Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!

M. Reza Sulaiman

Jum'at, 23 Agustus 2024 | 13:28 WIB
Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN Ada di Pulau Apa? Cek Lokasinya di Google Maps Yuk!
Lokasi Kantor Desa mirip Istana Garuda IKN di desa Kuala Buayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (Tangkapan Layar/Google Maps)

Suara.com - Viral desain kantor desa mirip Istana Garuda di Ibu Kota Nusantara (IKN) bikin warganet terkejut. Sebab, desain kantor ini dirasakan lebih mirip burung Garuda dibandingkan dengan versi aslinya.

Apakah desain kantor desa ini bisa dilihat di Google Maps? Kita cek bersama yuk! Sebagai informasi, kritikan terhadap Istana Garuda karya seniman I Nyoman Nuarta muncul dari warganet yang menganggap bangunan megah tersebut lebih mirip kelelawar daripada burung.

Baru-baru ini viral video yang diunggah oleh akun Instagram @janfen_ yang memperlihatkan bangunan kantor desa mirip dengan Istana Garuda IKN. Dari informasi yang beredar, diketahui bangunan tersebut berada di desa Kuala Buayan, Kecamatan Meliau, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat.

Video itu memperlihatkan bangunan berbentuk burung garuda yang masih dalam tahap pembangunan. Bagian kepala burung dibuat semirip mungkin seperti garuda, sementara di bagian badan menempula juga sayap yang membentang pun mirip dengan Istana Garuda di IKN.

Perbedaan mencolok tampak dari material yang dipakai. Istana Garuda di IKN dibangun dengan material baja antikorosi yang diproduksi oleh PT Krakatau Steel. Baja tersebut terdiri dari kuningan, tembaga, galvalum. Sementara itu di Kantor Desa Kuala Buayan ini dibangun dari semen.

Penampakan Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN

Tidak banyak informasi yang diketahui soal desa Kuala Buayan. Berdasarkan informasi di situs resmi Kabupaten Sanggau, ada 1.669 kepala keluarga yang menetap di sana. Desa ini juga memiliki 5.178 penduduk

Lokasi Kantor Desa mirip Istana Garuda IKN di desa Kuala Buayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (Tangkapan Layar/Google Maps)
Lokasi Kantor Desa mirip Istana Garuda IKN di desa Kuala Buayan, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. (Tangkapan Layar/Google Maps)

Penampakan satelit di Google Maps menunjukkan sebagian besar daerah tertutup pepohonan. Sayangnya, penampakan kantor desa mirip Istana Garuda IKN yang sedang dibangun ini tidak bisa dilihat lewat Google Maps.

Janfen dalam video unggahannya mengungkapkan rasa kagum kepada kepala desa dan sekaligus apresiasi terhadap IKN. Ia juga mengapreasiasi kerja kepala desanya yang selama ini telah berupaya memajukan desanya.

baca juga

Video Janfen lalu diunggah ulang oleh IKN_NUsantarainfo. Reaksi warganet pada komentar terpecah dua, ada yang mengapresiasi dan memuji kantor desa dibuat mirip Istana Garuda IKN, ada juga yang mencela.

“Ini baru Istana Garuda bukan Istana Kelelawar ,” komentar @al***

“Yg Hujat IKN ,tawain ajaa .. coba anda2 yg mendesign nya? Bisa gak di aplikasikan di media besar gitu? Udah bagus kah?? Wkwk ini mah keren uyy,” sahut @me***

“Dulu wktu belum ada IKN boro2 ada kantor bupati atau lainnya bangunan nya gak ada yg melambangkan burung Garuda..sekrng udah ada IKN berlomba lomba menirunya ...bahkan nyinyir seperti kelewar lah dan lain2,” ujar @lu***

Istana Garuda IKN Buatan Siapa?

Bangunan ikonik berbentuk burung Garuda dengan sayap yang mengepak di Ibu Kota Nusantara (IKN) bukan sekadar simbol, melainkan sebuah perwujudan dari filosofi mendalam tentang perlindungan dan kebesaran bangsa Indonesia. Desain megah ini adalah karya dari seniman kenamaan I Nyoman Nuarta, seorang pematung asal Bali yang telah lama dikenal dengan karya-karya monumentalnya.

Desain Istana Garuda yang menyerupai burung Garuda yang sedang memeluk, mengandung filosofi perlindungan terhadap seluruh bangsa Indonesia. Bangunan ini bukan hanya menampilkan keindahan visual, tetapi juga menyiratkan kekuatan dan kewibawaan, mencerminkan semangat persatuan yang diusung oleh nusantara.

I Nyoman Nuarta, lahir di Tabanan, Bali pada 14 November 1951, adalah sosok di balik pembuatan patung Garuda di Istana Negara IKN. Berpengalaman dalam dunia seni patung, Nuarta menggunakan material perunggu untuk membangun patung Garuda ini. Material tersebut kemudian diberi cairan khusus, yang seiring waktu akan berubah menjadi hijau akibat proses oksidasi, memberikan kesan alami dan menambah nilai estetika pada patung tersebut. Material perunggu yang digunakan merupakan material yang sama yang digunakan dalam pembuatan Patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), salah satu karya monumental Nuarta lainnya.

Nuarta, yang memeluk agama Hindu, telah menempuh pendidikan seni patung di Institut Teknologi Bandung setelah sebelumnya mendalami seni lukis. Dedikasinya terhadap seni telah membawanya terlibat dalam berbagai proyek besar pemerintahan, termasuk Patung GWK yang terkenal. Patung setinggi 122 meter ini bahkan dinobatkan sebagai patung tertinggi di Indonesia, mengungguli Monumen Jalesveva Jayamahe di Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Arti Garuda Biru yang Ramai Jadi IG Story, WA Story, akun X, dan PP Media Sosial

Arti Garuda Biru yang Ramai Jadi IG Story, WA Story, akun X, dan PP Media Sosial

Lifestyle | Kamis, 22 Agustus 2024 | 17:44 WIB

Dimana Lokasi Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN? Publik Terbelah Gegara Desain Kepalanya

Dimana Lokasi Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN? Publik Terbelah Gegara Desain Kepalanya

News | Kamis, 22 Agustus 2024 | 15:52 WIB

Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN, Warganet: Ini Baru Garuda, Bukan Kelelawar

Kantor Desa Mirip Istana Garuda IKN, Warganet: Ini Baru Garuda, Bukan Kelelawar

News | Selasa, 20 Agustus 2024 | 22:46 WIB

Terkini

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

The Walk Hadir di Serpong, Satukan Kuliner dan Beauty dalam Satu Destinasi Lifestyle

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 02:04 WIB

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

×