Tak Ada Lagi Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa, Siswa SMA Bisa Manfaatkan Keuntungan Ini

Bangun Santoso | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 24 Juli 2024 | 20:15 WIB
Tak Ada Lagi Jurusan IPA, IPS Dan Bahasa, Siswa SMA Bisa Manfaatkan Keuntungan Ini
Ilustrasi siswa SMA. [Antara/Herman Dewantoro]

Suara.com - Tidak adanya jurusan IPA, IPS, dan bahasa di SMA dinilai bisa berikan kemudahan bagi siswa. Terutama jika belum yakin dengan jurusan kuliah di masa depan maupun arah karier yang akan diambil.

Pemerhati pendidikan Nisa Hafidz mengatakan, dengan dihapusnya jurusan sejak SMA justru memperlebar kesempatan siswa memilih jenjang pendidikan apa pun ketika kuliah. Hal tersebut, menurutnya, membantu anak agar tidak merasa salah jurusan saat kuliah.

"Mungkin sekarang kalau kita telusuri juga masih terjadi fenomena salah jurusan. Kerjanya jadi apa, kuliahnya jurusan apa. Kalau ditelusuri mundur, kenapa orang-orang bisa merasa salah jurusan, ternyata karena dari SMA juga sudah salah jurusan," kata Nisa saat dihubungi Suara.com, Rabu (24/7/2024).

Mengkritik kurikulum sebelumnya yang masih menetapkan penjurusan di SMA, menurut Nisa, sistem itu terkesan memaksa anak untuk menentukan masa depannya sejak dini.

Kondisi berbeda saat ini, di mana pengelompokan mata pelajaran dibuat lebih fleksibel. Siswa SMA saat ini dinilai lebih leluasa dalam ekplorasi minatnya, meski belum menentukan tujuan pendidikan untuk kuliah serta karir impian.

"Seperti kurikulum 2013, misalnya anak itu masuk ke jurusan bahasa, alhasil sudah tidak bisa akan kuliah kedokteran dan memang tidak ada bekal sama sekali. Padahal saat itu anak masih dalam usia di mana sebenarnya masih boleh memilih," kata Direktur Pusat Studi Pendidikan dan Kebijakan (PSPK) tersebut.

Nisa berpesan kepada para siswa SMA agar memanfaatkan waktu selama masa sekolah untuk eksplorasi minat dan bakat. Sehingga, saat lulus sekolah anak telah yakin dengan arah pendidikan selanjutnya maupun jenjang karir yang akan dia ambil.

Selama proses tersebut, guru dan orang tua juga harus membantu anak dalam menggali potensi dirinya.

"Dengan kurikulum merdeka ini mengembalikan bahwa anak itu masih boleh berubah pikiran dan masih ada kemungkinan-kemungkinan untuk mengeksplorasi dunia karir masa depannya mereka," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jurusan IPA, IPS, Bahasa di SMA Dihapus, Pengamat: Tak Ada Lagi Siswa yang Merasa Superior

Jurusan IPA, IPS, Bahasa di SMA Dihapus, Pengamat: Tak Ada Lagi Siswa yang Merasa Superior

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 17:03 WIB

Pemerintah Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa, Pengamat: Pendidikan Jadi Objek Uji Coba

Pemerintah Hapus Jurusan IPA, IPS dan Bahasa, Pengamat: Pendidikan Jadi Objek Uji Coba

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 09:51 WIB

Pro Kontra Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus, Mantan Guru Angkat Bicara

Pro Kontra Jurusan IPA, IPS dan Bahasa Dihapus, Mantan Guru Angkat Bicara

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 09:14 WIB

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA Dihapus, Begini Tanggapan Orangtua Siswa

Jurusan IPA, IPS dan Bahasa di SMA Dihapus, Begini Tanggapan Orangtua Siswa

News | Rabu, 24 Juli 2024 | 08:34 WIB

Pakar: Stigma Murid IPA Lebih Pintar Harus Dihilangkan

Pakar: Stigma Murid IPA Lebih Pintar Harus Dihilangkan

News | Senin, 22 Juli 2024 | 21:39 WIB

Gampang Dibeli, Murid SMP-SMA Bisa Habiskan Duit Jajan Rp 200 Ribu Seminggu Untuk Beli Rokok

Gampang Dibeli, Murid SMP-SMA Bisa Habiskan Duit Jajan Rp 200 Ribu Seminggu Untuk Beli Rokok

News | Senin, 22 Juli 2024 | 20:41 WIB

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

Sebut Penghapusan Jurusan SMA Bikin Repot Pihak Sekolah, Pakar: Akhirnya Bohong-bohongan Saja, Cuma Ganti Istilah

News | Senin, 22 Juli 2024 | 13:52 WIB

Terkini

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

Cara Mudah Membuat Nama dari Your Name In Landsat NASA Secara Gratis

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:29 WIB

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

Ukraina Terancam Krisis Senjata Akibat Amerika Serikat Terlalu Fokus Urus Perang Iran

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:16 WIB

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

Amerika Serikat Kirim Kapal Induk Ketiga ke Timur Tengah, Tekan Iran Percepat Negosiasi Damai

News | Sabtu, 25 April 2026 | 07:06 WIB

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

Italia Ganti Patung Yesus yang Dirusak Tentara Israel di Lebanon

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:57 WIB

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

Pengadilan Kriminal Internasional Adili Rodrigo Duterte Atas Tuduhan Pembunuhan Massal di Filipina

News | Sabtu, 25 April 2026 | 06:34 WIB

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan

News | Sabtu, 25 April 2026 | 00:02 WIB

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:59 WIB

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:55 WIB

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial

News | Jum'at, 24 April 2026 | 23:00 WIB

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana

News | Jum'at, 24 April 2026 | 22:10 WIB