Ramai Tagar Indramayu di Twitter, Pengemis Sapu Lidi Banjir Kritikan Publik

Muhammad Ilham Baktora

Sabtu, 06 April 2024 | 20:23 WIB
Ramai Tagar Indramayu di Twitter, Pengemis Sapu Lidi Banjir Kritikan Publik
Tangkapan layar sejumlah pengemis membawa sapu lidi untuk mengais uang koin dari pemudik yang memberikan ketika melintas di jalan raya. (Twitter/@hahingang_)

Suara.com - Baru-baru ini media sosial ramai dengan tagar Indramayu. Bukan tanpa alasan, saat musim mudik lebaran 2024 ini banyak masyarakat pembawa sapu lidi yang berjejer di sekitar Jembatan Sawo yang berbatasan dengan Kabupaten Indramayu dan Subang di Jalur Pantura, Jawa Barat.

Bukan tanpa alasan sapu lidi itu dibawa oleh sejumlah orang. Usut punya usut, masyarakat tersebut adalah pengemis dadakan yang biasa memanfaatkan musim mudik untuk meminta uang dari pengendara yang melintas di sekitar Jembatan Sawo.

Tagar Indramayu, menjadi trending topic kedua beberapa waktu lalu. Beberapa video juga menunjukkan sejumlah pengemis yang sedang meminta uang dengan melambaikan sapu lidinya.

Mengutip akun @hahingang_, Sabtu (6/4/2024), tak hanya orang tua, ada juga anak kecil bahkan remaja yang ikut berbaris sambil melambaikan sapu lidinya berharap pemudik memberikan uang.

Baca Juga:

Intip Potret Hedon Riri Khasmita Eks ART Ibu Nirina Zubir, Tenteng Tas Gucci hingga Liburan Bareng Suami

Netizen Dukung KPI Beri Teguran Acara SauRans Keluarga Raffi Ahmad: Akhirnya..

Pemandangan itu nyaris ditemukan ketika musim mudik seperti saat ini. Bahkan tahun 2024 ini dianggap cukup masif pengemis yang berjejer di sepanjang jalan tersebut.

Akibatnya tak sedikit netizen yang mengecam tindakan tersebut. Meski sudah menjadi tradisi, beberapa orang beranggapan hal itu cukup berbahaya. Bahkan menanyakan bagaimana peran pemerintah dan dinas sosial setempat.

"Sekarang sampai berdiri di jalan gitu ya? biasanya kalau lewat situ cuma pada duduk-duduk doang," sebut salah satu netizen.

"Gara-gara orang ini banyak orang Indramayu yang malu," kata lainnya.

"Jujur di daerah kampungku juga masih ada sih, tapi kalau udah sebanyak ini jatohnya udah ganggu," kata lainnya.

Namun adapun netizen yang menjelaskan opininya bahwa memang ada budaya malas yang melekat di wilayah tersebut. Akhirnya masyarakat memilih untuk mengemis.

"Indramayu penyumbang terbanyak TKW di Jawa Barat, alasannya karena apa?. Yak, suaminya malas cari kerja. Endingnya, angka perceraian tinggi, nampak mental malas dan mengemis sudah melekat," kata lainnya menjelaskan.

Terlepas dari pro dan kontra di media sosial, pemandangan ini seakan sudah menjadi budaya di wilayah tersebut. Bahkan pihak berwenang sudah pernah menertibkan dengan menyita sapu lidi yang dibawa warga.

Kendati begitu, kondisi ini justru menjadi kucing-kucingan antara pengemis dan petugas setempat. Namun di kasus yang sama dengan situasi berbeda, pihak polisi bahkan membiarkan dan tetap mengimbau warga tersebut untuk tidak terlalu nekat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Ngeri-Ngeri Sedap: Potret Keluarga, Tradisi, dan Pentingnya Saling Memahami

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 13:30 WIB

25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial

25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial

News | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 15:00 WIB

Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu

Sukses Lipat Gandakan Hasil Panen, Lucky Hakim Bongkar Kunci Sukses Pertanian Indramayu

Entertainment | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 15:47 WIB

Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII

Kirab Gunungan Meriahkan Grebeg Maulud di TMII

Foto | Selasa, 25 Agustus 2026 | 18:19 WIB

Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut

Tradisi Menginang saat Maulid Nabi dan 5 Manfaatnya untuk Kesehatan Mulut

Your Say | Senin, 24 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Keberanian Gen Z Mendobrak Tradisi: Mewarisi Tak Harus Mengikuti

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Menghidupi Kembali Tradisi Lokal: Menjaga Rinjani Lewat Sembeq Buraq

Menghidupi Kembali Tradisi Lokal: Menjaga Rinjani Lewat Sembeq Buraq

Lifestyle | Rabu, 19 Agustus 2026 | 14:02 WIB

Merdeka Jadi Modern Tanpa Lupa Asal-Usul: Masih Bisa Bangga Punya Budaya Lokal?

Merdeka Jadi Modern Tanpa Lupa Asal-Usul: Masih Bisa Bangga Punya Budaya Lokal?

Your Say | Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:13 WIB

Perempuan Diduga ODGJ Teriak-Teriak dan Ingin Peluk Bupati Indramayu saat Upacara HUT RI

Perempuan Diduga ODGJ Teriak-Teriak dan Ingin Peluk Bupati Indramayu saat Upacara HUT RI

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2026 | 11:09 WIB

Terkini

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

Diplomat Indonesia Walk Out saat Benjamin Netanyahu Pidato di Majelis Umum PBB

News | Jum'at, 25 September 2026 | 07:17 WIB

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Seni Mematikan Notifikasi: Saat Ketenangan Menjadi Kemewahan Baru bagi Gen Z

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 07:15 WIB

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Sidak Ombudsman Ungkap 11 Rumah Dinas di Lapas Cibinong

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 07:00 WIB

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

Nakhoda KM Virgo Transport 8 Jadi Sorotan, Ini Tanggung Jawab Kapten Menurut UU Pelayaran

News | Jum'at, 25 September 2026 | 06:45 WIB

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Seberapa Irit Xpander Cross Hybrid? Belum Hadir di Indonesia, Segini Harganya

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 06:30 WIB

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Dilema Memburu Pemangsa: Eksekusi Jurnalisme Investigasi yang Tergilas Bumbu Supranatural

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 06:15 WIB

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Bulu Tangkis Sumbang Emas Perdana Indonesia di Asian Games 2026

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 06:00 WIB

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Petani Rumput Laut Takalar Naik Kelas! Catat Usaha Lewat HP, Akses Modal Makin Gampang

Sulsel | Jum'at, 25 September 2026 | 05:41 WIB

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Program 1 Polis 1 Mangrove Generali Tembus 20.000 Pohon

Foto | Jum'at, 25 September 2026 | 05:00 WIB

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Dua Pulau Baru Muncul di Dekat Anak Krakatau, Apakah Ini Pusat Erupsi Baru?

Sumsel | Kamis, 24 September 2026 | 23:37 WIB

×