Sejarah Sepaku yang Kini Menjadi Salah Satu Wilayah yang Kini Terdampak IKN

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Rabu, 14 Agustus 2024 | 10:47 WIB
Sejarah Sepaku yang Kini Menjadi Salah Satu Wilayah yang Kini Terdampak IKN
Penampakan dari udara IPA Sepaku di IKN. (Dok. Kementerian PUPR)

Suara.com - Sebuah kecamatan di Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Sepaku menjadi sorotan publik, usai kini wilayahnya dijadikan sebagai Ibu Kota Nusantara (IKN).

Sejak Tahun 1960, Sepaku berada di wilayah Kotamadya Balikpapan, dengan nama Kecamatan Balikpapan Seberang yang terdiri dari Kecamatan Sepaku dan Kecamatan Penajam saat ini.

Kecamatan Sepaku ini dibagi menjadi 11 Desa, yaitu Argo Mulyo, Binuang, Bukit Raya, Bumi Harapan, Karang Jinawi, Semoi Dua, Sukaraja, Suko Mulyo, Telemow, Tengin Baru dan Wonosari.

Suku asli yang mendiami Kecamatan Sepaku ini adalah Suku Paser dan suku pendatang, seperti Suku Jawa.

Suku pendatang, Suku Jawa ini awalnya mengikuti program transmigrasi pada Tahun 1977, 1991, dan 1998.

Pada Tahun 1988, daerah Sepaku Bersama dengan Penajam ini diserahkan oleh Kotamadya Balikpapan kepada Kabupaten Pasir (kini menjadi Kabupaten Paser).

Sejak saat itu pula nama Kecamatan Balikpapan seberang diubah menjadi Kecamatan Penajam. Kemudian pada 2002, Kecamatan Penajam dimekarkan menjadi Kecamatan Penajam Induk dan Kecamatan Sepaku.

Di Tahun 2019, tepatnya pada tanggal 26 Agustus, Presiden Joko Widodo menetapkan sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi Ibu Kota Negara baru Indonesia.

Sebagian wilayah yang dijadikan sebagai Ibu Kota Negara Baru Indonesia ini adalah wilayah Kecamatan Sepaku.

Usai Sepaku ditetapkan sebagai salah satu wilayah yang menjadi Ibu Kota Negara Baru Indonesia, masalah-masalah warga sekitar mulai muncul.

Mereka mengakui bahwa masih kesulitan mengakses air bersih. Warga Sepaku bahkan harus membeli air seharga Rp 80-90 ribu per tandon, atau 1.200 liter untuk 4 hari.

Padahal, sebelum adanya proyek Intake Sepaku untuk IKN dibangun, warga sekitar tidak harus membeli air, mereka bisa mengambil secara langsung dari sungai dan sumur.

Menurut Direktur Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Kalimantan Timur, Fathur Roziqin Fen, ruang dan akses hidup warga Sepaku, khususnya yang berada dekat dengan IKN, semakin terbatas.

Tak hanya untuk memenuhi kebutuhan air, Fathur mengatakan bahwa proyek Intake justru menjauhkan warga Sepaku dari Sungai yang menjadi sumber kehidupan.

Namun, sampai saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut perihal akses air untuk warga Sepaku atau daerah yang terdampak Pembangunan IKN.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ini Transportasi Ramah Lingkungan di Ibu Kota Nusantara

Ini Transportasi Ramah Lingkungan di Ibu Kota Nusantara

Otomotif | Rabu, 14 Agustus 2024 | 09:13 WIB

Sidang Kabinet Perdana Jokowi di IKN, Prabowo Janji Teruskan Pembangunan IKN

Sidang Kabinet Perdana Jokowi di IKN, Prabowo Janji Teruskan Pembangunan IKN

Video | Rabu, 14 Agustus 2024 | 08:05 WIB

Tak Ikut ke IKN, Raffi Ahmad Doakan Perayaan HUT RI Berjalan Lancar

Tak Ikut ke IKN, Raffi Ahmad Doakan Perayaan HUT RI Berjalan Lancar

Entertainment | Rabu, 14 Agustus 2024 | 07:45 WIB

Terkini

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 10:05 WIB

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:32 WIB

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:30 WIB

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 09:05 WIB

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 08:05 WIB

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB