Mahfud MD Belain 02 Malah Kena Sentil: Lagi Evaluasi Diri?

Baehaqi Almutoif | Suara.com

Senin, 18 Maret 2024 | 11:58 WIB
Mahfud MD Belain 02 Malah Kena Sentil: Lagi Evaluasi Diri?
Mahfud MD (Instagram/mohmahfudmd)

Suara.com - Mantan Menkopolhukam Mahfud MD terbilang cukup aktif di media sosial. Dia terlihat cukup sering memperbaharui unggahannya.

Baru-baru ini Cawapres nomor urut 03 itu mengunggah review film India berjudul 'Khalnayak'.

Unggahan tersebut mendapat banyak komentar dari warganet. Beberapa netizen menilai postingan itu menyindir pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02. Meskipun Mahfud telah menegaskan bahwa tak menyindir siapa-siapa.

Baca Juga

"Aduh pasukan 02 kesindir neh Prof. Awokwokwokwok," cuit netizen.

Mahfud MD pun membalas komentar warganet tersebut. Dia menyebut bahwa hal itu tidak hanya terjadi di 02, tetapi bisa juga di kubu yang lain.

"Bkn hanya 02, tapi bs jg di 01, 03, 04 atau rezim2 lain. Elemen pejabat korup dan polisi jahat selalu ada di setiap rezim. Sama jg selalu ada elemen pejabat dan polisi bersih. Selalu ada pertarungan antara moral dan keculasan, antara hati nurani muth'mainnah dan nafsu ammarah," komentar Mahfud MD.

Bukannya mendapat respons postif, mantan Ketua MK tersebut justru dirujak warganet.

"Kalau di film² biasanya polisi baik yang menang prof, kalau didunia nyata gimana prof," komentar akun @arisan*********.

"Pasti tersindir, Prof," sahut akun @Ofils****.

"Selama ini bpk di mana dan ngapain aja pa ?" cuit akun @Sugiant********.

"Prof sepertinya profi lgi, evaluasi diri ya prof," komentar akun @AchmadS*********.

Sebelumnya, Mantan Menkopolhukam yang juga Cawapres nomor urut 03 Mahfud MD mengaku baru saja menonton film India berjudul 'Khalnayak'.

Dia kemudian membagikan intisari dari cerita film tersebut di akun X miliknya. Dalam unggahannya, Mahfud MD menceritakan dialog antara penjahat dengan polisi yang memburunya.

"Sambil menunggu maghrib tadi saya menonton film India, 'Khalnayak'. Ceritanya terjadi saling buru dan pertarungan seru antara Polisi dan Penjahat besar. Diantara dialog antara keduanya," cuit Mahfud MD dikutip pada Minggu (17/3/2024).

Mahfud kemudian mengutip percakapan di antara kedua tokoh yang ada dalam film tersebut.

"Polisi adl abdi negara dan pahlawan yg melindungi rakyat, sedangkan kamu adl penjahat pengkhianat, kata Inspektur Polisi. Penjahat besar itu menjawab: Kamu yg mengaku pahlawan sama saja dgn saya yg penjahat. Tak ada bedanya. Saya bekerja utk bos mafia yg merusak dan sangat jahat, sedangkan kamu para polisi bekerja untuk pemerintahan dan penegakan hukum yang korup dan mengisap rakyat. Jadi penjahat dan polisi sama-sama petugasnya para perusak negara," tulis Mahfud menirukan dialog dalam film tersebut.

Politikus kelahiran Madura tersebut menyampaikan tidak ada niat untu kmenyindir siapapun. Dia hanya menceritakan ulang seperti di dalam film, semoga bisa menjadi kuliah Ramadan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Momen Kocak Remaja Masjid Rebutan Takjik Hingga Air Mineral, Endingnya Bikin Ngakak

Momen Kocak Remaja Masjid Rebutan Takjik Hingga Air Mineral, Endingnya Bikin Ngakak

Lifestyle | Senin, 18 Maret 2024 | 11:54 WIB

Mahfud MD Lagi Ngomongin Film India, Malah Dianggap Sindir 02

Mahfud MD Lagi Ngomongin Film India, Malah Dianggap Sindir 02

News | Senin, 18 Maret 2024 | 10:33 WIB

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Anda Ketika Berpuasa Selama 30 Hari

Inilah yang Terjadi Pada Tubuh Anda Ketika Berpuasa Selama 30 Hari

Video | Senin, 18 Maret 2024 | 10:00 WIB

Terkini

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

Evaluasi WFH ASN di Jakarta, Pramono Anung: Kemacetan Turun Drastis

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:24 WIB