Projo Setuju Nasihat Luhut ke Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan

Erick Tanjung, Novian Ardiansyah

Selasa, 07 Mei 2024 | 15:23 WIB
Projo Setuju Nasihat Luhut ke Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan
Menkominfo sekaligus Ketum Projo Budi Arie Setiadi saat ditemui wartawan di Istana. (Suara.com/Novian)

Suara.com - Relawan Pro-Jokowi (Projo) senada dengan Presiden Joko Widodo soal pesan Luhut Binsar Pandjaitan kepada Prabowo Subianto mengenai orang toxic.

Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi mengatakan, pesan Menko Maritim dan Investasi itu kepada presiden terpilih merupakan sebuah nasihat bagus. Pesan tersebut diketahui agar Prabowo tidak membawa orang toxic di pemerintahannya mendatang.

"Pokoknya itu nasihat yang bagus dari Pak Luhut," kata Budi di Tapos, Depok, Selasa (7/5/2024).

Adapun toxic menurut Projo, disampaikan Budi, merupkan pihak yang anti terhadap rakyat. Sebaliknya, pihak-pihak yang berada di dalam pemerintahan harus mereka yang pro terhadap rakyat.

"Toxic itu yang antirakyat versi Projo, toxic itu yang antirakyat karena kita kan berada di garis rakyat. Kalau tidak di garis rakyat apa artinya? Harus pro rakyat. Pokoknya yang antirakyat, toxic," ujar Budi.

Sebelumnya, Jokowi setuju dengan pesan Menko Marves Luhut kepada presiden terpilih Prabowo. Luhut berpesan agar Prabowo tidak membawa orang toxic masuk ke pemerintahan.

"Udah bener dong. Bener, bener," kata Jokowi di Balai Besar Pengujian Perangkat Telekomunikasi, Depok, Jawa Barat.

Meski demikian, Jokowi tidak tahu menahu arah pesan Luhut terkait orang toxic tersebut mengarah ke siapa. Ia meminta hal tersebut ditanyakan langsung kepada Luhut.

"Ya ditanyakan kepada Pak Luhut," kata Jokowi.

baca juga

Seperti diketahu Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan pesan kepada Prabowo Subianto soal pemerintahan ke depan. Luhut meminta Prabowo untuk tidak membawa orang 'toxic' ke kabinetnya.

Luhut tidak menyampaikan secara jelas siapa orang 'toxic' yang dimaksudnya. Menurut Luhut, kehadiran orang itu akan sangat merugikan Indonesia.

"Saya katakan (buat Prabowo) jangan membawa orang-orang toxic ke dalam pemerintahan Anda, karena itu akan sangat merugikan kita (Indonesia)," kata Luhut saat memberikan sambutan acara Jakarta Futures Forum di Hotel JW Marriot, Jakarta, Jumat (3/5).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Curigai PDIP Sengaja Tak Pajang Foto Jokowi karena Kalah Pilpres, Projo Murka: Lecehkan Presiden!

Curigai PDIP Sengaja Tak Pajang Foto Jokowi karena Kalah Pilpres, Projo Murka: Lecehkan Presiden!

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 13:00 WIB

Jokowi Setuju Pesan Luhut Kepada Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan!

Jokowi Setuju Pesan Luhut Kepada Prabowo: Jangan Bawa Orang Toxic ke Pemerintahan!

News | Selasa, 07 Mei 2024 | 11:09 WIB

Eko Patrio Dijagokan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo Subianto, Bakal Lebih Cuan Dibanding Saat Jadi DPR?

Eko Patrio Dijagokan Jadi Menteri di Kabinet Prabowo Subianto, Bakal Lebih Cuan Dibanding Saat Jadi DPR?

Lifestyle | Selasa, 07 Mei 2024 | 11:10 WIB

Terkini

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:49 WIB

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:39 WIB

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:22 WIB

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu

Sumsel | Selasa, 28 Juli 2026 | 23:11 WIB

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung

Jabar | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:50 WIB

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Health | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:40 WIB

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:12 WIB

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 22:06 WIB

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup

Bogor | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:59 WIB

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 21:48 WIB

×