Bingung Pilih Capres? Simak Fatwa Gus Mus Terkait Pilpres 2024

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Senin, 12 Februari 2024 | 22:03 WIB
Bingung Pilih Capres? Simak Fatwa Gus Mus Terkait Pilpres 2024
Ilustrasi Fatwa Gus Mus terkait Pilpres 2024. [SuaraJogja.id/HO-Tim Media NU]

Suara.com - Pada pilpres 2024 kali ini, banyak kiai, pemuka agama, ustaz, yang menyatakan dukungannya pada paslon tertentu. 

Misal di kubu paslon 01 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, ada Ustaz Abdul Somad (UAS). Di barisan paslon 02 Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, ada Habib Luthfi. 

Lalu di shaf paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD berdiri Abuya Muhtadi, kiai kharismatik asal Pandeglang, Banten. 

Baca Juga:

Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?

Viral Tuding Ada Massa Bayaran hingga Rp150 Ribu Saat Kampanye di JIS, May Rahmawati Kini Malah Minta Maaf

Ada juga kiai yang hingga kini belum menyatakan dukungan ke paslon manapun. Salah satunya adalah KH Mustofa Bisri alias Gus Mus

Sebagai ahli agama, Gus Mus mengaku sering dimintai fatwa oleh orang-orang mengenai siapa yang dipilih pada Pilpres 2024 ini.

Menurut Gus Mus, tiap paslon masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan. Apalagi kata dia, tiap paslon didukung tokoh-tokoh berpengaruh.

Baca Juga: Terungkap! Rahasia Masa Lalu Prabowo: Minta Uang Orang Tua untuk Ini

"Banyak yang minta fatwa kepadaku, "Nanti milih siapa?" Maklum semua calon, masing2 punya kelebihan dan kekurangan. Lagi pula masing2 punya pendukung tokoh2 yang berpengaruh," ujarnya di X.

Untuk itu Gus Mus memberi jawaban bijak ketika ada orang yang bertanya ke dirinya mengenai siapa yang dipilih di Pilpres 2024.

"Jadi kukatakan kepada yang minta fatwa: Istafti qalbak. Tanyakan saja kepada Nuranimu," ucap ulama asa Rembang, Jawa Tengah ini.

Sejumlah netizen yang membaca fatwa Gus Mus memilliki penafsirannya masing-masing. Menurut mereka, fatwa dari Gus Mus ini mengandung makna yang sangat dalam.

"Ini jawaban yg sangat dalam. Istafti qolbak ... minta fatwa pada nurani. Kalau nuraninya bersih, fatwanya pasti baik. Kalau nuraninya tumpul, biasa nabrak etika, melegitimasi kecurangan sebagai hal biasa, ya bisa ketebaklah," ujar seorang netizen.

"Kembali kepada nurani yang merupakan anugerah terbesar Tuhan bagi umat manusia. Inilah yang membedakan manusia dengan hewan. Terima kasih atas pencerahannya, Gus. Sehat selalu," tutur netizen lain.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI