"Zuckerberg Rusia" Dibekuk di Paris, Telegram di Pusaran Kontroversi

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Senin, 26 Agustus 2024 | 18:40 WIB
"Zuckerberg Rusia" Dibekuk di Paris, Telegram di Pusaran Kontroversi
Cara Hapus Kontak Telegram. (Pixabay/@R-region)

Suara.com - Pengusaha teknologi kelahiran Rusia Pavel Durov telah mendirikan jejaring sosial yang sangat populer serta mata uang kripto, mengumpulkan kekayaan miliaran dolar dan berseteru dengan pihak berwenang tidak hanya di Rusia tetapi juga di seluruh dunia.

Masih beberapa bulan menjelang ulang tahunnya yang ke-40, pria yang pernah dijuluki "Zuckerberg Rusia" setelah pendiri Facebook Mark Zuckerberg kini mendapati dirinya ditahan di Prancis setelah ditahan secara mengejutkan di bandara Paris akhir pekan ini.

Saat masih berusia 20-an, penduduk asli Saint Petersburg ini melejit ketenarannya di Rusia setelah mendirikan jejaring sosial VKontakte (VK) yang melayani kebutuhan pengguna berbahasa Rusia dan mengalahkan Facebook di seluruh bekas Uni Soviet.

Setelah perselisihan dengan pihak berwenang Rusia dan perebutan kepemilikan, ia menjual VKontakte dan mendirikan layanan pesan baru bernama Telegram yang dengan cepat mendapatkan daya tarik tetapi juga terbukti kontroversial dengan para kritikus yang mengutuk dugaan kurangnya kontrol pada konten yang ekstrem.

Saat drama-drama ini berkecamuk, Durov tetap menjadi sosok yang berubah-ubah dan terkadang misterius, jarang memberikan wawancara dan membatasi dirinya pada pernyataan-pernyataan yang terkadang membingungkan yang dibuat di Telegram.

Seorang penganut paham kebebasan, Durov telah memperjuangkan kerahasiaan di Internet dan enkripsi dalam pengiriman pesan.

Ia dengan tegas menolak mengizinkan moderasi pesan di Telegram, yang memungkinkan pengguna untuk mengunggah video, gambar, dan komentar di "saluran" yang dapat diikuti oleh siapa saja.

Durov, 39 tahun, menjadi sasaran di Prancis melalui surat perintah atas pelanggaran yang diduga telah dilakukan di Telegram, mulai dari penipuan hingga perdagangan narkoba, perundungan siber, dan kejahatan terorganisasi, termasuk mempromosikan terorisme dan penipuan.

Penyelidikan telah dipercayakan kepada unit siber polisi Prancis dan kantor antipenipuan nasional. Ia masih dalam tahanan polisi pada hari Minggu, menurut dua sumber yang dekat dengan kasus tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Agama Nadine Pascale Kaiser, Putri Susi Pudjiastuti yang Baru Saja Dinikahi Bule

Agama Nadine Pascale Kaiser, Putri Susi Pudjiastuti yang Baru Saja Dinikahi Bule

Lifestyle | Senin, 26 Agustus 2024 | 15:30 WIB

Polisi Tangkap Penyebar Video Pornografi Anak Lewat Aplikasi Telegram

Polisi Tangkap Penyebar Video Pornografi Anak Lewat Aplikasi Telegram

Tekno | Senin, 26 Agustus 2024 | 08:46 WIB

Serangan Rudal Hancurkan Hotel di Ukraina, Dua Jurnalis Luka, Satu Lagi Hilang

Serangan Rudal Hancurkan Hotel di Ukraina, Dua Jurnalis Luka, Satu Lagi Hilang

News | Minggu, 25 Agustus 2024 | 20:22 WIB

Profil Pavel Durov, CEO Telegram Punya Kekayaan Tiga Kali Lipat APBD DKI Jakarta

Profil Pavel Durov, CEO Telegram Punya Kekayaan Tiga Kali Lipat APBD DKI Jakarta

Bisnis | Minggu, 25 Agustus 2024 | 15:55 WIB

Pendiri Telegram Ditahan di Perancis, Diduga Fasilitasi Aktivitas Kriminal

Pendiri Telegram Ditahan di Perancis, Diduga Fasilitasi Aktivitas Kriminal

Tekno | Minggu, 25 Agustus 2024 | 14:40 WIB

Sosok Marie Antoinette yang Disangkutpautkan Dengan Istri Kaesang, Erina Gudono

Sosok Marie Antoinette yang Disangkutpautkan Dengan Istri Kaesang, Erina Gudono

News | Jum'at, 23 Agustus 2024 | 12:19 WIB

Terkini

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

BBM Batal Naik per 1 April 2026, Antrean SPBU Kembali Normal

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:49 WIB

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

China dan Pakistan Gabung Perang Timur Tengah! Beijing Masih Tahan Diri Kirim Bantuan ke Iran

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:45 WIB

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

Skandal Cukai Rokok, KPK Periksa Pengusaha Liem Eng Hwie Terkait Dugaan Suap di Bea Cukai

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:31 WIB

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

Baru Mendarat, Pasukan Elit Amerika untuk Serang Iran Mau Ditarik Lagi

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:27 WIB

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

Jurus Pramono Cegah ASN Jakarta 'Keluyuran' Saat WFH Jumat, Ini yang Bakal Dilakukan

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:22 WIB

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

Serbuan Perantau Pasca Lebaran: Jakarta Masih Jadi Ladang Emas atau Jebakan Kemiskinan?

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:17 WIB

Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook

Terkuak, Pelaku Mutilasi Bekasi Jual Motor Vario dan Beat Milik Korban Lewat Facebook

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:16 WIB

Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat

Pramono Anung: Pelayanan Publik Jakarta Tak Ikut WFH Tiap Jumat

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:09 WIB

Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon

Versi PBB, Israel Biang Kerok Prajurit TNI Gugur di Lebanon

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:08 WIB

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

Perang Iran Vs AS-Israel Terus Memanas, BEM SI Desak Program MBG Dievaluasi Tapi Jangan Disetop

News | Rabu, 01 April 2026 | 11:00 WIB