Tutupi Kekalahan di Jalur Gaza, Israel Lakukan Provokasi Hingga Bunuh Ismail Haniyeh, Kremlin: Rusak Perdamaian

Andi Ahmad S

Kamis, 01 Agustus 2024 | 14:01 WIB
Tutupi Kekalahan di Jalur Gaza, Israel Lakukan Provokasi Hingga Bunuh Ismail Haniyeh, Kremlin: Rusak Perdamaian
Seorang pria duduk di antara reruntuhan bangunan di Kota Khan Younis, Jalur Gaza selatan, Rabu (17/7/2024). ANTARA FOTO/Xinhua/Rizek Abdeljawad/rwa.

Suara.com - Kantor berita Iran membongkar aksi gencatan senjata di Jalur Gaza, Palestina hingga menyebabkan ribuan orang meninggal dunia. Namun ada fakta mengejutkan selama ini mungkin tidak diketahui banyak orang di dunia, terutama masyarakat Indonesia.

Berdasarkan pemberitaan dari kantor berita Iran, selama ini ternyata Israel kalah saat genjatan senjata di Jalur Gaza, cara licik pun dilakukan negara disebut warga Tanah Air kejam itu dengan melakukan upaya aksi provokatif.

Tidak hanya itu saja, demi menutupi kekalahan di Jalur Gaza, Israel pun melancarkan serangan udara hingga membuat kepala biro politik kelompok perjuangan Palestina, Hamas, Ismail Haniyeh tewas.

"Aksi terbaru Israel [pembunuhan Haniyeh] membuktikan bahwa rezim ini berupaya menebus kegagalannya di Jalur Gaza lewat perbuatan yang membingungkan namun provokatif," kata kata penasihat Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei, Ali Larijani, dikutip Kamis (1/8/2024).

"Tentu saja, dengan tindakan balasan ke arah ini, Tel Aviv tidak hanya akan gagal menerobos kebuntuan keamanan strategis, namun akan jatuh ke pusaran yang baru," sambungnya dengan tegas.

Sebelumnya pada hari itu, Hamas mengonfirmasi kematian Haniyeh akibat serangan Israel di kediamannya di Ibu Kota Iran, Teheran.

Menurut Hamas, Haniyeh tewas dalam "serangan" yang dilakukan Israel di kediamannya di Teheran usai menghadiri upacara pelantikan presiden Iran.

Teuku Wisnu berduka atas meninggalnya Ismail Haniyeh (Instagram/@teukuwisnu)
Teuku Wisnu berduka atas meninggalnya Ismail Haniyeh (Instagram/@teukuwisnu)

Ditempat terpisah, Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengutuk keras pembunuhan kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, dengan menyebut peristiwa itu merusak prospek untuk mengakhiri konflik di Gaza.

"Kami mengutuk keras serangan ini, yang mengakibatkan kematian Bapak Haniyeh. Tindakan seperti itu merusak upaya untuk membangun perdamaian di kawasan dan dapat secara signifikan mengganggu stabilitas situasi yang sudah tegang," kata Peskov di Moskow.

baca juga

Dalam pernyataan terpisah, Kementerian Luar Negeri Rusia menyebut serangan itu sebagai "pembunuhan politik."

Dalam jumpa pers di Moskow, Wakil Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Andrey Nastasyin mengatakan serangan itu terjadi saat Haniyeh berada di Iran untuk pelantikan resmi Presiden Iran Masoud Pezeshkian.

"Para dalang pembunuhan politik ini jelas menyadari dampak buruk yang dapat ditimbulkan tindakan ini bagi kawasan tersebut. Tidak diragukan lagi bahwa pembunuhan Ismail Haniyeh akan sangat mengganggu negosiasi tidak langsung yang sedang berlangsung antara Hamas dan Israel, yang difokuskan pada pembentukan kondisi gencatan senjata yang dapat diterima bersama di Jalur Gaza," kata Nastasyin. [Antara].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Persiapan TC di Korea, Jens Raven Justru Tinggalkan Timnas Indonesia, Apa Alasannya?

Persiapan TC di Korea, Jens Raven Justru Tinggalkan Timnas Indonesia, Apa Alasannya?

Bola | Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:59 WIB

Juara Piala AFF U-19, Indra Sjafri Bakal Pusing Cari Pemain Lokal untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 karena Ini

Juara Piala AFF U-19, Indra Sjafri Bakal Pusing Cari Pemain Lokal untuk Kualifikasi Piala Asia U-20 2025 karena Ini

Bola | Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:48 WIB

Puji Mendiang Ismail Haniyeh Sebagai Pejuang Palestina, Wapres Maruf Amin Kutuk Israel karena Licik

Puji Mendiang Ismail Haniyeh Sebagai Pejuang Palestina, Wapres Maruf Amin Kutuk Israel karena Licik

News | Kamis, 01 Agustus 2024 | 13:35 WIB

Terkini

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

Taruna Akpol Asal Papua Meninggal Jelang Latihan Integrasi, Ditemukan Luka Sebelum Tewas

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:32 WIB

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Erick Thohir Ungkap Alasan Kuat di Balik Dukungan ke Infantino Komersialkan Piala Dunia

Bola | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:31 WIB

4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak

4 Micellar Water Green Tea Solusi Lawan Pemicu Jerawat pada Kulit Berminyak

Your Say | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:30 WIB

Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia

Dari Fashion hingga Kuliner, Begini Wajah Baru Brand Lokal Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:28 WIB

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

Pramono Bakal Minta Pakuwon Lepas Pagar di Kota Kasablanka dan Blok M Plaza

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:23 WIB

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

BPBD Kota Banjar Salurkan 5.000 Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kekeringan

Jabar | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:19 WIB

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

Gaji Kepala Daerah Mau Naik, Pakar UGM: Bagaimana Nasib Guru dan Nakes?

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:18 WIB

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

Misteri Kematian Sutrimo, Polisi Periksa Sopir Ambulans dan 4 Saksi Kunci

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:17 WIB

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

Tangsel Mulai Kekeringan, 222 KK di Keranggan dan Serpong Krisis Air Bersih

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:15 WIB

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

Jakarta Akhiri Open Dumping, Pengamat Dorong Kota Penyangga Tiru Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 18:10 WIB

×