Fenomena Baru di Tiongkok: Karyawan 'Menjual' Atasan dan Rekan Kerja di Platform E-Commerce

Bella | Suara.com

Rabu, 10 Juli 2024 | 20:08 WIB
Fenomena Baru di Tiongkok: Karyawan 'Menjual' Atasan dan Rekan Kerja di Platform E-Commerce
Ilustrasi For Sale. (Pexels/MART PRODUCTION)

Suara.com - Belakangan ini, muncul sebuah tren viral di Tiongkok di mana para karyawan mencantumkan atasan, rekan kerja, dan pekerjaan mereka untuk dijual di platform e-commerce barang bekas.

Para karyawan muda di Tiongkok menggunakan cara unik dan menghibur tersebut untuk mengatasi stres pekerjaan mereka. Dalam tren yang sedang viral ini, karyawan mencantumkan atasan, rekan kerja, dan pekerjaan mereka untuk dijual di platform e-commerce barang bekas seperti Xianyu, platform e-commerce milik Alibaba.

Di Xianyu, banyak orang dengan santai menjual pekerjaan dan rekan kerja mereka sebagai cara untuk meredakan stres dari pekerjaan dan menghilangkan 'bau kerja'. Di Tiongkok, 'bau kerja' merujuk pada perasaan kelelahan mental dan fisik setelah seharian bekerja.

Mengutip dari South China Morning Post, beberapa iklan seperti 'bos menyebalkan', 'pekerjaan buruk', dan 'rekan kerja yang dibenci',  dijual dengan kisaran harga antara Rp77 juta hingga Rp 170 juta di situs tersebut.

Seorang pengguna yang menjual pekerjaannya seharga Rp 17 juta mengatakan bahwa pekerjaan tersebut membayar Rp 64 juta per bulan dan menjanjikan bahwa pembeli dapat mengembalikan modalnya dalam tiga bulan.

Pengguna lain menulis, "Menjual rekan kerja yang sangat pandai menyindir seharga 3.999 yuan (Rp 8.912.027). Saya dapat mengajarkan Anda cara menghadapi rekan kerja ini dan menawarkan 10 tips untuk menghindari menjadi kambing hitam di tempat kerja."

Seorang karyawan lain mengunggah dengna tulisan "bos buruk" seharga 500 yuan (Rp 1.114.281), mengatakan bahwa dirinya memiliki kepribadian yang bertabrakan dengan bosanya yang sering mengkritiknya, sehingga dirinya merasa stres.

Patut dicatat bahwa semua ini dilakukan sebagai lelucon, jadi penjual memastikan iklan tersebut tidak mengarah pada transaksi uang sungguhan. Jika ada yang membeli "produk," penjual biasanya membatalkan kesepakatan segera setelah transaksi atau langsung menolak pembelian yang ada.

Seorang penjual anonim mengatakan kepada SCMP, "Seseorang pernah membayar sebelumnya, tetapi saya mengajukan pengembalian uang kepada mereka dan saya menghapus iklan tersebut setelahnya. Ini hanyalah cara saya melepaskan emosi, bukan benar-benar membeli atau menjual seseorang. Saya melihat banyak orang menjual pekerjaan mereka di Xianyu, dan saya pikir itu menarik, jadi saya ingin mencobanya juga. Menjual pekerjaan saya yang tidak memiliki akhir pekan hanya seharga 9,9 yuan (Rp 220.627) terasa seperti tindakan balas dendam kecil,"

Sementara itu, warganet Tiongkok memiliki beberapa respon terkait tren tersebut. Sebagian merasa hal itu sebagai hiburan, namun ada pula netizen yang merasa khawatir bahwa tren ini akan berjalan terlalu jauh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Pengancaman ke Ria Ricis Berlanjut, Penyidik Serahkan Berkas ke Kejaksaan

Kasus Pengancaman ke Ria Ricis Berlanjut, Penyidik Serahkan Berkas ke Kejaksaan

Entertainment | Rabu, 10 Juli 2024 | 09:24 WIB

Perang Dagang Tiongkok Vs Amerika Serikat Berdampak 7 Produk Naik 200%, Menteri Perdagangan Sebutkan Ini

Perang Dagang Tiongkok Vs Amerika Serikat Berdampak 7 Produk Naik 200%, Menteri Perdagangan Sebutkan Ini

Bisnis | Selasa, 09 Juli 2024 | 06:20 WIB

Minta Bumil Dihargai, Jokowi Harap Cuti Melahirkan 6 Bulan Tak Bikin Perusahaan Pikir-pikir Rekrut Karyawan Perempuan

Minta Bumil Dihargai, Jokowi Harap Cuti Melahirkan 6 Bulan Tak Bikin Perusahaan Pikir-pikir Rekrut Karyawan Perempuan

News | Senin, 08 Juli 2024 | 21:18 WIB

Pensiun Nyaman Tanpa Cemas? Ini Solusi Pinjaman dari BRI untuk Pegawai

Pensiun Nyaman Tanpa Cemas? Ini Solusi Pinjaman dari BRI untuk Pegawai

Bri | Sabtu, 06 Juli 2024 | 10:37 WIB

Nggak Mau Bahagia Sendiri, Ria Ricis Bagi-Bagi Uang ke Karyawan di Ulang Tahun Ke-29

Nggak Mau Bahagia Sendiri, Ria Ricis Bagi-Bagi Uang ke Karyawan di Ulang Tahun Ke-29

Lifestyle | Kamis, 04 Juli 2024 | 16:16 WIB

Irfan Setiaputra Pasang Badan Soal Potong Gaji dan PHK Karyawan Garuda

Irfan Setiaputra Pasang Badan Soal Potong Gaji dan PHK Karyawan Garuda

Bisnis | Kamis, 04 Juli 2024 | 08:58 WIB

Heboh, Pandji Pragiwaksono Diitagih Janji Bayar Pesangon Mantan Karyawan

Heboh, Pandji Pragiwaksono Diitagih Janji Bayar Pesangon Mantan Karyawan

Entertainment | Rabu, 03 Juli 2024 | 20:17 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB