Timur Tengah Memanas, Menlu Retno Jalin Upaya Diplomatik Dorong Negara-negara Tahan Diri

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 16 April 2024 | 14:09 WIB
Timur Tengah Memanas, Menlu Retno Jalin Upaya Diplomatik Dorong Negara-negara Tahan Diri
Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi. (tangkap layar)

Suara.com - Meningkatnya ekskalasi di Timur Tengah usai serangan yang dilancarkan Iran ke Israel pada Sabtu (13/4/2024) malam tidak membuat Indonesia tinggal diam.

Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengemukakan bahwa Indonesia telah menjalin komunikasi dengan menteri maupun wakil menteri sejumlah negara.

Retno memandang perlu melakukan upaya diplomatik dengan sejumlah negara. Ia mengingatkan eskalasi konflik di Timur Tengah tidak akan membawa manfaat bagi siapapun.

"Saya melakukan komunikasi baik melalui telepon, exchanges of messages dan sebagainya dengan Menteri Luar Negeri Iran, dengan Menteri Luar Negeri Saudi Arabia, Yordania, Mesir, UAE, Uni Eropa, Jerman, Belanda dan juga dengan Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat," kata Retno di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (16/4/2024).

Retno mengatakan bahwa komunikasi dengan Wamenlu AS telah dilakukan pada Selasa pagi hari ini.

"Tadi pagi, Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat menelepon saya dan kita melakukan berdiskusi mengenai situasi perkembangan di Timur Tengah," ujarnya.

Melalui komunikasi diplomatik yang terjalin, Retno menyampaikan sejumlah hal. Pertama, kepada pihak terkait langsung, Retno meminta agar mereka menahan diri dan de-eskalasi.

"Pentingnya dilakukan de-eskalasi," kata Retno.

Sementara kepada negara-negara lain, Retno mendorong agar mereka menggunakan pengaruh masing-masing untuk mencegah eskalasi kembali terjadi.

"Jadi komunikasi antara para menteri luar negeri terus dilakukan. Sekali lagi agar pihak-pihak terkait menahan diri dan tidak terjadi eskalasi," kata Retno.

Komunikasi diplomatik yang dilakukak Retno sesuai berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo atau Jokowi. Retno menyampaikan bahwa kepala negara berpesan untuk terus melalukan upaya diplomatik agar semua pihak menahan diri dan eskalasi tidak terjadi.

Sementara mengenai perlindungan terhadap warga negara Indonesia (WNI) yang berada di wilayah-wilayah konflik di Timur Tengah, Retno menyampaikan bahwa pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan kedutaan besar Indonesia.

Bahkan, Kemlu juga sudah membuka hotline KBRI yang dipasang di akun X Kementerian Luar Negeri.

"Dan kita juga sudah melakukan engagement langsung dengan WNI yang berada di Iran dan juga di Israel pada tanggal 14 April untuk memberikan hal-hal apa yang mereka dapat dilakukan jika terjadi sesuatu atau jika eskalasi terus meningkat," mata Retno.

"Jadi intinya itu teman-teman, sekali lagi kita pantau dari dekat, kita waspada, dan kita terus lakukan upaya diplomatik agar masing-masing pihak menjaga, menahan diri, self restrain, dan kita mencoba untuk bicara dengan sebanyak mungkin pihak untuk menggunakan pengaruhnya agar eskalasi tidak terjadi," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Begini Penampakan Langit Israel yang Dipenuhi Rudal Iran

Ngeri! Begini Penampakan Langit Israel yang Dipenuhi Rudal Iran

Foto | Senin, 15 April 2024 | 13:02 WIB

Pasca Iran Serang Israel, Kemlu Sebut Tak Ada WNI yang Terdampak

Pasca Iran Serang Israel, Kemlu Sebut Tak Ada WNI yang Terdampak

Video | Senin, 15 April 2024 | 07:00 WIB

Serangan Iran Tak Buat Israel Kapok Ganggu Palestina, Mer-C Indonesia: Korban Masih Terus Berjatuhan

Serangan Iran Tak Buat Israel Kapok Ganggu Palestina, Mer-C Indonesia: Korban Masih Terus Berjatuhan

News | Minggu, 14 April 2024 | 21:04 WIB

Terkini

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

Dokter Rumah Horor yang Pernah Gegerkan AS Tewas Misterius saat Jalani Hukuman Seumur Hidup

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 23:30 WIB

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

Kondisi Terkini Wanita yang Coba Akhiri Hidup di Dekat Istana, Masih Dirawat Intensif di RSCM

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 22:10 WIB

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB