Kritik KND di Debat Capres Terakhir: Tak Ada Paslon Bahas Skema Pembiayaan Alat Bantu Disabilitas

Erick Tanjung | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Selasa, 06 Februari 2024 | 21:44 WIB
Kritik KND di Debat Capres Terakhir: Tak Ada Paslon Bahas Skema Pembiayaan Alat Bantu Disabilitas
Ketua KND Dante Rigmalia. [Suara.com/Yaumal]

Suara.com - Komisi Nasional Disabilitas (KND) menyoroti debat terakhir tiga calon presiden yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum RI. Meski salah satu isu yang dibahas terkait disabilitas, KND menyayangkan masing-masing capres tidak menyinggung konsesi bagi disabilitas.

"Ada pertanyaan yang menjadi highlight kami tentang inklusi sosial disabilitas itukan. Pertanyaan tentang data dan konsesi itu memang dari ketiga calon itu, data hanya sedikit dibahas, tetapi terkait dengan konsesi sama sekali tidak dibahas oleh ketiga paslon," kata Ketua KND Dante Rigmalia ditemui wartawan di kantor Komnas HAM, Jakarta, Selasa (6/2/2024).

Konsesi yang dimaksud Dante adalah skema pembiayaan alat bantu bagi disabilitas. Menurutnya hal itu menjadi penting, mengingat biaya alat bantu disabilitas tergolong mahal sehingga memberatkan.

"Padahal konsesi itu bagi penyandang disabilitas itu sangat penting. Dimana ada pengurangan biaya atas extra cost yang dimiliki oleh penyandang disabilitas. Dan ini harus merupakan kebijakan dan komitmen dari pemerintah," ujar Dante.

Menutur dia, alat bantu sangat menunjang kehidupan disabilitas untuk dapat beraktivitas.

"Kalau tidak memberikan konsesi pada penyandang disabilitas yang membutuhkan alat bantu yang harganya mahal, membutuhkan hal-hal lain untuk bisa berkehidupan dengan baik, maka dengan ada kebijakan konsesi itu akan sangat baik," terangnya.

"Hanya sayangnya memang tidak sama sekali dibahas oleh ketiga paslon ini. Tidak ada yang menjawab tentang konsesi," sambungnya.

Sebagaimana diketahui, debat terakhir untuk tiga capres digelar KPU di JCC Jakarta pada Minggu 4 Februari 2024. Debat terakhir mengangkat tema kesejahteraan sosial, kebudayaan, pendidikan, teknologi informasi, kesehatan, ketenagakerjaan, sumber daya manusia, dan inklusi, termasuk didalamnya kelompok disabilitas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Prabowo-Gibran Dapat Dukungan Komunitas Batak di Kediaman Kertanegara, Siapa Mereka?

Prabowo-Gibran Dapat Dukungan Komunitas Batak di Kediaman Kertanegara, Siapa Mereka?

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 21:19 WIB

Pertempuran Sengit di Jateng, Bambang Pacul Akui Kalah Peluru dan Kalah Komandan

Pertempuran Sengit di Jateng, Bambang Pacul Akui Kalah Peluru dan Kalah Komandan

News | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:59 WIB

TKN Paslon 02 Minta Bawaslu Usut Kasus Pencoblosan Surat Suara Ganjar-Mahfud di Malaysia

TKN Paslon 02 Minta Bawaslu Usut Kasus Pencoblosan Surat Suara Ganjar-Mahfud di Malaysia

Kotak Suara | Selasa, 06 Februari 2024 | 20:21 WIB

Terkini

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

Mengapa Krisis Iklim Disebut Bisa Memperparah Penyebaran Hantavirus?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:30 WIB

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

Donald Trump Ancam Hancurkan Siapa Pun yang Dekati Uranium Iran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:21 WIB

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

Krisis Iklim Ancam Keselamatan Jemaah Haji, Studi Soroti Risiko Heatstroke

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:20 WIB

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

KPK Periksa Plt Wali Kota Madiun Terkait Kasus Dugaan Fee Proyek dan Dana CSR Maidi

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:18 WIB

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

DPR Apresiasi Bareskrim di Kasus Judi Online Internasional, Minta Jaringan Lain Dibongkar

News | Senin, 11 Mei 2026 | 11:11 WIB

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

Iran Kirim Proposal Baru ke AS: Tanda Mau Damai atau Strategi Baru?

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:25 WIB

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

252 Siswa Diduga Keracunan MBG di Pulogebang, Pramono Anung: Sudah Tertangani

News | Senin, 11 Mei 2026 | 10:19 WIB

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

DPRD DKI Sentil Kantor Pemerintah soal Pilah Sampah: Jangan Cuma Gencar Kampanye

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:41 WIB

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

Komisi II DPR Tegaskan RUU Pemilu Tetap Jadi Inisiatif Parlemen, Tak Perlu Dialihkan ke Pemerintah

News | Senin, 11 Mei 2026 | 09:33 WIB

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

Tambora Masuk Daftar RW Kumuh Jakarta, Pramono Akan Siapkan Pembenahan Besar-Besaran

News | Senin, 11 Mei 2026 | 07:43 WIB