Hati-hati Hoaks atau Penipuan Iming-Iming Hadiah, Kenali Modus dan Cara Mencegahnya

Bangun Santoso | Suara.com

Rabu, 12 Juni 2024 | 09:20 WIB
Hati-hati Hoaks atau Penipuan Iming-Iming Hadiah, Kenali Modus dan Cara Mencegahnya
Ilustrasi hoaks. (Shutterstock/subscription archives)

Suara.com - Hoaks yang bahkan berujung penipuan di ranah online masih saja bertebaran dan terjadi hingga saat ini. Modusnya bermacam-macam, ada yang menawarkan hadiah menggiurkan mengatasnamakan ulang tahun lembaga atau instansi, program spesial dari brand atau platform tertentu, hingga seolah-olah mengonfirmasi pengiriman hadiah. Bisa jadi, itu bertujuan mengumpulkan atau mencuri data pribadi hingga mengambil alih rekening bank.

Pada Maret 2024 lalu, beredar informasi hoaks yang seakan dari pihak BNI menawarkan promo berhadiah. Informasi itu antara lain disebarkan lewat beberapa akun Facebook (sebagian akun sudah dihapus -Red), yang membagikan tautan pendaftaran promo berhadiah mengatasnamakan Bank Negara Indonesia atau BNI.

Hadiah yang ditawarkan antara lain berupa rumah, kendaraan bermotor, paket wisata, hingga barang elektronik. Sebagian besar akun yang terpantau tampak menggunakan logo BNI, bahkan sabagian akun menggunakan kata “BNI” sebagai nama akunnya. Dalam informasi yang disebarkan, juga dicantumkan link yang mengarah ke alamat situs tertentu, seperti misalnya link promo-hadiah2024.ap1-1n.com, yang jika diklik ada arahan kepada pengguna untuk mengisi data identitas seperti nomor telepon.

Tangkapan layar salah satu contoh hoaks BNI bagi-bagi hadiah. [Sumber: Akun Facebook Promo 2024]
Tangkapan layar salah satu contoh hoaks BNI bagi-bagi hadiah. [Sumber: Akun Facebook Promo 2024]

Hasil verifikasi atau pemeriksaan fakta terhadap informasi tersebut pun sudah dilakukan oleh beberapa lembaga, seperti Kompas dan lembaga cek fakta lainnya. Bahkan terhadap postingan yang ada di Facebook, juga sudah disematkan hasil cek fakta tersebut, yang sekaligus melabelinya sebagai informasi palsu.

Sementara itu, pihak BNI melalui unggahan di akun Instagram resminya @bni46 juga sudah menyampaikan peringatan agar masyarakat mewaspadai penipuan lewat program undian berhadiah mengatasnamakan BNI yang sedang marak. Di mana disebutkan bahwa modus penipuan antara lain meminta calon korban untuk mengisi nomor telepon, nomor kartu, hingga kode CVV, di laman yang ada di website palsu, dengan iming-iming hadiah menarik.

Modus hoaks mengatasnamakan instansi atau perusahaan dengan embel-embel promo hadiah, sejatinya telah muncul sejak lama dan kerap berulang. Platform media sosial populer pun bisa ikut terseret namanya. Pada akhir 2023 lalu misalnya, beredar sebuah akun WhatsApp yang mengaku bernama Bima Sanjaya, mengklaim sebagai bagian layanan staf informasi PT Shopee. Akun tersebut menelepon atau mengirim pesan WhatsApp dan menginformasikan bahwa pelanggan tersebut berhasil memenangkan undian.

Informasi atau komunikasi pesan itu juga nyatanya merupakan hoaks atau penipuan, yang antara lain telah diverifikasi atau dicek faktanya oleh beberapa lembaga. Dari hasil periksa fakta di laman cirt.bulelengkab.go.id, misalnya, diketahui jika nomor yang mengaku sebagai pihak Shopee dan menginformasikan pemenang hasil undian itu adalah hoaks.

Contoh tangkapan layar salah satu komunikasi WhatsApp berisi penipuan (kiri) dari seseorang yang mengaku perwakilan/staf Shopee. [Sumber: cirt.bulelengkab.go.id]
Contoh tangkapan layar salah satu komunikasi WhatsApp berisi penipuan (kiri) dari seseorang yang mengaku perwakilan/staf Shopee. [Sumber: cirt.bulelengkab.go.id]

Dalam konfirmasi langsung kepada Customer Service melalui Live Chat pada aplikasi resmi Shopee, PT Shopee Indonesia pun menegaskan jika pihaknya tidak pernah atau tidak akan mengirimkan informasi pemenang undian kepada pengguna melalui SMS (atau chat) dengan nomor pribadi, atau memberikan link berbentuk blogspot.

Ditegaskan bahwa informasi pemenang undian berhadiah di Shopee akan diinformasikan secara langsung melalui situs resmi Shopee di https://shopee.co.id. Masyarakat pun diimbau agar berhati-hati karena pihak Shopee atau penjual terpercaya tidak akan meminta data pribadi rahasia, seperti kode verifikasi (OTP) yang dikirimkan via SMS/WhatsApp, password, PIN, dan kode CVV kartu kredit, atau pun mengirimkan link yang mengarahkan ke situs lain.

Lainnya, pada medio 2022 lalu misalnya, juga sempat beredar hoaks mengatasnamakan TikTok Indonesia yang disebut membagikan hadiah mobil hingga uang Rp 75 juta. Informasi itu menyebar luas antara lain lewat aplikasi percakapan WhatsApp.

Klaim TikTok Indonesia yang membagikan hadiah mobil dan uang puluhan juta rupiah itu berupa teks yang menyatakan nomor WhatApp pengguna mendapatkan hadiah dari TikTok Indonesia. Lalu, untuk mengambil hadiah tersebut penerima pesan diarahkan untuk mengklik tautan yang tertera dalam pesan tersebut.

Berikut antara lain contoh narasi klaim yang beredar lewat WhatsApp tersebut:

"INFO RESMI
Selamat No WhatsApp Anda Mdptkan Hadiah dr TIKTOK INDONESIA ID Cara pengambilan
Hadiah Cek dilink: Bit.ly/TIK-TOKCASH-INDONESIA"

Contoh tangkapan layar laman ‘situs’ hoaks berbasis Blogspot yang link-nya dibagikan lewat pesan seolah-olah ada hadiah dari TikTok. [Sumber: Cek Fakta Liputan6]
Contoh tangkapan layar laman ‘situs’ hoaks berbasis Blogspot yang link-nya dibagikan lewat pesan seolah-olah ada hadiah dari TikTok. [Sumber: Cek Fakta Liputan6]

Ketika tautan tersebut diklik, maka mengarah pada halaman situs Blogspot yang berisi informasi lain dengan narasi yang hampir sama dengan pesan singkatnya. Di laman itu juga ditampilkan contoh-contoh hadiah yang bisa didapat, mulai dari mobil, motor, hingga uang Rp 75 juta. Di situ penerima pesan atau pengakses diarahkan untuk melakukan verifikasi pin pemenang.

Namun berdasarkan pengecekan yang sudah dilakukan oleh beberapa lembaga cek fakta, antara lain misalnya oleh Liputan6, dipastikan klaim atau informasi hadiah TikTok tersebut tidak benar alias hoaks. Pihak TikTok Indonesia sendiri juga sudah memberikan tanggapan terkait beredarnya hoaks tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Viral Video Uang Hilang untuk Serangan Bansos, BRI Pastikan Hoaks dan Laporkan Pihak Terkait pada Kepolisian

Viral Video Uang Hilang untuk Serangan Bansos, BRI Pastikan Hoaks dan Laporkan Pihak Terkait pada Kepolisian

Bisnis | Jum'at, 26 April 2024 | 21:54 WIB

Matinya Kepakaran: Sebuah Keresahan tentang Merebaknya Hoaks di Era Digital

Matinya Kepakaran: Sebuah Keresahan tentang Merebaknya Hoaks di Era Digital

Your Say | Kamis, 11 April 2024 | 21:55 WIB

Heboh Penggalangan Dana Pengemudi Xpander Tabrak Porsche, Kitabisa Sebut Hoaks

Heboh Penggalangan Dana Pengemudi Xpander Tabrak Porsche, Kitabisa Sebut Hoaks

News | Senin, 18 Maret 2024 | 16:16 WIB

Terkini

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

Pergerakan Pesawat Militer AS Meningkat ke Timur Tengah, Sinyal Eskalasi Konflik?

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:44 WIB

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

Ancaman Keras Parlemen Iran ke Donald Trump, Intervensi Selat Hormuz Pelanggaran Gencatan Senjata

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:31 WIB

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

KPK Panggil Lagi Eks Staf Ahli Budi Karya Sumadi dalam Kasus DJKA

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

Siswa SMKN Samarinda Meninggal Diduga karena Sepatu Kekecilan, Menteri PPPA Minta Evaluasi Bansos

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:25 WIB

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

AS Luncurkan Operasi Project Freedom di Selat Hormuz, Klaim Jamin Stabilitas Pasokan Minyak Mentah

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:22 WIB

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

KPK Siap Hadapi Praperadilan Eks Wakil Ketua PN Depok di Kasus Suap Lahan

News | Senin, 04 Mei 2026 | 12:17 WIB

Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap

Anggota DPR Kecam Dugaan Pelecehan Seksual di Ponpes Pati, Desak Pelaku Segera Ditangkap

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:52 WIB

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

Wakil Ketua Komisi X DPR Desak Presiden Prabowo Hapus Cluster Guru, Minta Status Disatukan Jadi PNS

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

Proposal Iran Desak Penarikan Pasukan AS dan Pencabutan Blokade Selat Hormuz

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:46 WIB

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

Kapal Kargo di Selat Hormuz Mulai Diserang, Dihantam Proyektil Misterius

News | Senin, 04 Mei 2026 | 11:31 WIB