Menolak Dihitung Ulang saat Beli Rokok Pakai Uang Receh senilai Rp3,7 Juta, Oknum Pemuda Pancasila Ini bikin Geram

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Jum'at, 21 Juni 2024 | 18:42 WIB
Menolak Dihitung Ulang saat Beli Rokok Pakai Uang Receh senilai Rp3,7 Juta, Oknum Pemuda Pancasila Ini bikin Geram
Kolase oknum Pemuda Pancasila membeli rokok dengan uang receh yang tidak berkenan dihitung ulang oleh kasir di Karawang. (Instagram/@info_cikarang_karawang)

Suara.com - Dua orang oknum anggota organisasi masyarakat (ormas) yang diduga Pemuda Pancasila (PP) membuat geram netizen. Membeli rokok menggunakan uang recehan senilai Rp3,7 juta, namun saat kasir akan menghitung ulang keduanya menolak dan meminta agar percaya saja.

Modus dua oknum anggota ormas tersebut pun banjir cacian publik. Pasalnya cara-cara seperti itu diyakini akan merugikan pihak kasih meski menerima jumlah uang dalam bentuk recehan.

Mengutip @info_cikarang_karawang, Jumat (21/6/2024) seorang penjaga kasir perempuan awalnya ingin menghitung uang receh yang diberikan para anggota ormas tersebut menggunakan plastik.

"Modus mau beli rokok 10 slop pakai uang koin katanya 3,7 juta. Giliran mau dihitung oleh kasir minimarket ga boleh dihitung alesannya buru-buru," tulis caption video.

Diketahui bahwa peristiwa itu terjadi di Karawang, Jawa Barat. Sempat ada gertakan dari oknum Pemuda Pancasila kepada kasir, meski begitu, penjaga kasir tetap keras kepala untuk menghitung dulu sebelum memberikan barangnya.

Bahkan kasir juga memberikan ancaman akan melaporkan ke polisi atas dugaan penipuan jika para pemuda itu memaksa. Tak ayal video tersebut pun banjir kecaman dari netizen.

"PP berulah lagi," kata netizen pertama.

"Cari, bikin malu aja," kata lainnya.

"Yailah, PP, kasus, kasus," kritik netizen lain.

"Biar apa coba mamerin seragam," kata lainnya.

"Uang hasil apa itu?, enggak yakin uang hasil usaha," kritik lainnya.

Ulah oknum anggota ormas di Indonesia nyaris kerap jadi sorotan. Padahal di wilayah yang sama, seorang pria yang juga menggunakan seragam PP viral karena mengaku sebagai salah satu penguasa jalanan Karawang.

Namun setelah videonya viral, pria tersebut didatangi sejumlah orang untuk klarifikasi dan meminta maaf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngakak! Wajah Abe Cekut Kena Face Swap Jadi Pandji, Netizen: Mukanya Kayak Komika Susah

Ngakak! Wajah Abe Cekut Kena Face Swap Jadi Pandji, Netizen: Mukanya Kayak Komika Susah

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 17:46 WIB

CV Hasto PDIP Viral di Medsos: 10 Halaman, Dipuji Curriculum Vitae Paling 'Gacor'

CV Hasto PDIP Viral di Medsos: 10 Halaman, Dipuji Curriculum Vitae Paling 'Gacor'

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 14:14 WIB

Judi Online Kembali Makan Korban! Rumah Mau Disita, Warga Semarang Pilih Akhiri Hidup

Judi Online Kembali Makan Korban! Rumah Mau Disita, Warga Semarang Pilih Akhiri Hidup

Lifestyle | Jum'at, 21 Juni 2024 | 13:18 WIB

Terkini

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

Kebakaran Hutan di Iwate Meluas, 3.000 Warga Otsuchi Dievakuasi

News | Minggu, 26 April 2026 | 16:10 WIB

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:45 WIB

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:07 WIB

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB