Kejanggalan Persidangan Kasus Vina Cirebon: Sidang Tertutup hingga Misteri 3 DPO

Galih Prasetyo

Minggu, 19 Mei 2024 | 13:14 WIB
Kejanggalan Persidangan Kasus Vina Cirebon: Sidang Tertutup hingga Misteri 3 DPO
Foto Film Vina Sebelum 7 Hari (IMDb)

Suara.com - asus pembunuhan dan pemerkosaan terhadap Vina di Cirebon memasuki babak baru. Pengacara dua dari delapan terdakwa yang telah divonis di kasus ini, Titin Prialianti membongkar sejumlah kejanggalan selama proses persidangan.

Titin menerangkan bahwa apa yang ia sampaikan ialah fakta persidangan yang ternyata berlangsung tertutup. Di awal Titin menjelaskan awal ditemukannya dua korban, Vina dan kekasihnya Eki.

"Laporan awalnya ini kecelakaan. Saya kembali lagi bicara fakta persidangan. Polisi yang menemukan dari Polsek Talau, namanya Pak Suja. Dia datang ke TKP karena dilaporkan pada pukul 22:00 WIB terjadi kecelakaan lalu lintas, ada dua orang terkapar," jelasnya Titin seperti dikutip dari Youtube Diskursus, Minggu (19/5).

Baca juga:

Titin menjelaskan anggota kepolisian Polsek Talau yang bernama Suja itu langsung olah TKP. Menurut Titin, Suja menemukan dua genangan darah di bawah tubuh kedua korban. Hal ini kata Titin juga terungkap di persidangan.

Selain itu, Suja juga menemukan serpihan daging di antara celah penerangan jalan umum di sekitar TKP. "Dia (Suja) mengasumsikan serpihan daging itu milik korban. Ini yang terungkap di persidangan," jelas Titin.

Titin menegaskan di awal olah TKP memang dilakukan oleh pihak Polsek Talau. Setelah itu, ayah dari Eki yang kemudian diketahui ialah anggota Polisi dihubungi oleh Suja. Ayah dari Eki itu kata Titin kemudian datang ke rumah sakit.

Sekitar tanggal 29 Agustus 2016, ayah dari Eki kata Titin mendatangi Polsek Talau untuk melihat kondisi motor anaknya. Ia curiga karena kondisi motor yang tidak rusak.

Ayah Eki lanjut Titin di persidangan mengatakan bahwa dirinya sempat datang dan menyelidiki lokasi TKP. Mundur 500 meter ke belakang arah TKP, kata Titin, ayah Eki bertemu dengan dua orang bernama Aep dan Dede.

baca juga

Baca juga:

"Aep dan Dede itu bukan warga asli situ. Mereka karyawan tempat cuci mobil sekitar situ. Dia (ayah Eki) tanya ke dua orang itu, ada gak yang kejar-kejaran motor saat malam minggu (26 Agustus 2016). Dia kasih foto motor, Aep dan Dede bilang iya ada. Dan mereka mengatakan salah satu pengendara motor yang mengejar memakai hansaplast. Hal ini juga disampaikan ke persidangan," jelas Titin.

Titin juga menjelaskan soal miste tiga tersangka di kasus ini yang selama 8 tahun masih buron. Titin mengatakan bahwa sebagai pengacara dari 2 dari 8 terdakwa ia tidak mengetahui bahwa ada tiga pelaku masih buron dan berstatus DPO.

"Kalau DPO kan yang menetapkan di kepolisian. Saya tidak tahu ada DPO atau tidak. Tapi yang pasti nama-nama (DPO) yang disebutkan oleh delapan orang itu tidak saling mengenal," kata Titin.

Titin menjelaskan bahwa 7 dari 8 terdakwa yang divonis tersebut bertempat tinggal di jalan perjuangan Cirebon, lokasi tempat pembunuhan Vina, depan SMP 11 Kali Tanjung. Ketujuh orang itu kata Titin saling bertetangga.

"Saya bicaranya berdasarkan fakta hukum di persidangan karena waktu itu kan tertutup. Saya hanya bicara fakta hukum di persidangan. Jadi di persidangan itu, semua terdakwa 8, yang tujuh itu tetangga. Rumahnya sekitar jalam Perjuangan. Yang satu namanya Rifaldi, dia sebetulnya dalam perkara lain, perkara sajam," tambah Titin.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Masih Buron, Berikut Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Menurut Polisi

Masih Buron, Berikut Ciri-ciri Pelaku Pembunuhan Vina Cirebon Menurut Polisi

Video | Minggu, 19 Mei 2024 | 12:20 WIB

Pakar Geram Cara Polisi Investigasi Kasus Vina, Jawaban Direskrimum Polda Jabar Tuai Kritik

Pakar Geram Cara Polisi Investigasi Kasus Vina, Jawaban Direskrimum Polda Jabar Tuai Kritik

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 08:38 WIB

Babak Baru Kasus Vina Cirebon: Satu Pelaku Saka Tatal Klaim Korban Salah Tangkap

Babak Baru Kasus Vina Cirebon: Satu Pelaku Saka Tatal Klaim Korban Salah Tangkap

News | Minggu, 19 Mei 2024 | 08:11 WIB

Bongkar Kejanggalan Kasus Vina Cirebon, Hotman Paris: Kok Orangtuanya Enggak Diperiksa?

Bongkar Kejanggalan Kasus Vina Cirebon, Hotman Paris: Kok Orangtuanya Enggak Diperiksa?

Entertainment | Sabtu, 18 Mei 2024 | 21:40 WIB

Terawang Nasib 3 Pelaku Buron Kasus Vina Cirebon, Wirang Birawa: Sebentar Lagi Tertangkap

Terawang Nasib 3 Pelaku Buron Kasus Vina Cirebon, Wirang Birawa: Sebentar Lagi Tertangkap

Entertainment | Sabtu, 18 Mei 2024 | 20:40 WIB

Terkini

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:18 WIB

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

Harga Minyak Dunia Turun, Pemerintah Jelaskan Alasan Pertamax Belum Ikut Murah

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:10 WIB

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

Sony Sonjaya Ungkap Peran Nanik S Deyang Dalam Perkara Dugaan Korupsi MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:02 WIB

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

Sony Sonjaya 'Bernyanyi', Dugaan Pengadaan CCTV Rp300 Miliar Muncul di Kasus MBG

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:57 WIB

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

Jadi Korban Hanania Grup, Uang Muka Haji Plus Davina Karamoy 10.000 USD Terancam Hangus

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:43 WIB

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

Kursi Dirut PLN Digoyang Isu Reshuffle, Danantara Beri Sinyal RUPSLB Digelar!

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:38 WIB

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

Hotel Sultan Dieksekusi, Dasco Minta Kemensetneg Akomodir Nasib Para Karyawan

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:24 WIB

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

KPK Tegaskan Tak Hentikan Penyelidikan Kasus MBG Meski Kejagung Sudah Tetapkan Tersangka

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:17 WIB

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

Usai 10 Jam Diperiksa, Sony Sonjaya Keluar dengan Kepala Tegak Tanpa Sepatah Kata

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:01 WIB

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

Direksi Baru BEI Langsung Temui DPR, Reformasi Pasar Modal dan Integritas Jadi Prioritas

News | Kamis, 18 Juni 2026 | 20:50 WIB