Pemakaman di Gaza Tak Mampu Menampung Korban, Jenazah Terpaksa Ditumpuk dalam Satu Lubang

Bella

Kamis, 22 Agustus 2024 | 08:34 WIB
Pemakaman di Gaza Tak Mampu Menampung Korban, Jenazah Terpaksa Ditumpuk dalam Satu Lubang
Ilustrasi pemakaman Muslim (Shutterstock).

Suara.com - Jalur Gaza kini menghadapi krisis kemanusiaan yang semakin mendalam, dengan jumlah korban tewas akibat serangan gencar Israel telah melampaui 40.000 jiwa. Pemakaman-pemakaman di wilayah tersebut tak lagi mampu menampung jenazah para korban, memaksa warga untuk menguburkan orang-orang yang mereka cintai di lahan-lahan yang telah penuh sesak.

Saad Hassan Barakat, seorang pekerja pemakaman di Kota Gaza, menyatakan bahwa ia belum pernah menghadapi situasi yang begitu parah sepanjang hidupnya.

"Sebelum perang, saya hanya melakukan beberapa penguburan setiap hari," ungkap Barakat, seperti dikutip dari Anadolu, Kamis.

Namun sejak pecahnya perang pada 7 Oktober tahun lalu, terkadang ia harus mengubur 70, 80, bahkan hingga 300 jenazah dalam satu hari.

Barakat juga menjelaskan bahwa akibat keterbatasan ruang, jenazah kini dikuburkan secara berlapis di pemakaman.

"Kesulitannya adalah tidak ada ruang tersisa untuk menggali kuburan baru, jadi saya harus menumpuk kuburan satu di atas yang lain," katanya.

"Tempat ini bukan hanya satu atau dua, tetapi tiga lapis kuburan." lanjut Barakat.

Dengan intensitas pengeboman yang terus berlanjut siang dan malam, Barakat hanya bisa mengakses dua dari sembilan pemakaman yang biasa ia awasi.

Kondisi ini semakin diperparah oleh kenyataan bahwa pemakaman massal menjadi satu-satunya pilihan bagi sebagian besar warga, meskipun ada juga yang masih memilih kuburan individu dengan biaya sekitar 300 shekel (sekitar $80).

baca juga

Mohammed Abdullah, seorang warga Palestina yang mengungsi dari kamp pengungsi Nuseirat di Gaza tengah, menggambarkan betapa sulitnya situasi saat ini.

"Jumlah korban tewas sangat mengerikan dan terus bertambah," kata Abdullah. "Di wilayah tengah Gaza, hanya ada tiga kuburan, dan semuanya penuh sesak." kata Abdullah.

Abdullah menceritakan pengalamannya baru-baru ini saat mencoba menguburkan delapan jenazah. Karena tidak ada lahan kosong yang tersisa, mereka terpaksa menggali kembali kuburan lama untuk menempatkan jenazah baru.

"Banyak orang terlantar yang mencari perlindungan di kuburan, sehingga sulit untuk membuka kuburan baru," tuturnya.

Konflik yang terus berlanjut telah menyebabkan lebih dari 40.170 kematian warga Palestina, sebagian besar di antaranya adalah wanita dan anak-anak, serta lebih dari 92.740 cedera. Blokade yang berlangsung di Gaza juga telah menyebabkan kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, memperparah krisis kemanusiaan yang terjadi.

Sementara itu, Israel kini menghadapi tuduhan genosida di Mahkamah Internasional, dengan tekanan internasional yang semakin meningkat untuk menghentikan operasi militer di Jalur Gaza. Meski demikian, serangan brutal Israel terus berlanjut, menciptakan situasi yang semakin sulit bagi warga Gaza yang sudah sangat menderita.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dua Jenazah Ditemukan di Selokan Belakang Gedung Kosong, Pria Myanmar Diamankan

Dua Jenazah Ditemukan di Selokan Belakang Gedung Kosong, Pria Myanmar Diamankan

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 19:51 WIB

Balas Serangan Israel, Hizbullah Luncurkan 50 Roket ke Dataran Tinggi Golan

Balas Serangan Israel, Hizbullah Luncurkan 50 Roket ke Dataran Tinggi Golan

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:10 WIB

Serangan Udara Israel di Sidon Tewaskan Pejabat Senior Fatah

Serangan Udara Israel di Sidon Tewaskan Pejabat Senior Fatah

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 16:57 WIB

Langit Israel Utara Mencekam! Puluhan Roket Diluncurkan dari Lebanon

Langit Israel Utara Mencekam! Puluhan Roket Diluncurkan dari Lebanon

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 15:57 WIB

Joe Biden Sebut Hamas Menyerah Setelah Israel Berhasil Hancurkan Gaza, Benarkah?

Joe Biden Sebut Hamas Menyerah Setelah Israel Berhasil Hancurkan Gaza, Benarkah?

News | Rabu, 21 Agustus 2024 | 07:25 WIB

Biden Janji Akhiri Perang Gaza dan Pulangkan Sandera, Demonstran: Hentikan Mempersenjatai Israel

Biden Janji Akhiri Perang Gaza dan Pulangkan Sandera, Demonstran: Hentikan Mempersenjatai Israel

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 19:22 WIB

Jurnalis Palestina Tewas akibat Serangan Israel di Selatan Jalur Gaza

Jurnalis Palestina Tewas akibat Serangan Israel di Selatan Jalur Gaza

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 09:05 WIB

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

AS Tekankan Pentingnya Gencatan Senjata di Gaza, Desak Israel dan Hamas Capai Kesepakatan

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 06:05 WIB

Buntut Genosida Gaza, 20 Maskapai Penerbangan Hentikan Penerbangan Dari Dan Ke Israel

Buntut Genosida Gaza, 20 Maskapai Penerbangan Hentikan Penerbangan Dari Dan Ke Israel

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 01:15 WIB

Kolombia Protes Keras Genosida Di Gaza, Hentikan Ekspor Batu Bara Ke Israel

Kolombia Protes Keras Genosida Di Gaza, Hentikan Ekspor Batu Bara Ke Israel

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 00:15 WIB

Terkini

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

KPK Periksa Stafsus Menhut Raja Juli, Dalami Dugaan Suap Bupati Kuansing

Riau | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:27 WIB

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Ketua KONI Tersangka Korupsi Dana Hibah PON Aceh-Sumatera Utara Langsung Ditahan

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:26 WIB

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Kredit Mobil Brio: Berapa Gaji Minimal yang Aman? Begini Simulasinya

Otomotif | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Jangan Ukur Keberhasilan Politik dari Banyaknya Rapat dan Sorotan Kamera

Your Say | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:20 WIB

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Karhutla Kalimantan Makin Parah, Airlangga: Kegiatan Ekonomi Terganggu

Bisnis | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:19 WIB

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

9 Rekomendasi Skin Tint Ringan untuk Tampilan Segar dan Anti Dempul

Lifestyle | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:10 WIB

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

KPK Bongkar Dugaan Rasuah di Pemkab Bogor, Upah Pungut hingga Pengadaan Barang Disorot

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Krisis Air Bersih Meluas di Makassar, Ini Kecamatan Terdampak dan Cara Lapor

Sulsel | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:09 WIB

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

Sudah Disambut Baik, Pramono Anung Izinkan Warga Pati Demo di Jakarta: Itu Dijamin Demokrasi!

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:06 WIB

Terseret Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap KPK

Terseret Kasus Suap Penerimaan Mahasiswa Baru, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap KPK

Video | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:00 WIB

×