Gotong Ogoh-ogoh ke DPR, Spanduk Massa Buruh Pendukung Hak Angket: Makzulkan Jokowi Perusak Demokrasi

Agung Sandy Lesmana

Selasa, 05 Maret 2024 | 14:38 WIB
Gotong Ogoh-ogoh ke DPR, Spanduk Massa Buruh Pendukung Hak Angket: Makzulkan Jokowi Perusak Demokrasi
Gotong Ogoh-ogoh ke DPR, Spanduk Massa Buruh Pendukung Hak Angket: Makzulkan Jokowi Perusak Demokrasi. (Suara.com/M Iqbal)

Suara.com - Ratusan buruh dari sejumlah elemen yang tergabung Koalisi Masyarakat Menggugat Demokrasi (Karam Demokrasi) menggelar aksi di depan Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta pada Selasa (5/3/2024). Massa pendemo itu membawa berbagai tuntutan yang mereka bentangkan dalam poster hingga spanduk besar.

Sebuah poster paling besar yang mereka sebut sebagai ogoh-ogoh digotong oleh sejumlah demonstran untuk dibawa ke depan gerbang Gedung DPR.

Massa buruh yang mendukung hak angket terkiat dugaan kecurangan pemilu saat berdemo di depan Gedung DPR RI, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)
Massa buruh yang mendukung hak angket terkiat dugaan kecurangan pemilu saat berdemo di depan Gedung DPR RI, Jakarta. (Suara.com/M Iqbal)

Juga mobil komando yang sebelumnya hanya satu, kini bertambah menjadi empat.

"Presiden Jokowi sumber dari segala sumber masalah di Indonesia," demikian dipantau dari poster ogoh-ogoh tersebut.

Sejumlah emak-emak juga datang dengan membawa poster panjang. Dalam poster itu, mereka meminta Jokowi agar mundur dari kursi presiden.

"Jokowi Mundur," tulis poster yang dibentangkan pendemo.

Massa Koalisi Masyarakat Menggugat Demokrasi (Karam Demokrasi) menggelar aksi di depan DPR RI. (Suara.com/M Iqbal)
Massa Koalisi Masyarakat Menggugat Demokrasi (Karam Demokrasi) menggelar aksi di depan DPR RI. (Suara.com/M Iqbal)

Dalam aksinya itu, mereka membawa 3 tuntutan yakni mendukung hak angket, desakan bongkar kecurangan pemilu dan pemakzulan terhadap Jokowi.

Sebelum memulai aksi, mereka menyanyikan lagu Indonesia Raya. Puluhan bendera Merah Putih dikibarkan oleh para demonstran. Setibanya di depan gedung parlemen, massa pendemo itu tampak dipisahkan dengan kelompok pendemo lainnya oleh barikade aparat kepolisian. 

Diketahui, sebanyak 2.500 personel kepolisian dikerahkan untuk mengawal demonstrasi di depan gedung DPR, hari ini. Selain itu, dua unit kendaraan taktis barracuda dan anti huru-hara dari Polres Metro Jakarta Pusat juga diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi unjuk rasa tersebut. 

baca juga

Lantaran jumlah pendemo yang makin membludak, aparat terpaksa menutup ruas jalan di depan Gedung DPR RI hingga tersisa jalur busway. (Muhamad Iqbal Fathurahman)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Program Makan Gratis Prabowo-Gibran di Sidang DPR, PKS: Jangan sampai Otak-atik Program BOS!

Kritik Program Makan Gratis Prabowo-Gibran di Sidang DPR, PKS: Jangan sampai Otak-atik Program BOS!

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 13:11 WIB

Legislator Demokrat soal Hak Angket: Jangan Serta Merta Menuduh Kecurangan, Pemilu 2024 Brutalnya di Mana?

Legislator Demokrat soal Hak Angket: Jangan Serta Merta Menuduh Kecurangan, Pemilu 2024 Brutalnya di Mana?

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 12:56 WIB

Gantung Poster di Leher, Aksi Emak-emak Rela Panas-panasan Ikut Demo Hak Angket di DPR: Demokrasi Dibius Mati!

Gantung Poster di Leher, Aksi Emak-emak Rela Panas-panasan Ikut Demo Hak Angket di DPR: Demokrasi Dibius Mati!

News | Selasa, 05 Maret 2024 | 12:19 WIB

Sebut Pemilu 2024 Paling Brutal, Legislator PKB Serukan Hak Angket di Sidang Paripurna: Naif jika DPR Diam Saja

Sebut Pemilu 2024 Paling Brutal, Legislator PKB Serukan Hak Angket di Sidang Paripurna: Naif jika DPR Diam Saja

Kotak Suara | Selasa, 05 Maret 2024 | 11:44 WIB

Terkini

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

Kisah di Balik Reshuffle Purbaya: Ditelepon Mensesneg Saat Rapat, Tak Kembali ke Ruang Sidang

News | Selasa, 15 September 2026 | 06:11 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

20 Kardus dan Koper Berisi Uang Ratusan Miliar Diamankan KPK saat OTT Kasus HGB Bogor

News | Selasa, 15 September 2026 | 00:17 WIB

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk

Entertainment | Selasa, 15 September 2026 | 00:04 WIB

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

KPK Tangkap 17 Orang saat OTT Kasus HGB Bogor! Ada Fahd A Rafiq hingga Arif Sugiyanto

News | Senin, 14 September 2026 | 23:56 WIB

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Disulap 'Penyihir' Makassar, Toyota Alphard 2012 Ini Bisa 'Time Travel' ke Tahun 2026

Lifestyle | Senin, 14 September 2026 | 23:54 WIB

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Kepala BPN Kabupaten Bogor Diamankan KPK dalam OTT, 17 Orang Diperiksa

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 23:42 WIB

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

Di Balik Penembakan 3 ASN di Muliama: Mengapa Konflik Bersenjata Papua Tak Kunjung Reda?

News | Senin, 14 September 2026 | 22:51 WIB

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor

News | Senin, 14 September 2026 | 22:08 WIB

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

KPK Konfirmasi Penindakan Senyap, Pihak Kantor Pertanahan Terjaring OTT

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 22:05 WIB

×