah Sakit Semen Padang harus dihentikan sementara waktu setelah terjadinya ledakan.

Farisha memastikan akibat ledakan tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja dua pasien diketahui mengalami luka-luka yang diduga akibat terkena pecahan kaca atau benda lainnya.

"Sembari menunggu proses rujukan ke rumah sakit lain, manajemen RS Semen Padang tetap berupaya mengambil tindakan medis khususnya bagi pasien yang harus segera mendapatkan tindakan di sekitar pekarangan rumah sakit itu. Setelah mendapatkan kepastian rujukan dari rumah sakit yang dituju, pasien langsung dibawa," kata dia, dikutip dari Antara.

"Semua dirujuk ke rumah sakit lain karena sekarang ini tidak ada pelayanan sama sekali di rumah sakit ini," ucap dia.

Senada dengan itu, salah seorang admin bagian Laboratorium RS Semen Padang Aad mengaku sempat mendengar suara gemuruh dan ledakan sebelum seluruh pasien di lantai dua dievakuasi petugas.

"Saya sempat mendengar seperti gemuruh dan letusan," ujarnya.

baca juga

Hingga saat ini petugas pemadam kebakaran Kota Padang masih terus bertugas di dalam area rumah sakit. Hingga berita ini diturunkan belum diketahui pasti sumber dugaan ledakan tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina

Aksi Biadab Tentara Israel! Nyamar Jadi Petugas Medis Masuk ke RS di Jenin, Tembak 3 Warga Palestina

News | Selasa, 30 Januari 2024 | 18:20 WIB

Kejadian Tungku Smelter Meledak Bukan Sekali Terjadi, Begini Kata Anies

Kejadian Tungku Smelter Meledak Bukan Sekali Terjadi, Begini Kata Anies

Kotak Suara | Sabtu, 20 Januari 2024 | 15:52 WIB

Detik-detik Menhan Prabowo Lepas Kapal KRI Radjiman Wedyodiningrat ke Palestina

Detik-detik Menhan Prabowo Lepas Kapal KRI Radjiman Wedyodiningrat ke Palestina

Video | Kamis, 18 Januari 2024 | 13:00 WIB

Menhan Prabowo Jelaskan Alasan Mesir Belum Keluarkan Izin Operasi Kapal RS TNI KRI Radjiman Wedyodiningrat 922

Menhan Prabowo Jelaskan Alasan Mesir Belum Keluarkan Izin Operasi Kapal RS TNI KRI Radjiman Wedyodiningrat 922

News | Kamis, 18 Januari 2024 | 12:21 WIB

Garap Peluang Bisnis Baru di Bidang Kesehatan Pendengaran, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Gandeng Kasoem Hearing Center

Garap Peluang Bisnis Baru di Bidang Kesehatan Pendengaran, RS Mitra Keluarga Kelapa Gading Gandeng Kasoem Hearing Center

Bisnis | Sabtu, 13 Januari 2024 | 06:13 WIB

Cerita Pejuang Kemanusiaan dari Gaza yang Terancam di Ujung Moncong Senjata Israel

Cerita Pejuang Kemanusiaan dari Gaza yang Terancam di Ujung Moncong Senjata Israel

News | Jum'at, 12 Januari 2024 | 08:28 WIB

Terkini

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

PLN Klaim Pemadaman Listrik di Kalbar Bukan karena Krisis Batu Bara, Ini Penyebabnya

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:59 WIB

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

Said Iqbal Beri Deadline Disnakertransgi DKI, Senin Harus Ada Keputusan Soal Kasus Mau Print

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:54 WIB

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

Pengusaha Kalbar Rugi Akibat Listrik Padam, DPRD Desak PLN Lebih Terbuka

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:52 WIB

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

PLN Sebut Bukan Karena Batu Bara, DPRD Minta Penyebab Pemadaman Listrik di Kalbar Dibuka ke Publik

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:48 WIB

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

PAN Tegaskan Kasus Syah Afandin Bukan 'Dosa' Partai: Itu Tanggung Jawab Pribadi!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:39 WIB

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

Teka-teki Lokasi Muktamar NU, 5 Provinsi Ini Bersaing Ketat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:30 WIB

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

DTKJ Usul Mikrotrans Tak Lagi Gratis, Tarif Rp 2.000 Dinilai Bikin Data Penumpang Lebih Akurat

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

Kenapa Warga Bela Bandar Narkoba? Bedah Kasus Katingan yang Tewaskan Aipda Yudhi Perdana

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:24 WIB

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

Kasus dr Icha Jadi Titik Balik, Kemenkes Siapkan Perpres Perlindungan Nakes hingga Aturan Sanksi

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:13 WIB

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

Heboh Gembok 'Sakti' Rp92,5 Miliar di Kemenimipas, Anggota DPR Temukan Harga Tak Wajar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 18:09 WIB

×