Alami Teror Psikologis, Atlet Israel di Olimpiade Paris Mengeluh Jadi Sasaran Kebencian

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:55 WIB
Alami Teror Psikologis, Atlet Israel di Olimpiade Paris Mengeluh Jadi Sasaran Kebencian
Ilustrasi bendera Israel (Unsplash/taylor brandon)

Suara.com - Tim Olimpiade Israel mengatakan beberapa atlet telah menerima ancaman saat mereka bertanding di Paris di tengah meningkatnya ketegangan atas kematian warga Palestina selama perang di Gaza dan ancaman konflik regional yang lebih luas di Timur Tengah.

Yael Arad, presiden Komite Olimpiade Nasional Israel, mengatakan kepada Associated Press pada hari Selasa bahwa anggota tim telah menerima ancaman “terpusat” yang dimaksudkan untuk menimbulkan “teror psikologis” pada para atlet, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Pekan lalu, jaksa penuntut Paris membuka penyelidikan atas ancaman pembunuhan melalui email terhadap atlet Israel, dan badan kejahatan dunia maya nasional sedang menyelidiki kebocoran data pribadi beberapa atlet Israel secara online, yang sejak itu telah dihapus.

Jaksa juga meluncurkan penyelidikan atas hasutan kebencian rasial setelah atlet Israel menerima “isyarat diskriminatif” selama pertandingan Israel-Paraguay.

Logo Olimpiade (International Olympic Committee)
Logo Olimpiade (International Olympic Committee)

Tom Reuveny, atlet Israel berusia 24 tahun yang memenangkan medali emas dalam selancar angin akhir pekan lalu, termasuk di antara mereka yang mengaku menerima ancaman. Politik “harus dikesampingkan” selama Olimpiade, katanya kepada AP, saat berbicara pada hari Selasa tentang serangan mematikan yang menargetkan delegasi Israel pada Olimpiade 1972 di Munich, Jerman. Serangan 5 September 1972 yang dilakukan oleh kelompok Palestina Black September menewaskan 11 warga Israel dan seorang petugas polisi.

“Saya rasa politik apa pun tidak boleh dilibatkan dalam olahraga, terutama di Olimpiade,” kata Reuveny. “Sayangnya, ada banyak pihak politik yang terlibat – bukan dalam Olimpiade – dari orang-orang yang tidak ingin kita berkompetisi dan tidak ingin kita berada di sini. Saya mendapat banyak pesan dan ancaman.”

Meskipun Israel telah menyerukan agar Olimpiade tetap menjadi tempat yang netral, delegasi Palestina telah menggunakan Olimpiade tersebut sebagai cara untuk membangkitkan perbincangan tentang perjuangan sehari-hari warga Gaza.

Perang Israel-Hamas telah merenggut lebih dari 39.000 nyawa warga Palestina.

“Hal yang benar-benar menyakitkan saya adalah saat ini orang-orang memandang warga Palestina hanya sebagai angka. Jumlah orang yang meninggal. Jumlah orang yang mengungsi,” kata perenang Olimpiade Palestina-Amerika Valerie Tarazi kepada AP pada hari Minggu.

“Sebagai atlet, kami berada di sini sama seperti orang lain. Kami ingin bersaing. Sebagai manusia, kita memiliki kehidupan. … Kami ingin tinggal di rumah kami, sama seperti orang lain di dunia,” tambahnya.

Dunia berkumpul di Paris pada saat pergolakan politik global, berbagai perang, migrasi bersejarah, dan krisis iklim yang semakin parah, semua isu ini menjadi topik utama perbincangan di Olimpiade.

Ketegangan di Timur Tengah meningkat menyusul pembunuhan seorang komandan senior Hizbullah di Lebanon dan pemimpin politik utama Hamas di Iran pekan lalu, yang diduga merupakan serangan Israel. Kedua kelompok tersebut didukung oleh Iran.

Peringatan serangan tahun 1972 pada hari Selasa menggarisbawahi bagaimana Olimpiade sering kali terjebak dalam krisis internasional yang tidak terkait langsung dengan olahraga.

Presiden Komite Olimpiade Internasional Thomas Bach menyebutnya sebagai “hari paling gelap dalam sejarah Olimpiade” dan “sebuah serangan terhadap budaya perdamaian yang dipromosikan oleh Olimpiade.”

Pihak berwenang Perancis menyebut serangan Munich sebagai salah satu alasan untuk meningkatkan keamanan selama Olimpiade Paris, dan atlet Israel berada di bawah penjagaan 24 jam oleh unit polisi Perancis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Desak Made dan Rajiah Sallsabillah Pulang dengan Tangan Hampa dari Panjat Tebing Putri Olimpiade 2024

Desak Made dan Rajiah Sallsabillah Pulang dengan Tangan Hampa dari Panjat Tebing Putri Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:16 WIB

Breaking News! Rajiah Sallsabillah Gagal Sumbang Medali di Olimpiade 2024

Breaking News! Rajiah Sallsabillah Gagal Sumbang Medali di Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 18:07 WIB

Breakingnews! Desak Made Rita Gagal ke Semifinal Panjat Tebing Speed Putri Olimpiade 2024

Breakingnews! Desak Made Rita Gagal ke Semifinal Panjat Tebing Speed Putri Olimpiade 2024

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:52 WIB

Gantikan Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar Langsung Beri Peringatan Keras Untuk Israel, Siap Balas Dendam?

Gantikan Ismail Haniyeh, Yahya Sinwar Langsung Beri Peringatan Keras Untuk Israel, Siap Balas Dendam?

News | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:39 WIB

Eko Yuli Yakin Bisa Sabet Medali Emas Angkat Besi Olimpiade 2024 Paris: Bismillah!

Eko Yuli Yakin Bisa Sabet Medali Emas Angkat Besi Olimpiade 2024 Paris: Bismillah!

Sport | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:14 WIB

Toyota Dukung Para Atlet Olimpiade Paris 2024 dengan Jajaran Produk Elektrifikasi

Toyota Dukung Para Atlet Olimpiade Paris 2024 dengan Jajaran Produk Elektrifikasi

Otomotif | Rabu, 07 Agustus 2024 | 17:03 WIB

Terkini

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

Andrie Yunus Jalani Operasi Lanjutan, Dokter Fokus Selamatkan Bola Mata Kanan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 23:10 WIB

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

Arus Lebaran 2026 Menguat, Tol GempolPasuruan Didominasi Pergerakan ke Arah Pasuruan

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:44 WIB

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

Optimalkan SDA untuk Kemandirian Nasional, Prabowo Pacu Hilirisasi dan Ketahanan Energi

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:38 WIB

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

Prabowo Dorong Reformasi TNI: Penegakan Hukum Internal Diperketat, Tak Ada Toleransi Pelanggaran!

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:32 WIB

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

Cerita Arus Balik: Syamsudin Trauma Macet 27 Jam di Jalan, Derris Pilih War Tiket Sejak H-45

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:13 WIB

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

Anak Durhaka! Kata-kata Sadis Remaja 18 Tahun Usai Bunuh Ibu Kandung

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 22:00 WIB

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

Akal Bulus Model Cantik Tipu Pria Kaya, Korban Merugi Sampai Rp3 Miliar

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:30 WIB

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

Dear Donald Trump! Ini Ada Ejekan dari Jubir Iran: Malu yah Kalah Perang

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 21:00 WIB

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:32 WIB

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

AS-Israel Lakukan Kejahatan Perang: 600 Sekolah Hancur, 66 Balita Iran Tewas

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 20:30 WIB