Iran Ultimatum Israel Bila Berani Serang Lebanon

Chandra Iswinarno | Suara.com

Sabtu, 29 Juni 2024 | 21:47 WIB
Iran Ultimatum Israel Bila Berani Serang Lebanon
Bendera Iran

Suara.com - Rencana penyerangan Israel terhadap Hizbullah di Lebanon disambut pernyataan perang oleh Iran. Negeri Mullah itu bahkan menyatakan bila semua sekutunya siap memerangi negara zionis yang kini bersiap melakukan agresi militer.

Pernyataan tersebut disampaikan Misi Iran untuk PBB di New York di tengah memanasnya kondisi regional di kawasan Timur Tengah. Kekhawatiran akan pecah perang regional dalam skala yang lebih luar melibatkan Israel dengan gerakan Hizbullah di Lebanon yang didukung Iran kini menjadi sorotan.

Bahkan, kedua belah pihak hampir setiap hari terlibat baku tembak sejak perang di Gaza dimulai.

Dilansir dari Alarabiya, eskalasi yang terjadi pada bulan ini, bersamaan dengan retorika permusuhan dari kedua belah pihak.

Militer Israel mengatakan bahwa rencana serangan ke Lebanon telah 'disetujui dan divalidasi'. Hal tersebut yang kemudian mendorong Hizbullah menjawab bahwa tidak ada satupun Israel yang akan terhindar dari konflik besar-besaran.

Dalam sebuah unggahan di platform media sosial X, misi Iran mengatakan bahwa yang disampaikan Israel merupakan bagian dari propaganda.

"Menganggap propaganda rezim Zionis tentang niat menyerang Lebanon sebagai perang psikologis."

Meski begitu, ia mengemukakan tidak menutup kemungkinan mengambil langkah semua opsi, Iran tidak akan tinggal diam.

"Jika mereka memulai agresi militer skala penuh, perang yang menghancurkan akan terjadi. Semua opsi, termasuk. keterlibatan penuh dari semua Front Perlawanan, ada di meja perundingan."

Ketegangan antara Iran dan Israel bermula saat perang di Gaza dimulai pada Oktober silam, ketika militan Hamas Palestina menyerang Israel selatan.

Iran, yang mendukung Hamas, memuji serangan tersebut sebagai keberhasilan. Meski begitu, negara tersebut membantah terlibat.

Kemudian pada saat yang bersamaan dengan serangan Hizbullah terhadap Israel utara, pemberontak yang didukung Iran di Yaman terus menerus menyerang kapal-kapal komersial di kawasan Laut Merah sebagai tindakan solidaritas terhadap Palestina.

Kekhawatiran akan perang regional juga meningkat pada April, setelah serangan udara yang meratakan Konsulat Iran di Damaskus dan menewaskan tujuh anggota Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), dua di antaranya adalah jenderal.

Iran membalas dengan serangan drone dan rudal yang belum pernah terjadi sebelumnya terhadap Israel pada 13-14 April.

Media pemerintah Iran kemudian melaporkan ledakan di provinsi tengah Isfahan ketika media AS mengutip para pejabat Amerika yang mengatakan Israel telah melakukan serangan balasan terhadap musuh bebuyutannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keji! Tentara Israel Lepas Anjing Serang Warga Palestina yang Ditahan, PBB Kecam Keras

Keji! Tentara Israel Lepas Anjing Serang Warga Palestina yang Ditahan, PBB Kecam Keras

News | Jum'at, 28 Juni 2024 | 10:20 WIB

Tragis! Konflik Israel-Palestina Picu Lonjakan 155 Persen Pelanggaran Hak Anak

Tragis! Konflik Israel-Palestina Picu Lonjakan 155 Persen Pelanggaran Hak Anak

News | Jum'at, 28 Juni 2024 | 09:10 WIB

Israel Umumkan Perang, Kuwait Minta Warganya Tinggalkan Lebanon Sesegera Mungkin

Israel Umumkan Perang, Kuwait Minta Warganya Tinggalkan Lebanon Sesegera Mungkin

News | Senin, 24 Juni 2024 | 01:15 WIB

Terkini

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

Harga BBM Naik, Pramono Minta Warga DKI Hijrah ke Transportasi Umum

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:49 WIB

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

JK Bongkar Bukti Chat WA, Tolak Rismon dan Roy Suryo Terkait Buku 'Gibran EndGame'

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:15 WIB

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

Berhasil Jaring 6,5 Ton Ikan Sapu-Sapu, Pramono Anung Siapkan Skema Pembersihan Berkala

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:14 WIB

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

Krisis BBM Mengintai, Guru Besar UGM Tawarkan Solusi dari Nyamplung dan Malapari

News | Minggu, 19 April 2026 | 14:02 WIB

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

JK Ungkit Jasanya untuk Jokowi, Golkar Beri Respons Menohok!

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:41 WIB

Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi

Nasihat JK ke Jokowi Soal Ijazah: Kenapa Tidak Dikasih Lihat Agar Rakyat Tak Berkelahi

News | Minggu, 19 April 2026 | 13:15 WIB

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

Tenggak Miras di Pinggir Jalan, Sekelompok Pemuda di Jaktim Diamankan saat Diduga Siap Tawuran

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:34 WIB

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

JK Murka Dituduh Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi: Mana Saya Kasih Rp 5 Miliar?

News | Minggu, 19 April 2026 | 12:05 WIB

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

Pemerintah Diminta Transparan, Kerja Sama Pertahanan RI-AS Untungnya Apa?

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:35 WIB

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

Dugaan Skandal Aset Sitaan Rp40 Miliar, Jaksa Watch Laporkan Kejati Jambi ke KPK

News | Minggu, 19 April 2026 | 11:30 WIB