Aksi Boikot? Siswa Yahudi Top New York Hindari Universitas Columbia Pasca Gelombang Anti-Israel

Aprilo Ade Wismoyo Suara.Com
Senin, 19 Agustus 2024 | 16:27 WIB
Aksi Boikot? Siswa Yahudi Top New York Hindari Universitas Columbia Pasca Gelombang Anti-Israel
Ilustrasi universitas (Pixabay)

Suara.com - Tidak ada siswa sekolah menengah Yahudi terkemuka di New York yang akan bersekolah di Columbia College, menurut sebuah laporan di New York Post. Sekolah Ramaz, yang terletak di Upper East Side, mengatakan kepada Post bahwa untuk pertama kalinya dalam 20 tahun, tidak ada lulusan sekolah tersebut yang akan mendaftar di Columbia College.

Namun, satu siswa Ramaz diterima di sekolah Studi Umum Columbia, dan tiga di Barnard College yang berafiliasi dengan Columbia untuk wanita, namun tidak ada satu pun di perguruan tinggi tersebut, kata laporan Post.

Ramaz menyebut protes anti-Israel dan permusuhan terhadap mahasiswa Yahudi di Columbia mempengaruhi keputusan mahasiswa mereka.

“Ramaz memberikan informasi sebanyak mungkin tentang situasi di berbagai perguruan tinggi yang diminati, dan kami telah memberikan prioritas pada isu-isu seputar meningkatnya kasus antisemitisme yang mengerikan di beberapa sekolah, sehingga siswa kami dan keluarga mereka dapat membuat keputusan yang tepat mengenai mana yang akan mereka pilih. perguruan tinggi tepat untuk mereka," kata perwakilan Ramaz kepada Post.

Ilustrasi Orang Yahudi (BBC News Indonesia)
Ilustrasi Orang Yahudi (BBC News Indonesia)

Columbia belum memberikan komentar apa pun mengenai perkembangan tersebut sejauh ini.

Perguruan tinggi Ivy League telah dilanda gelombang protes sejak invasi Hamas ke Israel pada 7 Oktober 2023. Bukan hanya Kolombia, gerakan protes anti-perang yang terjadi di Amerika Serikat memicu perdebatan sengit mengenai dukungan Washington terhadap pemboman Israel di Gaza.

Pekan lalu, ekonom Inggris-Amerika Minouche Shafik mengundurkan diri sebagai rektor Universitas Columbia dengan alasan kerugian yang diakibatkan oleh "masa kekacauan" setelah dia menghadapi pengawasan ketat atas penanganannya terhadap demonstrasi terkait perang Israel-Hamas.

Dia adalah presiden keempat dari sebuah universitas Ivy League yang mengundurkan diri setelah protes ini.

Para pengunjuk rasa pro-Palestina mendirikan perkemahan di kampus Columbia pada bulan April, sementara Shafik memberikan kesaksian di depan komite DPR yang menyelidiki anti-Semitisme.

Baca Juga: Mahasiswa KKN UNDIP Tanamkan Jiwa Kewirausahaan pada Siswa MTs N 4 Wonogiri

Para pengunjuk rasa, banyak di antaranya adalah orang Yahudi, mengatakan pandangan anti-Israel disalahartikan dengan anti-Semitisme dan bahwa tuduhan individu mengenai insiden kebencian digunakan untuk mengalihkan perhatian dari seruan gencatan senjata.

Columbia meminta polisi New York untuk mengusir secara paksa mahasiswa yang menempati sebuah gedung pada akhir April, dan membatalkan upacara pembukaan utamanya pada bulan Mei.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI