10 Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon Dilindungi LPSK: Rasa Aman Jadi Prioritas Utama

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Selasa, 11 Juni 2024 | 18:44 WIB
10 Saksi Kunci Pembunuhan Vina Cirebon Dilindungi LPSK: Rasa Aman Jadi Prioritas Utama
Logo Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK). [ANTARA]

Suara.com - Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sejauh ini sudah menerima 10 orang yang mengajukan permohonan perlindungan terkait kasus pembunuhan Vina dan Eky di Cirebon, Jawa Barat. Kebanyakan dari mereka adalah saksi kunci.

"Saat ini, dari sekian banyak permohonan, LPSK sudah menerima pengajuan permohonan sebanyak 10 orang," ujar Ketua LPSK Brigjen Purn Achmadi di Kantor LPSK, Ciracas, Jakarta Timur, Selasa (11/6/2024).

Saat ditanya terkait target LPSK untuk melindungi saksi terkait kasus ini, Achmadi tidak membebrkan secara gamblang. Menurutnya yang utama adalah memberikan rasa aman.

"Target yang paling penting adalah rasa aman. Itu dulu. Itu penting. Siapa, itu tergantung subyek. Tapi rasa aman bagi saksi, siapa saja dalam proses peradilan, sehingga dia bisa mengungkapkan secara benar, jujur, apa adanya. Itu menjadi hak yang sangat penting," jelasnya.

Sementara Wakil Ketua LPSK Sri Nurherwati menambahkan, sejauh ini pihaknya belum menerima pengajuan permohonan perlindungan dari para napi pada kasus ini.

"Ada satu, tapi masih dalam asesmen psikologis dan penelaahan. Jadi belum sampai pada satu kesimpulan secara resmi," kata dia.

"Penerimaan itu masih diasesmen. Jadi belum ada keputusan kami menerima atau tidak," lanjutnya.

Sejauh ini Polda Jawa Barat telah memeriksa sebanyak 68 saksi terkait kasus pembunuhan Vina dan Muhammad Rizky atau Eky di Cirebon, setelah hampir delapan tahun kasus tersebut belum kunjung terungkap seluruhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Polisi Ringkus Pasutri Penipu Iming-imingi Anak Petani Jadi Polwan, Pelaku Ternyata Pasangan Polisi Dan Pecatan

Polisi Ringkus Pasutri Penipu Iming-imingi Anak Petani Jadi Polwan, Pelaku Ternyata Pasangan Polisi Dan Pecatan

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:05 WIB

Hotman Paris Ungkap Cerita Mengejutkan Tentang Iptu Rudiana Ayah Eky soal Kasus Vina

Hotman Paris Ungkap Cerita Mengejutkan Tentang Iptu Rudiana Ayah Eky soal Kasus Vina

Entertainment | Selasa, 11 Juni 2024 | 15:47 WIB

Ragu Kasus Vina Cirebon Bisa Terungkap, Hotman Paris Minta Jokowi Bikin Tim Pencari Fakta

Ragu Kasus Vina Cirebon Bisa Terungkap, Hotman Paris Minta Jokowi Bikin Tim Pencari Fakta

Entertainment | Selasa, 11 Juni 2024 | 14:56 WIB

Buka Open Endorse, Wajah Rama Anak Eks Bupati Cirebon Dianggap Mirip dengan Mario Dandy

Buka Open Endorse, Wajah Rama Anak Eks Bupati Cirebon Dianggap Mirip dengan Mario Dandy

News | Selasa, 11 Juni 2024 | 11:55 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×