Kelompok ISIS dan Al-Qaeda Akan Lakukan Bom di Konser Taylor Swift

Andi Ahmad S | Suara.com

Kamis, 08 Agustus 2024 | 18:16 WIB
Kelompok ISIS dan Al-Qaeda Akan Lakukan Bom di Konser Taylor Swift
Penyanyi Asal Amerika Serikat, Taylor Swift. (instagram.com/taylorswift)

Suara.com - Konser musik artis ternama di Dunia Taylor Swift mendapatkan ancaman dari kelompok teroris. Hal tersebut setelah pihak keamanan dari Austria berhasil mengamankan terduga pelaku yang merupakan teroris.

Pihak kewenangan berdasarkan pemberitaan AP menemukan materi kelompok ISIS dan al-Qaeda di rumah tersangka, sebelum konser Taylor Swift berlangsung di Austria.

Akibat ancaman adanya teroris yang akan melakukan serangan bom di acara itu, kini pihak keamanan telah membatalkan konser Taylor Swift di Austria.

Tidak ada tersangka lain yang dicari setelah keduanya ditangkap, kata Menteri Dalam Negeri Gerhard Karner pada Kamis di Wina.

“Situasinya serius, situasinya serius. Tapi kita juga bisa mengatakan: Tragedi bisa dicegah,” katanya.

Otoritas keamanan Austria mengatakan tersangka kedua, seorang warga negara Austria berusia 17 tahun yang berasal dari Turki dan Kroasia, ditangkap oleh pasukan polisi khusus di dekat stadion tempat konser seharusnya berlangsung minggu ini.
Seorang warga Austria berusia 19 tahun juga telah ditangkap. Nama-nama tersangka tidak diumumkan sesuai dengan aturan privasi Austria.

Pejabat keamanan Austria menuduh kedua pemuda tersebut ingin melakukan serangan di luar stadion, membunuh sebanyak mungkin orang dengan menggunakan pisau atau bahan peledak buatan sendiri.

Mereka mengatakan kepada wartawan pada konferensi pers di Wina bahwa tersangka utama, seorang warga Austria berusia 19 tahun yang berasal dari Makedonia Utara, sepenuhnya mengakui rencana serangannya.

"jelas-jelas teradikalisasi ke arah ISIS dan menganggap membunuh orang-orang kafir adalah hal yang benar," katanya.

Tersangka kedua dipekerjakan beberapa hari yang lalu oleh sebuah perusahaan fasilitas yang menyediakan layanan di tempat tersebut selama konser. Penyelidik mengatakan mereka menemukan banyak materi terkait kelompok ISIS dan al-Qaeda di rumahnya.

Pembatalan tiga konser yang terjual habis minggu ini membuat Swifties hancur di seluruh dunia, banyak dari mereka telah mengeluarkan ribuan euro untuk perjalanan dan penginapan di ibu kota Austria yang mahal untuk pertunjukan Eras Tour yang terjual habis pada hari Kamis, Jumat dan Sabtu di Ernst. Stadion Happel, yang kosong pada Kamis pagi selain dari syuting media di luar.

Bahan kimia dan peralatan teknis ditemukan di rumah tersangka berusia 19 tahun, menurut Franz Ruf, direktur keamanan publik di Kementerian Dalam Negeri Austria.

Dalam wawancara hari Kamis dengan program Oe1 lembaga penyiaran publik ORF, Ruf mengatakan penyidik sedang mengevaluasi barang bukti yang disita dari rumah tersangka. Beberapa minggu yang lalu, remaja berusia 19 tahun itu mengunggah sumpah setia kepada pemimpin milisi kelompok ISIS ke akun internet, tambah Ruf.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Israel Kena Blacklist di Peringatan Bom Hiroshima Nagasaki, AS dan Uni Eropa 'Ngambek' Ancam Tak Datang

Israel Kena Blacklist di Peringatan Bom Hiroshima Nagasaki, AS dan Uni Eropa 'Ngambek' Ancam Tak Datang

News | Kamis, 08 Agustus 2024 | 17:30 WIB

Serangan Teror di Wina Berhasil Digagalkan, Konser Taylor Swift Tetap Dibatalkan

Serangan Teror di Wina Berhasil Digagalkan, Konser Taylor Swift Tetap Dibatalkan

Entertainment | Kamis, 08 Agustus 2024 | 15:21 WIB

Puncaki Tangga Album Billboard, Taylor Swift Sukses Blokir Kanye West

Puncaki Tangga Album Billboard, Taylor Swift Sukses Blokir Kanye West

Your Say | Kamis, 08 Agustus 2024 | 14:29 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB