Jarang Tersorot! Si Bungsu Anak Anies Bikin Gerakan Jaga Laut dari Sampah Plastik

Galih Prasetyo

Senin, 26 Februari 2024 | 09:00 WIB
Jarang Tersorot! Si Bungsu Anak Anies Bikin Gerakan Jaga Laut dari Sampah Plastik
Jarang Tersorot! Si Bungsu Anak Anies Baswedan Bikin Gerakan Jaga Laut dari Sampah Plastik [tpn.gurubelajar.org]

Suara.com - Capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan istri Fery Farhati diketahui memiliki empat orang anak. Si sulung bernama Mikail Azizi Baswedan, Mutiara Annisa Basweda, Kaisar Haikal Baswedan dan si bungsu Ismail Hakim Baswedan

Selama ini publik mungkin cukup mengenal Mikail ataupun Mutiara yang kerap menemani Anies Baswedan di momen kampanye Pilpres 2024. Namun yang tak kalah menarik si bungsu Ismail ternyata memiliki aktivitas sangat positif.

Aktivitas yang dilakukan Kaisar patut diancungi jempol. Bagaimana tidak, Ismal yang kelahiran 21 April 2009 ternyata aktif bersama rekan-rekannya di gerakan lingkungan hidup.

Ismail bersama rekan-rekannya membuat gerakan dengan nama Ocean Savers. Gerakan ini fokus pada masalah sampah plastik di laut. Gerakan Ocean Savers ini diinisiasi oleh Ismail dan empat rekan di sekolahnya.

Dikutip dari laman Guru Belajar, Ismail Baswedan dan empat rekannya di Sekolah Cikal saat di kelas 5 akan menjalani program Primary Year Programme Exhibition.

Ismail kemudain memilih untuk membuat gerakan menjaga laut dari sampah plastik. Meski hanya tugas sekolah, Ismail dan rekan-rekannya cukup serius menjalani gerakan tersebut.

Ismail dan rekan-rekannya bahkan bertemu dan berdialog dengan Sustainable Indonesia, Diet Plastik, dan Sea Soldier. Pertemuan itu kata Ismail membuat ia dan rekan-rekannya terinspirasi membuat design tas belanja yang bisa dipakai ulang.

"Dari narasumber ini aku mendapatkan inspirasi untuk membuat kampanye untuk membuat laut kita bersih dan mengajak orang untuk mengurangi penggunaan plastik," tulis Ismail.

Ismail juga membuat kampanye di Instagram yang bernama “one day one action challenge.

baca juga

Ismail Hakim Baswedan atau akrab disapa Ismail, adalah anak bungsu dari Anies Baswedan dan Fery Farhati. Ismail yang lahir pada 21 April 2009, kini sudah menduduki bangku SMP.

Ismail menempuh pendidikan SD dan SMP nya di Sekolah Cikal Lebak Bulus. Sejak SD Ismail sudah menorehkan karya yang membanggakan di bidang sosial.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terjebak di WC! Begini Cara Anies Minta Tolong, Gian Sitorus: Tinggal Bilang, Saya Kekunci

Terjebak di WC! Begini Cara Anies Minta Tolong, Gian Sitorus: Tinggal Bilang, Saya Kekunci

News | Senin, 26 Februari 2024 | 08:28 WIB

Real Count KPU: 77,6% Suara Masuk, Ganjar-Mahfud Masih Betah di 16 Persen

Real Count KPU: 77,6% Suara Masuk, Ganjar-Mahfud Masih Betah di 16 Persen

Kotak Suara | Senin, 26 Februari 2024 | 08:24 WIB

Survei LSI: Pemilih AMIN dan Ganjar Paling Banyak Tak Percaya Real Count KPU

Survei LSI: Pemilih AMIN dan Ganjar Paling Banyak Tak Percaya Real Count KPU

Kotak Suara | Minggu, 25 Februari 2024 | 21:36 WIB

Survei LSI: 31,4% Masyarakat Percaya Ada Kecurangan di Pemilu 2024, Mayoritas Pemilih AMIN

Survei LSI: 31,4% Masyarakat Percaya Ada Kecurangan di Pemilu 2024, Mayoritas Pemilih AMIN

Kotak Suara | Minggu, 25 Februari 2024 | 20:57 WIB

Terkini

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:28 WIB

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:12 WIB

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya

Bola | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok

Bogor | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator

Banten | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:49 WIB

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!

News | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:37 WIB

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan

Bri | Rabu, 05 Agustus 2026 | 22:28 WIB

×