Ketum Muhammadiyah Usul Umat Muslim Hijrah ke Kalender Hijriah, Ini Alasannya

Dwi Bowo Raharjo | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2024 | 11:05 WIB
Ketum Muhammadiyah Usul Umat Muslim Hijrah ke Kalender Hijriah, Ini Alasannya
Ketum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir. [Kontributor Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi]

Suara.com - Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir menyarankan agar umat muslim di dunia untuk hijrah ke Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT). Usul tersebut disampaikan karena, menurut Haedar, selama ini selalu ada perbedaan antara umat Islam sendiri menentukan kalender Hijriah.

"Saatnya umat Islam sedunia hijrah ke Kalender Islam Global Tunggal sebagai bayar utang peradaban. Sungguh malu Dunia Muslim dalam menentukan hari, tanggal, dan tahun baru Hijriah masih berbeda antarnegara maupun di satu negara," kata Haedar melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, seperti dikutip, Rabu (10/7/2024).

"Apalagi menentukannya dengan cara dadakan yang mengandung ketidakpastian," katanya menambahkan.

Akan tetapi, menggunakan kalender hijriah sebagai suatu rujukan dinilai bukan suatu kebiasaan bagi masyarakat muslim sendiri di Indonesia.

Sementara Dosen Kajian Agama Dan Alquran Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta Nur Rofiah mengatakan bahwa masyarakat memang sudah terbiasa dengan kalender hijriah. Akan tetapi hanya sebatas untuk kegiatan keagamaan.

"Untuk ritual keagamaan tentunya sudah ya karena keniscayaan. Seperti puasa Ramadhan, lebaran Idul Adha, Idul Fitri, dan ibadah Haji. Mereka juga terbiasa dengan peringatan-peringatan kayak Maulid Nabi di bulan Rabiul Awal. Tapi sepertinya belum terbiasa sebagai kalender utama dalam menyusun kegiatan harian," kata Nur kepada Suara.com, dihubungi Rabu (10/7/2024).

Meski Indonesia sebagai salah satu negara dengan penduduk muslim terbanyak di dunia, Nur berpandangan kalau penggunaan kalender hijriah seperti saat ini sudah sesuai. Peran pemerintah pun dinilai telah cukup, sehingga tak perlu turut andil dalam membiasakan masyarakat menggunakan kalender hijriah.

"Menurut saya pemerintah seperti sekarang sudah cukup, tidak melarang dan tidak mengharuskan. Ormas Islam biasanya menggunakan dua kalender dalam surat-surat formalnya. Itu juga bagus," pungkasnya.

Diketahui bahwa kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) merupakan inisiatif visioner dari Muhammadiyah untuk menciptakan kalender Islam yang seragam di seluruh dunia.

Dilihat pada situs resmi Muhammadiyah disebutkan kalau KHGT menjadi bentuk respons terhadap kebutuhan akan kepastian dan ketepatan dalam pelaksanaan ibadah yang bersifat global.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbedaan Cara Hitung Kalender Hijriah dan Masehi, Dulu Jumlah Bulannya Sama?

Perbedaan Cara Hitung Kalender Hijriah dan Masehi, Dulu Jumlah Bulannya Sama?

Lifestyle | Selasa, 09 Juli 2024 | 14:34 WIB

Kriteria Turki 2016 Acuan Muhammadiyah Terima Kalender Hijriah Global Tunggal, Umat Islam Satu Tanggal Seluruh Dunia!

Kriteria Turki 2016 Acuan Muhammadiyah Terima Kalender Hijriah Global Tunggal, Umat Islam Satu Tanggal Seluruh Dunia!

News | Senin, 08 Juli 2024 | 15:50 WIB

Serba-serbi Kalender Hijriah Global Tunggal: Pengertian, Alasan Dipakai Muhammadiyah hingga Link Download PDF

Serba-serbi Kalender Hijriah Global Tunggal: Pengertian, Alasan Dipakai Muhammadiyah hingga Link Download PDF

News | Senin, 08 Juli 2024 | 12:09 WIB

Muhammadiyah Alihkan Dana ke BCA Syariah, Langsung Sindir Bank Milik Negara Soal Ini

Muhammadiyah Alihkan Dana ke BCA Syariah, Langsung Sindir Bank Milik Negara Soal Ini

Bisnis | Rabu, 03 Juli 2024 | 15:31 WIB

Terkini

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

Bantargebang Jadi 'Bom Metana' Dunia, Timbunan Sampah Tembus 80 Juta Ton!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:54 WIB

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:53 WIB

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

MPR Batalkan Rencana Ulang LCC Empat Pilar Kalbar, Dua Sekolah Juga Sepakat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:43 WIB

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

Kapal Global Sumud Flotilla Berisi Jurnalis dan Relawan Indonesia Dibajak Tentara Israel!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:40 WIB

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

Kecelakaan Maut Kereta Tabrak Bus di Bangkok, Masinis Positif Narkoba

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:28 WIB

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

Menteri PANRB: Kampus Jadi Kunci Cetak Talenta Digital ASN Masa Depan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:19 WIB

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

Rupiah Tembus Rp17.660 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Jangan Takut, Ekonomi Kita Bagus!

News | Senin, 18 Mei 2026 | 17:12 WIB

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB