Nyalanesia Tawarkan Solusi untuk Atasi Krisis Upah Guru Honorer

Irwan Febri

Sabtu, 07 September 2024 | 19:00 WIB
Nyalanesia Tawarkan Solusi untuk Atasi Krisis Upah Guru Honorer
Program Penggerak Literasi Daerah (PLD) dari Nyalanesia. (Dok. Nyalanesia)

Suara.com - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melaporkan bahwa Indonesia menghadapi defisit tenaga pendidik sebesar 1,3 juta guru pada 2024.

Dari jumlah ini, lebih dari 700.000 guru honorer telah berupaya menutup kekosongan tersebut di berbagai daerah. Namun, tantangan masih ada, karena banyak dari mereka menerima upah yang belum sesuai dengan standar yang layak.

Dalam kondisi ini, keterlibatan sektor swasta menjadi semakin penting untuk mendukung dan memperbaiki kesejahteraan para pendidik di seluruh Indonesia.

Nyalanesia, sebagai salah satu inisiatif dari sektor swasta, telah mengambil langkah proaktif melalui program Penggerak Literasi Daerah (PLD) yang bertujuan untuk memberdayakan ekonomi dan meningkatkan literasi di berbagai daerah.

Penggerak Literasi Daerah (PLD) adalah inisiatif yang menggerakkan literasi di daerah-daerah melalui seleksi, pelatihan, dan fasilitasi.

Program ini menargetkan guru honorer (GTT) serta calon guru—baik lulusan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang belum bekerja maupun peserta Program Profesi Guru (PPG)—untuk dikembangkan secara profesional.

Peserta PLD ini dilatih untuk mensosialisasikan program-program literasi yang dikembangkan oleh Nyalanesia sekaligus membangun kolaborasi dengan sekolah-sekolah di seluruh Indonesia.

Pada 2024 ini, Nyalanesia melakukan rekrutmen secara nasional untuk program PLD, dengan jumlah pendaftar yang mencapai hampir 4.000 orang.

Setelah melalui tahapan seleksi berkas dan ujian tertulis, tersaringlah 496 kandidat yang berhak mengikuti tahap Uji Penerjunan ke sekolah-sekolah.

baca juga

Program literasi utama yang akan disosialisasikan oleh PLD adalah Sekolah Literasi Nasional (SLN), sebuah program yang dirancang untuk menciptakan transformasi literasi dan pendidikan berkemerdekaan di sekolah-sekolah di Indonesia.

Selama satu tahun penuh, seluruh siswa dan guru di sekolah-sekolah yang berpartisipasi akan didampingi untuk meningkatkan kompetensi, meraih prestasi, dan menghasilkan karya serta proyek-proyek berdampak yang didukung oleh sertifikasi resmi.

Tahapan seleksi PLD pada tahun 2024 telah dimulai dengan pendaftaran peserta pada 28 Juni hingga 12 Juli 2024, diikuti oleh seleksi berkas dan konfirmasi dari 26 hingga 31 Juli 2024.

Ujian tertulis dilaksanakan pada 3 hingga 5 Agustus 2024, dengan pengumuman hasil seleksi pada 7 hingga 8 Agustus 2024. Para kandidat yang lolos, sebanyak 496 orang, kini sedang menjalani Pelatihan Uji Penerjunan dan Mentoring yang akan berlangsung hingga 16 September 2024.

“Pada rekrutmen nasional ini, Nyalanesia mendapatkan ledakan antusiasme dari para peserta. Hal ini menunjukkan kesamaan visi yang masif dalam gerakan ini. Total hampir 4.000 pendaftar telah kami terima, dan setelah dilakukan dua tahap seleksi, yakni seleksi berkas dan ujian tertulis, kini 496 Kandidat PLD sedang menempuh tahap seleksi ketiga—Uji Penerjunan ke sekolah-sekolah,” kata Lenang Manggala, Founder Nyalanesia.

Nyalanesia percaya bahwa melalui program Penggerak Literasi Daerah ini, mereka dapat berkontribusi dalam misi mencerdaskan kehidupan bangsa dengan memajukan kualitas budaya literasi di Indonesia.

Selain mendapatkan pemberdayaan ekonomi, para Penggerak Literasi Daerah juga mendapat pelatihan dan pendampingan, serta didukung dalam upaya kolaborasi dengan instansi daerah, penerbitan buku, hingga mendapatkan penghargaan.

Nyalanesia berharap bahwa dengan melibatkan para guru dan calon guru dalam program PLD, mereka dapat memperluas jangkauan literasi di seluruh pelosok negeri dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ancaman Nyata AI: Pekerjaan Manual Manusia Jadi Terasa Tidak Berharga

Ancaman Nyata AI: Pekerjaan Manual Manusia Jadi Terasa Tidak Berharga

Your Say | Kamis, 05 September 2024 | 15:45 WIB

"Ayah Pasti Kecewa", Netizen Bandingkan Kesederhanaan Mendiang Prof. Gudono dengan Kemewahan Kaesang-Erina

"Ayah Pasti Kecewa", Netizen Bandingkan Kesederhanaan Mendiang Prof. Gudono dengan Kemewahan Kaesang-Erina

Tekno | Rabu, 04 September 2024 | 16:02 WIB

Nestapa Guru Mengajar Gen Alpha, Krisis Fokus Jadi Masalah Utama

Nestapa Guru Mengajar Gen Alpha, Krisis Fokus Jadi Masalah Utama

Your Say | Selasa, 03 September 2024 | 17:23 WIB

Teknologi di Tangan Guru Menjadi Lompatan Pendidikan di Era Digital

Teknologi di Tangan Guru Menjadi Lompatan Pendidikan di Era Digital

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 20:09 WIB

Berbagi Tips Berliterasi di Sekolah, Ini Ulasan Buku Bertajuk Mengapa Guru Harus Menulis?

Berbagi Tips Berliterasi di Sekolah, Ini Ulasan Buku Bertajuk Mengapa Guru Harus Menulis?

Your Say | Sabtu, 31 Agustus 2024 | 12:51 WIB

Terkini

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 15:07 WIB

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:51 WIB

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:43 WIB

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:37 WIB

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:35 WIB

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:29 WIB

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

Tesla Ngebut Seruduk Rumah, Nenek 76 Tahun Tewas

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:25 WIB

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:23 WIB

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

Anak Jakarta Terpaksa Main Bola di Aspal, DPRD Minta Pemprov Manfaatkan Lahan Tidur

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:17 WIB

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

Di Balik Kebakaran TPA Jatiwaringin: Bom Waktu Gas Metana dan Gagalnya Sistem Pengelolaan Sampah

News | Jum'at, 03 Juli 2026 | 14:08 WIB

×