Gagal Paham Curhatan Mega, Prabowo: Ditinggal atau Siapa yang Meninggalkan Siapa?

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 15 Agustus 2024 | 20:07 WIB
Gagal Paham Curhatan Mega, Prabowo: Ditinggal atau Siapa yang Meninggalkan Siapa?
Ketum Partai Gerindra sekaligus Presiden terpilih, Prabowo Subianto. (Suara.com/Bagaskara)

Suara.com - Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prabowo Subianto, angkat bicara menanggapi soal PDIP yang seperti ditinggalkan usai Partai NasDem, PPP hingga Perindo memastikan bergabung ke pemerintahannya. 

Ditanya perihal itu, Prabowo menanggapinya secara santai. Ia mengaku tak mengerti siapa yang meninggalkan dan yang ditinggalkan. 

"Saya tidak mengerti ditinggal atau siapa yang meninggalkan siapa," kata Prabowo singkat di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (15/8/2024). 

Mega Merasa PDIP Ditinggal

Sebelumnya, Ketua Umum DPP PDI Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri mengaku tergelitik dengan dinamika Pilkada serentak 2024. Ia lantas mempertanyakan adanya Koalisi Indonesia Maju (KIM) plus yang ia dengar akhir-akhir ini. 

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [Tangkapan layar YouTube]
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. [Tangkapan layar YouTube]

Hal itu disampaikan Megawati dalam pidatonya di sela-sela penberian dukungan kepada para calon kepala daerah PDIP yang akan maju di Pilkada 2024, di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta, Rabu (14/8/2024). 

Pasalnya Megawati merasa Pilkada 2024 misalnya sudah didesain sedemikian rupa. 

"Lucu juga deh klo lihat nih sekarang Pilkada nih, yang ini gak boleh ama yang itu, yang ini gaboleh sama yang itu, dibuatlah apa namanya ini sekarang. Aku sampai denger lihatin aja," kata Megawati. 

Dengan adanya hal itu, Megawati jadi berbicara pada dirinya sendiri soal PDIP merasa telah dikungkung dan ditinggal sendirian dalam Pilkada. 

"Terus saya suka ngomong pada diri saya sendiri 'kasian deh PDI Pejuangan, dikungkung, ditelikung, tinggal sendirian gitu'," ujarnya. 

Ia lantas mempertanyakan soal keheradaan KIM Plus yang terjadi dalam Pilkada khususnya Jakarta. 

"Wah yang lain apa namanya KIM Plus. Nek KIM Plus tuh plusnya opo yo? Oh gitu?" katanya. 

Megawati kemudian menegaskan jika setiap warga negara memiliki hak yang sama di mata hukum. Itu lah sebabnya ada Pemilu digelar secara langsung. 

"Tahu enggak, kan aku tadi bilang setiap warga negara mempunyai hak yang sama di mata hukum. Jadi kenapa ada Pemilu langsung, supaya rakyat itu menjadi hakim tettinggi. Dia lah dengan hati nuraninya dengan pikirannya akan memilih peminpinnya diizinkan dan orang harusnya menerima hal itu. Kalian wartawan juga mesti begitu tahu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Resmi Gabung KIM, NasDem Siap Bikin Rezim Prabowo Adem Ayem: Semoga Kami Tak jadi Beban

Resmi Gabung KIM, NasDem Siap Bikin Rezim Prabowo Adem Ayem: Semoga Kami Tak jadi Beban

Kotak Suara | Kamis, 15 Agustus 2024 | 19:29 WIB

Resmi Gabung KIM usai Bertemu Prabowo, Surya Paloh Blak-blakan 'Lepeh' Anies: Kita Cari Momentum Lain

Resmi Gabung KIM usai Bertemu Prabowo, Surya Paloh Blak-blakan 'Lepeh' Anies: Kita Cari Momentum Lain

Kotak Suara | Kamis, 15 Agustus 2024 | 18:44 WIB

Lewat Hasto PDIP, KPK Bakal Usut Dugaan Aliran Korupsi DJKA ke Tim Pemenangan Jokowi-Maruf

Lewat Hasto PDIP, KPK Bakal Usut Dugaan Aliran Korupsi DJKA ke Tim Pemenangan Jokowi-Maruf

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 17:10 WIB

Megawati Panik Isu Kudeta di PDIP, Puan Maharani Bantah: Gak Ada!

Megawati Panik Isu Kudeta di PDIP, Puan Maharani Bantah: Gak Ada!

News | Kamis, 15 Agustus 2024 | 16:24 WIB

Terkini

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

Ekonom UGM: Pemindahan Ibu Kota ke IKN Masuk Fase Ketidakpastian, Berisiko jika Dipaksakan Pindah

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:36 WIB

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

Singgung Nasib Bambang Tri hingga Jonan, Sobary Beberkan Cara Jokowi Matikan Karier Politik Lawan

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:14 WIB