Gempar Serangan Iran ke Israel Disebut Picu Perang Dunia Ketiga, Apakah Ini Prediksi yang Dimaksud oleh Lord Rangga?

Galih Priatmojo

Minggu, 14 April 2024 | 20:55 WIB
Gempar Serangan Iran ke Israel Disebut Picu Perang Dunia Ketiga, Apakah Ini Prediksi yang Dimaksud oleh Lord Rangga?
Serangan udara Iran ke Israel yang dilakukan pada Sabtu (13/4/2024) malam. [Akun X @Brics_Dollar]

Suara.com - Ketegangan terjadi seusai Iran membombardir Tel Aviv, Israel. Banyak pihak yang menyebut peristiwa itu sebagai pemicu perang dunia ketiga.

Diketahui, pada Minggu (14/4/2024) dinihari media sosial terutama di Twitter dipenuhi dengan video yang memperlihatkan ratusan drone dan rudal yang dilesakkan Iran ke pusat kota Israel di Tel Aviv.

Terlihat dalam video yang beredar, rentetan serangan rudal Iran dihadang penangkis iron dome milik Israel.

Serangan yang mengejutkan itupun oleh banyak pihak disinyalir bakal jadi pemicu terjadinya perang dunia ketiga.

Kabar kemunculan perang dunia ketiga itu mengingatkan pernyataan Edi Raharjo atau yang lebih kondang dengan nama Rangga Sasana alias Lord Rangga.

Sosok yang sempat mengklaim sebagai petinggi Sunda Empire itu pernah menyebut soal potensi terjadinya perang nuklir, soal penataan kembali dunia hingga saat ini sedang berada di dunia ketiga.

Tak sedikit publik yang penasaran mengkaitkan pernyataan Lord Rangga itu dengan friksi yang terjadi antara Iran dengan Israel yang merujuk akan adanya perang dunia ketiga.

"Bahwa prinsip poin, dunia ini harus ditata kembali. Dan kita memasuki dunia tiga, Itu saja poinnya. Kalau enggak ada yang mau nata siapa mau peduli itu nuklir diledakkan. Sementara mereka istri dan anak-anaknya diselamatkan. Ada yang berani melawan 10 itu? Siapa yang berani teriak melawan bahwa hukum undang-undang harus dihidupkan," ungkapnya saat masih hidup.

Video lama Lord Rangga yang menyebut soal dunia tiga itupun ramai jadi perbincangan.

"Ini orang sebenarnya bisa memikirkan apa yang terjadi kedepan melalui kecenderungan. Sayangnya kita terlalu tertutup untuk menerima pendapat yang mindblowing seperti dari Lord Rangga. Sebenarnya sangat sayang sekali ketika dulu beliau dipolisikan," kata pateo.

baca juga

"Kita kehilangan org dri masa depan," tulis ian.

"Mereka dulu mentertawakan sekarang menyesalinya," tulis yunus.

Sementara itu, bila dirunut, aksi serbuan Iran ke Israel sebagai aksi balasan dua pekan sebelumnya setelah Konsulat Iran di Damaskus digempur Israel.

Kejadian itu menewaskan sejumlah perwira militer Iran termasuk diantaranya komandan pasukan Quds Mohammad Reza Zahedi.

Atas peristiwa itu, Iran pun membalas dengan serangan yang diberi nama Operasi Janji Pasti.

Korps Garda Revolusi Islam Iran menyebut serangan rudal dan drone yang ditujukan ke wilayah tertentu di Israel itu juga sekaligus sebagai sikap atas kejahatan berulang yang dilakukan Israel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Luncurkan Ratusan Drone dan Rudal ke Israel, Berapa Anggaran Militer Iran?

Luncurkan Ratusan Drone dan Rudal ke Israel, Berapa Anggaran Militer Iran?

News | Minggu, 14 April 2024 | 19:45 WIB

Dibantu AS, Israel Klaim Berhasil Hentikan 99 Persen Serangan Drone dan Rudal Iran

Dibantu AS, Israel Klaim Berhasil Hentikan 99 Persen Serangan Drone dan Rudal Iran

News | Minggu, 14 April 2024 | 18:14 WIB

Cak Imin Masih Lebaran Idul Fitri Tetiba Ditanya Serangan Iran ke Israel

Cak Imin Masih Lebaran Idul Fitri Tetiba Ditanya Serangan Iran ke Israel

News | Minggu, 14 April 2024 | 18:06 WIB

Terkini

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

Salju Abadi Terakhir di Papua Terus Menyusut, Kini Tinggal 2 Persen dari Luas 1988

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:30 WIB

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Haji Isam Masuk BYAN, RKAB 3 Tambang Dikabarkan Segera Terbit

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:28 WIB

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Cara Menghilangkan Bau Basi Membandel di Magic Com, Cek Bagian Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:27 WIB

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel, Kapan Sidang?

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:24 WIB

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Bara Tersembunyi di Tumpukan Bahan Baku, Kebakaran Gudang Mojokerto Masuk Hari Kedua

Jabar | Jum'at, 18 September 2026 | 11:19 WIB

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

Bikin Dada Bergetar, Dokter Ungkap Suara Sound Horeg Picu Denyut Jantung dan Tensi Naik

News | Jum'at, 18 September 2026 | 11:18 WIB

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Dino Patti Djalal: Sebenarnya Ada Alat Pendeteksi Kebakaran di Istana, Presiden Bisa Pantau

Video | Jum'at, 18 September 2026 | 11:17 WIB

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini

Lifestyle | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Euforia Haji Isam Masuk BYAN, Moodys Malah Pasang Outlook Negatif

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bulog Optimalkan 2 Jurus Penugasan Pemerintah untuk Kendalikan Harga Beras

Bisnis | Jum'at, 18 September 2026 | 11:13 WIB

×