Proyek Geothermal Gunung Gede Berlanjut? Warga Pasir Cina Cianjur Menolak Keras

Andi Ahmad S

Senin, 11 Maret 2024 | 14:52 WIB
Proyek Geothermal Gunung Gede Berlanjut? Warga Pasir Cina Cianjur Menolak Keras
Ilustrasi Proyek Geothermal Gunung Gede Berlanjut? Warga Pasir Cina Cianjur Menolak Keras

Suara.com - Ratusan warga dari wilayah Kampung Pasir Cina, Desa Cipendawa, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur, melakukan aksi unjuk rasa pada Minggu (10/3/2024).

Aksi tersebut bertujuan untuk penolakan kaitan pembangunan proyek Geothermal di kaki Gunung Gede, wilayah Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Pada video unggahan di akun instagram @kabarnegri itu mendapatkan sorotan dari publik.

Terlihat ratusan warga Kampung Pasir Cina itu menggelar aksi penolakan proyek Geothermal di kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango.

Tak hanya itu, mereka juga diketahui melakukan deklarasi bentuk penolakan, lantaran ada proyek tersebut diketahui Kampung Pasir Cina akan menjadi akses utama.

Perlu diketahui, pada Mei 2023 lalu, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat memastikan akan mengawal hasil kajian dari Pemkab Cianjur dan ESDM Jabar terkait rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau geothermal di kawasan Gunung Gede-Pangrango.

Ketua Komisi I DPRD Cianjur M Isnaeni, mengatakan wakil rakyat baru mengetahui rencana pembangunan geothermal dari sejumlah pemberitaan yang mendapat penolakan dari warga sekitar terutama yang tinggal di bawah kaki Gunung Gede.

"Kami baru tahu setelah mendapat laporan adanya aksi unjuk rasa ratusan warga Desa Sukatani, Kecamatan Pacet, dan warga lainnya di bawah kaki gunung yang akan merasakan dampaknya, menolak keberadaan pembangkit listrik tenaga panas bumi itu," katanya.

Pihaknya baru mendapat penjelasan dari warga terkait rencana tersebut, sehingga akan segera memanggil dinas terkait dan ESDM Jabar yang ikut dalam sosialisasi terkait rencana pembangunan karena tidak ada tembusan informasi dari dinas terkait.

baca juga

Setelah adanya aksi dan audiensi dengan ratusan warga pengunjuk rasa, semua informasi baru didapat pihaknya termasuk tahapan-nya sampai mana dan tujuannya apa. Hasil audiensi juga dihadiri Pemkab Cianjur dan ESDM Jabar, dan diketahui tahapannya baru sampai kajian.

"Nanti kita lihat hasil dari kajian dianggap layak, maka proyek tersebut akan berlanjut, tapi kalau tidak layak diminta agar proyek tersebut tidak dipaksakan untuk dilanjutkan. Hasil kajian ini akan kami kawal sampai tuntas," katanya pula.

Sementara itu, lima ratusan orang warga dari kaki Gunung Gede-Pangrango mendatangi Kantor DPRD Cianjur, menuntut proyek pembangunan pembangkit listrik tenaga panas bumi atau geothermal dibatalkan.

Mereka langsung menggelar orasi terkait keberatan dilanjutkannya proyek yang dikhawatirkan berdampak terhadap kelestarian lingkungan dan berpotensi memicu gempa bumi kembali terjadi di sejumlah wilayah termasuk di Sesar Cugenang.

"Ini aksi lanjutan dari yang sebelumnya karena hingga saat ini pemerintah tidak memberikan penjelasan secara komprehensif terkait geothermal, karena yang disampaikan selama ini hanya sebatas dampak positif," kata koordinator aksi Aherojudin.

Sedangkan risiko negatifnya tidak pernah disampaikan, karena setahu warga kegiatan pemanfaatan panas bumi terdapat dampak negatif dan risiko besar jika gagal, salah satu dampak terbesar adalah ketersediaan air karena kawasan Gunung Gede-Pangrango merupakan sumber air untuk warga Cianjur.

"Kami mendukung semua program pemerintah selama ada jaminan dan kepastian tidak akan terjadi kegagalan, tapi selama tidak ada penjelasan dampak negatif, kami warga kaki gunung akan menolak proyek pembangunan geothermal," katanya pula.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Seks Menyimpang Sesama Jenis Berujung Maut, Yadi Bunuh Pasangan Karena Kesal Dikencingi Saat Bercinta

Seks Menyimpang Sesama Jenis Berujung Maut, Yadi Bunuh Pasangan Karena Kesal Dikencingi Saat Bercinta

News | Rabu, 28 Februari 2024 | 11:20 WIB

Viral Video Lawas Megawati 'Rayu' Prabowo dengan Panggilan Mas Bowo: Titiek Soeharto Masih di Hati

Viral Video Lawas Megawati 'Rayu' Prabowo dengan Panggilan Mas Bowo: Titiek Soeharto Masih di Hati

News | Senin, 26 Februari 2024 | 15:11 WIB

Disoroti Pengamat Asing: Jika Prabowo Jadi Presiden, Isu Laut Cina Selatan dan Myanmar Bakal Jadi Prioritas?

Disoroti Pengamat Asing: Jika Prabowo Jadi Presiden, Isu Laut Cina Selatan dan Myanmar Bakal Jadi Prioritas?

Kotak Suara | Sabtu, 17 Februari 2024 | 12:16 WIB

Terkini

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

3 Shio Paling Beruntung Pekan Ini, Ketiban Rezeki dan Kesuksesan Mulai 10 Agustus 2026

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:35 WIB

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Teks Dasa Darma dan Tri Satya Pramuka, Lengkap dengan Tips Mudah Menghafalnya

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 06:30 WIB

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:56 WIB

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:38 WIB

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim

Sumsel | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 22:06 WIB

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:43 WIB

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:39 WIB

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 21:11 WIB

×