Qodari: Hasto PDIP Stop Halusinasi, Terima Pil Pahit Ganjar-Mahfud Kalah

Galih Prasetyo | Suara.com

Selasa, 19 Maret 2024 | 11:10 WIB
Qodari: Hasto PDIP Stop Halusinasi, Terima Pil Pahit Ganjar-Mahfud Kalah
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di arena debat capres yang digelar di JCC Senayan, Jakarta, Minggu (4/2/2024). [Suara.com/Dea]

Suara.com - Pengamat politik M Qodari meminta sekjen PDIP Hasto Kristiyanto untuk berhenti halusinasi perihal hasil paslon 03 Ganjar-Mahfud di Pilpres 2024.

Menurut Qodari, sebenarnya menolak kekalahan dalam pemilu itu hal yang manusiawi tetapi setelahnya apa langkah yang dilakukan, apakah terus menyangkal atau kemudian bisa menerima.

"Kalau yang saya perhatiakan kan saat ini, ada yang menerima kekalahan (paslon 03) seperti Sandiaga Uno yang mengatakan bagian dari tim yang kalah," kata Qodari seperti dikutip, Selasa (19/3).

"Tapi ada juga yang masih menyangkal dan menganggap bahwa ada hasil yang berbeda, yang lain dan prosesnya tidak sesuai. Tapi ada juga yang menarik, yang absurd menurut saya, justru memunculkan teori-teori baru misalnya kaya mas Hasto yang mengatakan bahwa sirekap dikunci di angka 16-17 persen misalnya," jelas Qodari.

Menurut Qodari, apa yang disampaikan oleh Hasto itu seperti halusinasi dan ilusi karena menyangkal hasil dari Pemilu 2024. Lebih lanjut kata Qodari, jika sampai pada titik ekstrem seseorang bisa putus pada realita yang ada.

"Jadi bila kita benar-benar tidak bisa mempertemukan antara kenyataan yang ada, kita jadi menciptakan realita sendiri. Sehingga antara realita yang kita ciptakan dengan realita yang ada menjadi putus," ujarnya.

"Sebenarnya ada istilah umum mengenai hal itu dan diketahui publik, tapi saya gak berani nyebutnya," tambah Qodari.

Qodari pun mengatakan seharusnya paslon yang kalah harus bisa menerima hasil Pemilu 2024 dan tidak menciptakan narasi-narasi liar.

"Kembali ke mas Hasto karena sedang ramai kan yah. Sebenarnya gak masuk akal, pertama proses pemilu diawasi banyak orang, TPS banyak saksi dari paslon dan partai. Kedua, hasil sirekap dengan manual itu juga semua ada dasarnya, yakni formulir C1. Bisa dicek formulir C1 itu,"

"Ada juga hasil quick qount dan saya haqul yakin orang yang memahami hasil quick qount itu yah mas Hasto karena dia kan sekjen PDIP, hari-hari ngurusin Pilkada dan quick qount," jelas Qodari.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto menilai bahwa Pemilu 2024 merupakan perpaduan sempurna dari seluruh kecurangan yang terjadi dalam Pemilu 1971 era Orde Baru dan Pemilu tahun 2009 era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Hasto menyebut kecurangan Pemilu 2024 terjadi dari hulu ke hilir, mulai dari rekayasa di Mahkamah Konstitusi (MK) hingga pengerahan aparat negara untuk pemenangan salah satu calon.

Hal itu disampaikan Hasto saat diskusi publik bertajuk 'Sirekap dan Kejahatan Pemilu 2024, Sebuah Konspirasi Politik' di Sekretariat Barikade 98, Cikini, Jakarta Pusat, Senin (18/3/2024).

"Itu sudah saya sampaikan dalam wawancara kami dengar kecurangan hulu hilir tidak boleh dibiarkan. Kami telah menyatakan Pemilu 2024 ini merupakan perpaduan antara apa yang terjadi pada pemilu 1971 dan pemilu 2009. Perpaduan sempurna," kata Hasto.

"Kalau dulu (Pemilu 1971 dan 2009) menggunakan instrumen kekerasan yang dilakukan oleh ABRI dengan sumber daya, yang tidak terbatas. Saat ini pun juga sama dilakukan oleh instrumen negara yang seharusnya netral dengan sumber-sumber daya dari negara," kata Hasto dalam diskusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Soenarko eks Danjen Kopassus Berani Tunjuk Jokowi Dalang Kecurangan Pilpres 2024, Ternyata Dulu Loyalis Prabowo

Profil Soenarko eks Danjen Kopassus Berani Tunjuk Jokowi Dalang Kecurangan Pilpres 2024, Ternyata Dulu Loyalis Prabowo

Lifestyle | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:53 WIB

Bukan di Pilpres 2024, Gibran Mau Mengalah untuk Urusan Ini

Bukan di Pilpres 2024, Gibran Mau Mengalah untuk Urusan Ini

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:52 WIB

Sindiran Satire Rocky Gerung kepada Jokowi: Dia Kepala Keluarga yang Bagus

Sindiran Satire Rocky Gerung kepada Jokowi: Dia Kepala Keluarga yang Bagus

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 10:45 WIB

Terungkap! Rocky Gerung Blak-blakan Pilihannya di Pilpres 2024, Coblos Anies atau Golput?

Terungkap! Rocky Gerung Blak-blakan Pilihannya di Pilpres 2024, Coblos Anies atau Golput?

News | Selasa, 19 Maret 2024 | 09:02 WIB

Pilpres 2024 Diyakini Satu Putaran, Analis Minta Ganjar dan Anies Move On

Pilpres 2024 Diyakini Satu Putaran, Analis Minta Ganjar dan Anies Move On

Kotak Suara | Selasa, 19 Maret 2024 | 08:46 WIB

Terkini

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

Ribuan Warga Menonton Kirab Budaya Napak Tilas Padjadjaran, KDM: Berdampak Positif bagi Ekonomi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:17 WIB

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

Jakarta Catat 6 Suspek Hantavirus, Aktivitas Bersih-Bersih Rumah Bisa Jadi Pemicu Paparan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:51 WIB

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

Guntur Romli Soal Ucapan 'Rakyat Desa Tak Pakai Dolar': Kalau di Cerdas Cermat, Skornya Minus 5

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:43 WIB

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

Bagi Masyarakat Adat Malaumkarta, Egek Jadi Ritual Menjaga Laut dari Ancaman Eksploitasi

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:28 WIB

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

Aturan Pilah Sampah DKI Dikritik, Mengapa Beban Lebih Banyak ke Warga?

News | Senin, 18 Mei 2026 | 11:11 WIB

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

Pramono Anung Pasang Mata di Seluruh Jakarta, Tawuran dan Kriminalitas Diburu CCTV

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:57 WIB

Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan

Batal Diperiksa Hari Ini untuk Kasus Haji, Muhadjir Effendy Minta KPK Tunda Jadwal Pemeriksaan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:57 WIB

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

DPR Sebut Pernyataan Prabowo soal 'Rakyat di Desa Tak Pakai Dolar' untuk Menenangkan Masyarakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:44 WIB

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

Prabowo Serahkan Alpalhankam Generasi Baru ke TNI AU: Ada Jet Tempur Rafale hingga Radar Canggih

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:33 WIB

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

Isu Kompor hingga Sepatu Sekolah Rakyat Digoreng, Gus Ipul: Kemensos Babak Belur di Medsos

News | Senin, 18 Mei 2026 | 10:31 WIB