Pendukung Capres Diduga Depresi Selalu Teriak Nomor 2: 'Nomor 2 Ambil Semua Suara'

Muhammad Yunus | Suara.com

Selasa, 20 Februari 2024 | 17:03 WIB
Pendukung Capres Diduga Depresi Selalu Teriak Nomor 2: 'Nomor 2 Ambil Semua Suara'
Warga di kabupaten Bantaeng (memakai peci hitam), Sulawesi Selatan diduga depresi karena Pemilu 2024 [SuaraSulsel.id/Istimewa]

Suara.com - Seorang warga di Kabupaten Banteng, Sulawesi Selatan, diduga mengalami gangguan kejiwaan. Setelah jagoannya di Pemilihan Presiden 2024 kalah dalam hitung cepat.

Video diduga salah satu pendukung calon Presiden itu viral di media sosial. Pria itu diduga depresi setelah melihat hasil Pemilihan Presiden 2024.

Dalam video yang diupload akun Bunda Rayhan 03 di TikTok terlihat pria tua yang ada di video itu tampak gelisah dan mengomel tidak jelas. Ia berucap istighfar sambil menyebut kata, "nomor dua" berulang kali.

Dalam narasi di video tersebut dituliskan pria itu diduga stres karena calon presiden yang didukungnya kalah.

Ia bahkan harus dirujuk ke rumah sakit jiwa di Kota Makassar.

Namun, ia tidak menyebutkan siapa calon yang didukungnya. Ia hanya menyebut sudah bertarung sendirian.

"Nomor dua, nomor dua semua yang ambil itu suara. Saya bertarung sendirian. Saya bertarung sendirian," ujarnya sambil menangis.

"Jadi kalau ada yang tidak mendengar, kucolok lehernya, tidak pakai pisau. Semuanya demi bendera merah putih, Indonesia merdeka. Allahu Akbar," ungkapnya lagi.

Warga sekitar yang ketakutan terpaksa mengamankan pria itu ke rumah sakit jiwa. Tak lama berselang ada ambulans dan petugas kesehatan Kabupaten Bantaeng datang mengevakuasinya.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Bantaeng, Syamsul yang dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Ia mengaku pria yang ada di video itu merupakan warga kabupaten Bantaeng, Sulawesi Selatan.

"Iya, betul. Sudah kami telusuri dan beliau adalah warga Bantaeng," ucapnya saat dikonfirmasi SuaraSulsel.id, Selasa, 20 Februari 2024.

Namun, kata Syamsul, pria itu sudah lama mengalami gangguan jiwa atau depresi. Tidak ada kaitannya dengan Pemilihan Presiden 2024.

"Jadi kami tanya keluarganya dan orang sekitar apakah pendukung salah satu paslon? katanya bukan. Sudah lama sakit jiwa dan sedang kambuh," ucapnya.

Syamsul mengaku pasien tersebut sudah dibawa kembali ke Rumah Sakit Khusus Daerah Dadi Kota Makassar untuk menjalani perawatan kejiwaan.

"Sebelumnya juga sudah pernah (dirawat). Pas membaik pulang ke Bantaeng dan sekarang sakitnya kambuh lagi," jelasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Opie Kumis Jadi Tempat Curhat Caleg Stres yang Kalah di Pemilu 2024

Opie Kumis Jadi Tempat Curhat Caleg Stres yang Kalah di Pemilu 2024

Entertainment | Selasa, 20 Februari 2024 | 16:25 WIB

Sering Dihina Terlalu Ambisi Jadi Presiden, Prabowo Merasa Gak Sakit: Ada yang Lebih Penting

Sering Dihina Terlalu Ambisi Jadi Presiden, Prabowo Merasa Gak Sakit: Ada yang Lebih Penting

News | Selasa, 20 Februari 2024 | 12:10 WIB

Caleg Diduga Stres, Teriak-teriak 'Besok Pelantikan' di Depan DPRD Ngawi

Caleg Diduga Stres, Teriak-teriak 'Besok Pelantikan' di Depan DPRD Ngawi

News | Senin, 19 Februari 2024 | 15:17 WIB

Terkini

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

Pesan Haru Keluarga Andrie Yunus di DPR: Orang Lampung Itu Pelampung Penyelamat Demokrasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:11 WIB

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

Setahun Prabowo: Deforestasi Melonjak, Potensi 'Juara Dunia' Hutan Gundul

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:08 WIB

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

TAUD: Belasan Orang Terlibat Operasi Intelijen Serang Aktivis KontraS

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 12:02 WIB

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

Curhat Terakhir Praka Farizal Sebelum Gugur: Ungkap Situasi Lebanon Mencekam, Sering Masuk Bunker

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:59 WIB

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

KontraS Kritik Pelimpahan Kasus Andrie Yunus ke Puspom TNI: Berpotensi Ada Manipulasi Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:58 WIB

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pasukan Segera Ditarik Pulang

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:56 WIB

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Ungkap Aliran Dana USD 406 Ribu Kepada Gus Alex di Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:46 WIB

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

Cegah 'Domino' Represi, KontraS Desak Presiden Prabowo Bentuk TGPF Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:43 WIB

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

Detik-detik Dua Prajurit TNI Gugur di Lebanon Selatan Saat Kawal Pasukan UNIFIL

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

Israel: Jangan Diasumsikan Personel UNIFIL Tewas karena IDF

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:34 WIB