Tragis! Konflik Israel-Palestina Picu Lonjakan 155 Persen Pelanggaran Hak Anak

Riki Chandra | Suara.com

Jum'at, 28 Juni 2024 | 09:10 WIB
Tragis! Konflik Israel-Palestina Picu Lonjakan 155 Persen Pelanggaran Hak Anak
Ilustrasi seorang anak menangis. [Dok.Istimewa]

Suara.com - Duta Besar Turki untuk PBB Ahmet Yildiz prihatin atas nasib anak-anak yang secara tidak proporsional terkena dampak konflik bersenjata di seluruh dunia.

“Anak-anak terus terkena dampak negatif dan tidak proporsional dari perlindungan keamanan dan tantangan kemanusiaan yang disebabkan oleh konflik bersenjata di seluruh dunia,” kata Dubes Ahmet Yildiz pada Kamis (27/6/2024).

Merujuk pada laporan terbaru Sekretaris Jenderal Urusan Anak-anak dan Konflik Bersenjata, Yildiz mengatakan konflik di Israel dan Palestina saja menyebabkan peningkatan pelanggaran berat sebesar 155 persen.

“Saya tidak akan mengulangi jumlahnya, namun jumlah yang terjadi dalam konflik ini dan pelanggaran lainnya serta sifat kekejaman dalam konflik di Gaza ini tidak ada bandingannya dan belum pernah terjadi sebelumnya,” ucapnya.

Duta Besar pun menyampaikan kekhawatiran bahwa jumlah tersebut mungkin lebih dari yang diverifikasi dalam laporan karena situasi di lapangan.

Ia juga menekankan bahwa tidak ada solusi bagi anak-anak Palestina selain gencatan senjata permanen, bantuan kemanusiaan tanpa hambatan, dan dimulainya kembali pendidikan.

Beralih ke konflik di Suriah, dirinya mengatakan penderitaan anak-anak terus tidak berkurang karena pelanggaran berat yang dilakukan rezim Assad dan organisasi teroris seperti PKK/YPG dan cabangnya, SDF.

Laporan terbaru dari Komisi Penyelidikan Internasional Independen Republik Arab Suriah, sambungnya, juga menegaskan bahwa organisasi teroris adalah pelaku utama pelanggaran dan kejahatan serius terhadap anak-anak di Suriah.

“Fakta mengenai pelanggaran berat yang dilakukan organisasi teroris ini sangat jelas. Oleh karena itu, mengharapkan organisasi teroris terikat oleh komitmen kerangka internasional yang disebut Rencana Aksi 2019 adalah sebuah ilusi,” tuturnya.

Beralih ke perang yang sedang berlangsung di Ukraina, Yildiz juga menyatakan keprihatinannya terhadap anak-anak di sana dan menambahkan bahwa Turki bekerja sama dengan UNICEF telah menampung hampir 2.000 anak yatim piatu dan pengasuh mereka sejak Maret 2022.

“Turki sangat mementingkan agenda PBB yang menangani situasi anak-anak dalam konflik bersenjata dan siap mendukung upaya pencegahan serta perlindungan anak-anak,” katanya. (Anadolu/Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 22:50 WIB

3 Operasi dan Trauma Mendalam, Menteri PPPA Pantau Langsung Pemulihan Anak Korban Kekerasan

3 Operasi dan Trauma Mendalam, Menteri PPPA Pantau Langsung Pemulihan Anak Korban Kekerasan

News | Minggu, 06 Juli 2025 | 09:46 WIB

Israel Berulah Lagi: Serang Lebanon, Warga Tewas dan Belasan Luka-luka

Israel Berulah Lagi: Serang Lebanon, Warga Tewas dan Belasan Luka-luka

Video | Minggu, 29 Juni 2025 | 09:05 WIB

Rencana Israel Usir Palestina dengan Serangan Brutal ke Jalur Gaza

Rencana Israel Usir Palestina dengan Serangan Brutal ke Jalur Gaza

News | Senin, 14 Oktober 2024 | 23:29 WIB

Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza

Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza

News | Minggu, 06 Oktober 2024 | 17:47 WIB

Hancur Lebur Kota Beirut Usai Digempur oleh Israel

Hancur Lebur Kota Beirut Usai Digempur oleh Israel

Foto | Sabtu, 05 Oktober 2024 | 06:10 WIB

Hizbullah Targetkan Pangkalan Intelijen Militer Israel: Operasi Melayani Nasrallah

Hizbullah Targetkan Pangkalan Intelijen Militer Israel: Operasi Melayani Nasrallah

News | Rabu, 02 Oktober 2024 | 04:50 WIB

Serangan Darat Terbatas Dilancarkan Israel, Hizbullah Siap Membalas

Serangan Darat Terbatas Dilancarkan Israel, Hizbullah Siap Membalas

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 18:45 WIB

"Tidak Bermoral!" Paus Fransiskus Kecam Serangan Israel di Gaza dan Lebanon

"Tidak Bermoral!" Paus Fransiskus Kecam Serangan Israel di Gaza dan Lebanon

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 15:23 WIB

Amerika Serikat Tegaskan Dukung Israel dalam Serangan ke Lebanon, Ancam Iran Tak Macam-macam

Amerika Serikat Tegaskan Dukung Israel dalam Serangan ke Lebanon, Ancam Iran Tak Macam-macam

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 14:46 WIB

Terkini

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

Gus Ipul Pastikan Pengadaan Sepatu Sekolah Rakyat Transparan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

Tutup Program Magang Kemendagri Wamendagri Bima Arya Tekankan Pentingnya Penguatan Karakter

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:04 WIB

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

Evaluasi Rekrutmen Polri: Hapus Kuota Khusus, Libatkan Multi-aktor

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:57 WIB

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

Revitalisasi 71.744 Sekolah Tahun 2026, Mendikdasmen Siapkan Dana Rp14 Triliun

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:49 WIB

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

Peneliti Temukan Cara Ubah Kulit Kayu Eukaliptus Jadi Penangkap Polusi, Seberapa Efektif?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 19:47 WIB