Ahmad Dhani Bicara Soal 'Silent Majority' Kemanangan Prabowo-Gibran Bukan Karena KPU Curang

Budi Arista Romadhoni | Suara.com

Rabu, 21 Februari 2024 | 14:07 WIB
Ahmad Dhani Bicara Soal 'Silent Majority' Kemanangan Prabowo-Gibran Bukan Karena KPU Curang
Tangkapan layar video musisi dan caleg Ahmad Dhani. [YouTube/AHMAD DHANI DALAM BERITA]

Suara.com - Musisi yang juga Caleg dari Partai Gerindra Ahmad Dhani berbicara soal Silent Majority yang kini sering menjadi perdebatan.

Apalagi beberapa kelompok yang menyebut KPU curang dalam menyelenggarakan pemilu 2024 ini. Hal itu menganggap ada suara dukungan yang tidak wajar.

"Ada hal yang penting lagi, yang mengganggap pemilu curang adalah Silent Majority. Aku bisa kasih gambaran ya, di dapilku itu ada senior di Gerindra, dan suaranya lebih banyak dari saya," ujarnya dikutip dari YouTube AHMAD DHANI DALAM BERITA pada Rabu (21/2/2024).

"Padahal enggak ada konser, kampanye Ahmad Dhani, saya datang ke kampung banyak, banyak yang minta foto dan submit bakal coblos Ahmad Dhani. Saya sementara urutan ketiga, yang nomor satu ini temen-temen pasti banyak yang enggak tahu orangnya," tambahnya.

Ahmad Dhani mengungkapkan orang-orang yang menggap curang harus membuka pola fikirnya, dan tidak mengangga ramainya saat kampanye menjadi acuan pemilih.

"Kalau lihat ramainya para pemilih, pasti saya akan menuduh ini yang nomor satu curang ini, karena dimana-mana ramai, tapi saya nomor tiga, tapi apakah saya pantas itu curang?" tanyanya.

Ia pun menyebut kasus silent majority benar-benar terjadi di dapilnya.

"Jadi ngomong-ngomong soal Silent Majority, contoh di dapil saya tadi, suaranya real, ada yang nyoblos. Padahal semua orang tahu ahmad dhani, tapi saya nomor tiga. Jadi banyak caleg-caleg bekerjanya diam-diam. Faktanya orang dateng ada yang tidak memilih saya. Jadi kalau semua dianggap enggak menang curang ya repot juga ya," ujarnya.

Ia pun meminta kepada para pendukung calon presiden pada pemilu ini untuk tenang dan tidak langsung menuduh KPU curang.

"Tenang-tenang guys, kalau paslonya kalah terima saja dengan lapang dada guys, ya karena Prabowo Subianto itu legend. Dan kampanyenya paling berhasil dengan lagu oke gas," ujarnya.

Ia menyebut perjalanan kampanye juga panjang. Bahkan, capres sekarang bukan dipilih karena kecerdasannya.

"Pilpres bukan untuk ajang pinter-pinteran, bukan ajang bacot-bacotan, tapi ajang memenangkan hati rakyat. Yang berhasil memenangkan hati rakyat," jelas Ahmad Dhani.

Pendiri Dewa19 itu pun mengungkapkan, dukungan atas Prabowo Subianto sulit terbendung dari masayarakat.

"Prabowo itu seperti Dewa19, lagi naik daun. Jadi sulit dihadang, jadi kalau menang ya wajar," ujarnya.

Suami dari Mulan Jamila itu juga menyebut jika pendukung Prabowo dan Jokowi bersatu sudah pasti sulit untuk mengalahkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Riwayat Pendidikan Ahmad Dhani, Viral karena Sindir Anies Baswedan dengan Kata Kasar

Riwayat Pendidikan Ahmad Dhani, Viral karena Sindir Anies Baswedan dengan Kata Kasar

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 13:51 WIB

Riwayat Pendidikan Ahmad Dhani, Sindir Anies Baswedan dengan Kata Kasar: Bukan Ajang Bacot-bacotan

Riwayat Pendidikan Ahmad Dhani, Sindir Anies Baswedan dengan Kata Kasar: Bukan Ajang Bacot-bacotan

Lifestyle | Selasa, 20 Februari 2024 | 15:55 WIB

Sudah Konser Gede-gedean, Ahmad Dhani Kalah Telak dari Caleg Satu Ini: Dia Kerja Dalam Sunyi

Sudah Konser Gede-gedean, Ahmad Dhani Kalah Telak dari Caleg Satu Ini: Dia Kerja Dalam Sunyi

News | Senin, 19 Februari 2024 | 19:05 WIB

Terkini

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

Pemerintah Bentuk Tim Hitung Dampak Kerusakan Akibat Gempa di Sulut dan Malut

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:05 WIB

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

Soroti Banjir hingga Aturan Pelihara Hewan, Francine PSI Beberkan Keluhan Pedih Warga Jakarta

News | Kamis, 02 April 2026 | 18:00 WIB

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

AAKI Bahas WFH ASN, Solusi Efisiensi di Tengah Krisis Energi Global

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:59 WIB

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

Bantah KPK, Pengacara Ono Surono: Penyidik yang Paksa Matikan CCTV, Lalu Sita Uang Arisan!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:47 WIB

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini

Peringatan Dini BMKG: Hujan Lebat Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Ini

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:22 WIB

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

Masjid Al-Aqsa Ditutup Total 34 Hari, Zionis Israel Nekat Pakai Dalih Perang Iran demi Keamanan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

Ibu Korban Peluru Nyasar di Gresik Bantah Minta Kompensasi Rp3,3 M ke Marinir

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:21 WIB

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

KPK dan Kortas Tipidkor Polri Gelar Pertemuan Tertutup, Koordinasi Penanganan Kasus Baru!

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:19 WIB

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

63 Persen TPA Masih Open Dumping, Indonesia Darurat Sampah Meski Sudah Dilarang Sejak 2008

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:15 WIB

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

Jaksa Wira Bantah Intimidasi Amsal Sitepu Pakai Kue Brownies: Itu Murni Kemanusiaan

News | Kamis, 02 April 2026 | 17:13 WIB