Dugaan Penyebab Bentrokan TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong

M Nurhadi | Suara.com

Minggu, 14 April 2024 | 18:38 WIB
Dugaan Penyebab Bentrokan TNI AL dan Brimob di Pelabuhan Sorong
Bentrokan TNI AL vs Brimob di Sorong [Ist/X]

Suara.com - Bentrokan antara anggota TNI AL dan Personel Batalion B Pelopor Brimob terjadi di Pelabuhan Sorong, Papua Barat Daya, pada Minggu (14/4/2024) sekitar pukul 09.30 WIT.

Dalam video viral yang beredar di media sosial menunjukkan lokasi bentrokan di pintu keberangkatan penumpang. Sejumlah anggota TNI AL mengalami luka-luka, bahkan ada yang tergeletak akibat insiden tersebut. Kejadian diduga terjadi karena salah paham antara anggota TNI AL dan Brimob.

Awalnya, anggota Pomal dari TNI menjaga Kapal Sinabung di pelabuhan, ketika anggota Brimob tanpa mengenakan seragam mencoba masuk ke kapal. Mereka ingin mengantar keluarganya dan meminta izin kepada anggota TNI AL yang bertugas di sana.

Anggota TNI AL dalam narasi yang terlihat lantas menegur anggota Brimob yang ingin masuk ke kapal. Kesalahpahaman muncul, dan anggota Pomal mendapat pukulan dari anggota Brimob. 

Sebagai balasan, anggota TNI AL memberikan pukulan balik, memicu perkelahian. Anggota Brimob segera menghubungi teman-temannya, sekitar 10-15 orang datang ke Pelabuhan Sorong.

Mereka langsung masuk ke terminal penumpang, memicu bentrokan dengan anggota TNI AL di ruang tunggu Keberangkatan Kantor Pelindo IV Sorong.

Perkelahian keduanya sempat dilerai oleh anggota Polsek setempat. Namun, perkelahian terus berlanjut karena tensi yang tinggi.

Sementara, merujuk pada video terkait, terlihat anggota TNI berupaya melindungi diri di lokasi kejadian untuk menghindari eskalasi bentrokan yang semakin memanas.

Dalam video yang diposting oleh pihak Brimob, terlihat salah satu anggota polisi mengalami luka kepala, yang membuat anggota lainnya yang merekam video tersebut ingin melaporkannya kepada komandannya karena diserang oleh anggota TNI.

Kemudian, sejumlah pejabat seperti Dirpolair, Danyon Marinir, Danyon B Brimob, Danden Pomal Lantamal, KSOP, dan Kapolsek Kawasan Pelabuhan Sorong tiba di lokasi untuk meredakan situasi bentrokan yang memanas.

Meskipun keadaan sudah tenang antara puluhan anggota Brimob dan TNI AL, tiba-tiba seorang anggota Samapta diserang oleh anggota TNI AL. Upaya mediasi dari anggota Polri sekitar tidak berhasil, dan sayangnya, situasi tersebut berujung pada korban dari kedua belah pihak.

"Izin melapor komandan, saat ini kami diserang oleh sejumlah anggota TNI, mohon izin bantuan komandan," ujar seorang anggota Brimob di dalam suara video tersebut.

Dalam video lain, terlihat anggota TNI, salah satunya terkapar dengan luka parah di bagian kanan kepalanya yang sudah berdarah. Seorang anggota TNI menyebutkan bahwa kondisi tersebut sebagai akibat dari aksi Brimob.

Setelah insiden, Dirpolair segera mengambil inisiatif untuk mendamaikan kedua belah pihak di Polresta Sorong Kota.

Masing-masing perwira tinggi dari dua pihak juga sudah melakukan mediasi dan patroli bersama sebagai tindakan pencegahan agar tidak terjadi provokasi lebih lanjut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi! TNI-AL Beli Kapal Selam Scorpene-class Buatan Galangan Asal Prancis

Resmi! TNI-AL Beli Kapal Selam Scorpene-class Buatan Galangan Asal Prancis

Your Say | Kamis, 04 April 2024 | 10:47 WIB

Fakta Iwan Eks Casis Bintara Dibunuh Oknum TNI AL: Harta Dikuras, Keluarga Baru Tahu Setahun Kemudian

Fakta Iwan Eks Casis Bintara Dibunuh Oknum TNI AL: Harta Dikuras, Keluarga Baru Tahu Setahun Kemudian

News | Minggu, 31 Maret 2024 | 18:24 WIB

Eks Casis Bintara di Nias Dibunuh Oknum Anggota TNI AL, Mayat Dibuang ke Padang

Eks Casis Bintara di Nias Dibunuh Oknum Anggota TNI AL, Mayat Dibuang ke Padang

News | Sabtu, 30 Maret 2024 | 16:44 WIB

Diposting oleh Akun Kemhan RI, Ini Profil KCR-60 Sampari-class TNI-AL

Diposting oleh Akun Kemhan RI, Ini Profil KCR-60 Sampari-class TNI-AL

Your Say | Selasa, 26 Maret 2024 | 19:29 WIB

Cara Daftar dan Lokasi Mudik Gratis Pakai Kapal Perang Kementerian Pertahanan

Cara Daftar dan Lokasi Mudik Gratis Pakai Kapal Perang Kementerian Pertahanan

News | Minggu, 24 Maret 2024 | 22:19 WIB

Dua Anggota Polri Gugur dan Senjata Dirampok TPNPB-OPM, Jenazah Korban Baru Bisa Dievakuasi Jumat

Dua Anggota Polri Gugur dan Senjata Dirampok TPNPB-OPM, Jenazah Korban Baru Bisa Dievakuasi Jumat

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 13:37 WIB

Terkini

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

Warga Palestina Dipaksa Bongkar Makam Keluarga, PBB Kecam Tindakan Israel di Tepi Barat

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:50 WIB

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

Gelombang Panas Picu Krisis Pangan, Dunia Mulai Cari Cara Bertahan

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:37 WIB

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

Kronologi Kebakaran Maut Sunter Agung: Tetangga Bantu Pakai APAR, 4 Nyawa Tak Tertolong

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:20 WIB

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

Pemilahan Sampah di Jakarta Mulai Diterapkan, Sejauh Mana Kesiapan di Lapangan?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:18 WIB

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

Muncul 23 Kasus Hantavirus di Indonesia, Apakah Mematikan Seperti di Kapal Pesiar MV Hondius?

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:16 WIB

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

Negara Rugi Rp25 Triliun, Direktur PIS Arief Sukmara Divonis 6 Tahun Penjara

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:14 WIB

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

Dugaan Pelanggaran HAM di Torobulu, Warga Terpaksa Mengungsi Akibat Tambang

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:09 WIB

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

Ketika PAM Jaya Minta Maaf di Tengah Jalan Jakarta yang Semrawut

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 11:04 WIB

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

Satu Keluarga Jadi Korban Kebakaran Maut di Sunter Agung, 4 Orang Meninggal Dunia

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:52 WIB

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

Bukan Bebas Murni, Mengenal Apa Itu Tahanan Rumah yang Kini Dijalani Nadiem Makarim

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 10:47 WIB