Yunarto Wijaya Samakan Nasib Jokowi Seperti Duterte, Dikhianati Orang yang Didukung

Wakos Reza Gautama Suara.Com
Selasa, 13 Februari 2024 | 21:07 WIB
Yunarto Wijaya Samakan Nasib Jokowi Seperti Duterte, Dikhianati Orang yang Didukung
Ilustrasi Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya. Yunarto Wijaya samakan nasib Jokowi bakal seperti Duterte. [Suara.com/Novian Andriansyah]

Suara.com - Direktur Eksekutif Charta Politika Yunarto Wijaya memprediksi nasib Presiden Jokowi bakal seperti mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte.

Pernyataan ini diungkapkan Yunarto Wijaya saat mengampanyekan paslon 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD dalam sebuah acara yang videonya beredar di TikTok.

Menurut Yunarto Wijaya ada perbedaan antara Ganjar Pranowo dengan Mahfud MD ketika dicalonkan sebagai presiden oleh PDIP.

Baca Juga:

Kampanye Akbar JIS vs GBK dari Penanganan Sampah, Mana yang Lebih Baik?

Viral Tuding Ada Massa Bayaran hingga Rp150 Ribu Saat Kampanye di JIS, May Rahmawati Kini Malah Minta Maaf

"Setahu saya Ganjar tidak pernah mencium tangan Ibu Mega seperti seorang Jokowi dulu ingin menjadi capres selalu mencium tangan Ibu Mega. Ini fakta," ujar dia.

Bahkan kata Yunarto, kalau ingin menilai secara objektif, lihatlah pada saat seseorang menjadi gubernur seperti Ganjar Pranowo.

Yunarto Wijaya mengatakan, Ganjar bukanlah petugas partai ini terlihat dari kebijakannya saat menjadi Gubernur Jawa Tengah.

Baca Juga: Deretan Nama-nama Unik saat Pemilu, Ada Tuhan, Pocong Hingga Menang Prabowo

"Ada nggak yang bisa membuktikan, satu kebijakan saja, Ganjar Pranowo, ketika berkuasa dimajukan partai tertentu, dia membuat kebijakan yang menunjukkan dia hanya petugas partai dan bukan petugas rakyat? Tidak ada yang bisa menjelaskan" ujar Yunarto.  

Ia lalu mengatakan, sekelompok orang yang merasa the real president tetap Jokowi ketika Prabowo berkuasa adalah pandangan bodoh.

"Sama dengan bodohnya sekelompok orang memilih yang merasa bahwa ketika Prabowo berkuasa tetapi the real president is Jokowi. Itu tidak ada ceritanya bapak ibu," tuturnya.

Yang namanya presiden, kata Yunarto, ketika sudah terpilih akan menjadi sangat powerfull karena memegang kekuasaan sebagai kepala pemerintahan dan kepala negara.

Ia lalu mencontohkan apa yang sedang terjadi Filipina saat ini. Menurutnya, ada sekelompok pendukung Rodrigo Duterte yang merasa Duterte adalah the real president walau yang menjadi Presiden adalah Bongbong Marcos dan wakilnya Sara Duterte. 

"Apa yang terjadi? Belum dua tahun pemerintahannya berkuasa, lalu keluarga Duterte meminta Bongbong Marcos turun. karena kemudian Bongbong Marcos nggak manut sama kesepakatan politik yang dibuat di antara kedua keluarga itu," ujar Yunarto.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI