Induk Tiktok Dikabarkan Mau PHK Ratusan Karyawan Tokopedia, Pemprov DKI Bakal Cek ke Kantornya Besok

Dwi Bowo Raharjo, Fakhri Fuadi Muflih

Rabu, 12 Juni 2024 | 19:16 WIB
Induk Tiktok Dikabarkan Mau PHK Ratusan Karyawan Tokopedia, Pemprov DKI Bakal Cek ke Kantornya Besok
Ilustrasi TikTok Shop dan Tokopedia. [Foto: Tokopedia]

Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta turut bereaksi atas kabar Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) ratusan karyawan Tokopedia oleh induk usaha TikTok, ByteDance Ltd. Rencananya, akan dilakukan pemeriksaan ke kantor Tokopedia pada Kamis (12/6) besok.

Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Disnakertransgi) DKI Jakarta, Hari Nugroho, mengatakan pihaknya belum menerima laporan terkait PHK karyawan Tokopedia ini.

"Untuk sementara ini belum ada pemberitahuan (PHK karyawan Tokopedia)," ujar Hari saat dikonfirmasi, Rabu (12/6/2024).

Dalam beberapa hari terakhir, Hari menyebut petugas juga menunggu adanya laporan dari pihak terkait. Hingga hari ini, tak ada laporan terkait pemecatan dari kantor pusat dan cabang Tokopedia dia beberapa wilayah Jakarta.

"Monitoring dengan lima wilayah (Suku Dinas) dan dinas, sampai hari ini belum ada yang mencatatkan terkait PHK di Tokopedia," kata Hari.

Untuk itu, Hari mengaku bakal meminta petugas untuk mengecek langsung ke kantor Tokopedia untuk memastikan kebenaran informasi ini.

"Besok akan kami turunkan petugas pengawas ke lapangan (untuk cek kabar pemecatan karyawan Tokopedia)," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ByteDance Ltd sebagai induk TikTok berencana melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) pekerja e-commerce Tokopedia. Setidaknya ada 450 pekerja di cabang e-commerce bakal di-PHK TikTok Shop mengakuisisi dengan Tokopedia pada Januari lalu.

Seperti dilansir dari Bloomberg, Rabu (12/6/2024), menurut sumber Bloomberg, rencana PHK yang setara 9% dari karyawan ini akan dimulai pada bulan Juni. Sumber Bloomberg juga menyebut, jumlah karyawan yang ingin di-PHK juga tergantung perubahan kondisi.

baca juga

Namun, Diperkirakan jumlah karyawan yang akan terdampak mencapai ribuan. Berdasarkan hasil evaluasi yang dilakukan hampir 70% karyawan Tokopedia dianggap tidak lagi dibutuhkan.

Dari sekitar 2.772 karyawan, nantinya hanya beberapa ratus karyawan saja.

ByteDance berencana mengurangi karyawan di seluruh tim e-commerce, termasuk periklanan dan operasional, kata sumber tersebut, yang meminta untuk tidak disebutkan namanya karena diskusi tersebut belum dipublikasikan.

Secara keseluruhan setelah merger, bisnis e-commerce ByteDance di Indonesia memiliki sekitar 5.000 karyawan.

Adapun, PHK ini dilakukan induk TikTok dalam rangka perombakan terhadap operasional e-commerce di Indonesia setelah mengakuisi Tokopedia senilai USD 1,5 miliar. Selain itu, PHK ini juga dalam rangka efisien anggaran yang membengkak.

Indonesia merupakan salah satu pasar paling awal dalam bisnis e-commerce milik ByteDance. Banyak e-commerce dari grup besar telah beroperasi di Indonesia seperti Shopee dari Sea Ltd dan Lazada dari Alibaba Group Holding Ltd.

TikTok milik ByteDance, yang menghadapi undang-undang divestasi atau pelarangan di AS, juga telah memecat ratusan karyawan di tim pemasaran dan operasinya secara global pada bulan lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Usai Merger, Jumlah Penjual di TikTok Shop dan Tokopedia Tembus 21 Juta

Usai Merger, Jumlah Penjual di TikTok Shop dan Tokopedia Tembus 21 Juta

Tekno | Rabu, 12 Juni 2024 | 18:48 WIB

Induk TikTok ByteDance Dikabarkan Mau PHK Karyawan Tokopedia

Induk TikTok ByteDance Dikabarkan Mau PHK Karyawan Tokopedia

Bisnis | Rabu, 12 Juni 2024 | 15:59 WIB

Cara Top Up e-Money di Tokopedia, Mudah Banget Lho!

Cara Top Up e-Money di Tokopedia, Mudah Banget Lho!

Your Say | Selasa, 11 Juni 2024 | 17:18 WIB

YouTuber Indonesia Ini Pemilik Akun TikTok Pertama di Dunia

YouTuber Indonesia Ini Pemilik Akun TikTok Pertama di Dunia

Tekno | Senin, 10 Juni 2024 | 15:12 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×