Kemitraan 20 Tahun Daewoong dan Indonesia: Pembukaan Pabrik Sel Punca, Meningkatkan Kolaborasi Riset dan Pengembangan

Yohanes Endra | Suara.com

Sabtu, 14 September 2024 | 08:25 WIB
Kemitraan 20 Tahun Daewoong dan Indonesia: Pembukaan Pabrik Sel Punca, Meningkatkan Kolaborasi Riset dan Pengembangan
Daewoong Biologics Indonesia. [istimewa]

Suara.com - Kepala BPOM Taruna Ikrar mengatakan “Sangat penting bahwa kita telah meletakkan fondasi utama bagi pengembangan pengobatan berbasis sel punca berkualitas tinggi.” Daewoong, grup pelayanan kesehatan terkemuka di Korea, telah mencapai tonggak penting dalam 20 tahun kemitraannya dengan Indonesia.

Daewoong Biologics Indonesia (DBI), anak perusahaan lokal Daewoong Pharmaceutical, mengumumkan pada tanggal 12 September 2024 bahwa pabrik sel punca yang berlokasi di Kawasan Industri Jababeka Cikarang telah menerima sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM, dikepalai oleh Taruna Ikrar) dan saat ini telah dapat beroperasi penuh.

Shawn Park, CEO Daewoong Pharmaceutical, yang mengunjungi Indonesia untuk peresmian pabrik sel punca DBI, menegaskan, "Dengan sertifikasi GMP ini, Daewoong telah mengambil langkah pertama dalam proyek penelitian dan pengembangan berskala besar bekerja sama dengan industri farmasi dan biofarmasi Indonesia."

Sejak mendirikan kantor cabang di Jakarta pada tahun 2005, Daewoong Group telah menjalin hubungan yang erat dengan masyarakat Indonesia. Di bawah visi CVO Jason Yoon tentang "pertumbuhan bersama," Daewoong secara konsisten dan intensif telah menjalankan proyek-proyek yang bertujuan untuk mengembangkan industri farmasi dan biofarmasi serta membina bakat di Indonesia, memposisikan dirinya sebagai "mitra inovasi" bagi Indonesia.

Daewoong Biologics Indonesia. [istimewa]
Daewoong Biologics Indonesia. [istimewa]

Sebuah pencapaian besar yang akan berkontribusi terhadap kesehatan masyarakat Indonesia di ‘era penuaan’

Dengan jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia yang melampaui 7% tahun lalu, Indonesia secara resmi memasuki “era penuaan penduduk”. Karena peningkatan populasi yang menua menyebabkan peningkatan penyakit degeneratif seperti osteoartritis pinggul, kanker, dan gangguan otak, industri farmasi mengantisipasi lonjakan permintaan yang signifikan untuk terapi sel punca.

Menanggapi kebutuhan yang terus meningkat ini, DBI, yang berkomitmen untuk menjadi mitra layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia, telah meletakkan dasar untuk memasok sel punca berkualitas tinggi ke 14 rumah sakit yang ditunjuk di Indonesia. Sel punca ini dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang sulit diobati dengan obat-obatan kimia.

DBI telah menerima izin dari Kementerian Kesehatan untuk fasilitas pemrosesan sel puncanya di bulan Januari tahun ini. Sembilan bulan kemudian, perusahaan memperoleh sertifikasi CPOB, yang memungkinkan untuk memasok sel punca berkualitas tinggi ke Indonesia. Seorang pejabat dari Daewoong Pharmaceuticals mengatakan, "Sebagai perusahaan Korea pertama yang memperoleh sertifikasi GMP untuk pemrosesan sel punca di pasar lokal, kami tidak hanya akan mengejar pengobatan regeneratif berdasarkan bioteknologi tetapi juga penelitian dan pengembangan serta komersialisasi pengobatan untuk penyakit yang sulit diobati."

Daewoong telah membangun pabrik sel punca seluas 100,000 meter persegi di Cikarang, dan mentransfer seluruh keahlian terkait sel punca dari Korea, termasuk keahlian dalam uji klinis, penelitian, dan produksi.

Daewoong memiliki kemampuan untuk memproduksi sel punca berkualitas tinggi. Perusahaan telah memperoleh izin untuk ketiga persyaratan utama pengembangan dan produksi biofarmasi canggih di Korea: manufaktur biofarmasi canggih, pengelolaan sel manusia, dan fasilitas pemrosesan sel. Berdasarkan hal ini, Daewoong berencana untuk memperkenalkan berbagai sel punca seperti sel punca yang berasal dari tali pusat dan sel punca yang berasal dari jaringan lemak, serta memperluas jaringan untuk mencakup sel eksosom dan sel imun guna menyediakan pilihan pengobatan yang inovatif bagi pasien Indonesia.

Daewoong terus berinvestasi sambil mengembangkan bisnis dalam cakupan yang luas, yang meliputi botulinum toksin, peralatan medis, penelitian dan pengembangan, kontribusi sosial, ruang rekreasi untuk well-being

Hubungan Daewoong dengan industri farmasi dan masyarakat Indonesia sudah terjalin sejak 2005, 20 tahun lalu. Saat itu, Daewoong mendirikan cabang di Jakarta dan menjanjikan ‘berbagi pertumbuhan bersama dengan Indonesia.’

Daewoong mengawali upayanya untuk mengembangkan industri farmasi dan biofarmasi Indonesia pada tahun 2012 dengan mendirikan perusahaan joint-venture, Daewoong Infion. Dengan membangun pabrik biofarmasi pertama di Indonesia dan meluncurkan "Epodion," produk biosimilar pertama di Indonesia pada tahun 2017, Daewoong telah memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan industri biofarmasi lokal. Epodion, pengobatan anemia untuk pasien dialisis dan kanker, telah diterima dengan baik karena harganya yang terjangkau dan kualitasnya yang tinggi. Hasilnya, Daewoong menerima penghargaan dari Kementerian Kesehatan Indonesia dan dinobatkan sebagai Perusahaan Biofarmasi Terbaik oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan Korea pada tahun 2017.

CEO Daewoong Group, Shawn Park, menekankan bahwa pembukaan pabrik sel punca merupakan "tonggak penting" sejak berdirinya Daewoong Infion, seraya menambahkan bahwa Daewoong telah berkomitmen untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.

Sebagai buktinya, Daewoong telah melakukan berbagai investasi di Indonesia, termasuk bisnis botulinum toksin, pengembangan obat-obatan inovatif, penelitian di bidang biofarmasi, kosmetik, peralatan medis, kolaborasi terbuka dengan sejumlah universitas, dukungan beasiswa dan kontribusi sosial, ruang rekreasi untuk well-being dan smart farms, serta pembangunan hotel khusus untuk konferensi dan pameran. Dengan berbagai rencana dan kegiatan bisnis yang komprehensif, investasi berkelanjutan diharapkan dapat terwujud. Komitmen tulus Daewoong untuk melayani kesehatan bagi masyarakat Indonesia diharapkan dapat memberikan kontribusi tidak hanya bagi pembangunan industri tetapi juga penciptaan lapangan pekerjaan di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Pasar Jay Idzes Melejit 2 Kali Lipat Usai Main di Seria A dan Jadi Kapten Timnas Indonesia, Statistiknya Edan!

Harga Pasar Jay Idzes Melejit 2 Kali Lipat Usai Main di Seria A dan Jadi Kapten Timnas Indonesia, Statistiknya Edan!

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 14:57 WIB

Mendadak Kritik Naturalisasi Timnas Indonesia, Peter Gontha Disindir Kalah Taruhan Bola?

Mendadak Kritik Naturalisasi Timnas Indonesia, Peter Gontha Disindir Kalah Taruhan Bola?

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 13:57 WIB

Cody Gakpo Kasih Nyala Api ke Jay Idzes Usai Pamer Timnas Indonesia, Netizen Malah 'Ngelunjak' Minta Gini

Cody Gakpo Kasih Nyala Api ke Jay Idzes Usai Pamer Timnas Indonesia, Netizen Malah 'Ngelunjak' Minta Gini

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 13:26 WIB

5 Hal yang Harus Diketahui tentang Jairo Riedewald, Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia

5 Hal yang Harus Diketahui tentang Jairo Riedewald, Pemain Keturunan Siap Bela Timnas Indonesia

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 12:12 WIB

Jejak Rocky Gerung di Olahraga, Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Sebagai Penipuan Sensasi

Jejak Rocky Gerung di Olahraga, Sebut Naturalisasi Timnas Indonesia Sebagai Penipuan Sensasi

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 11:17 WIB

Siapa Ayah Jairo Riedewald? Ternyata Sosok Pesepakbola Level Teratas di Sini, Anaknya Pemain Keturunan Grade A

Siapa Ayah Jairo Riedewald? Ternyata Sosok Pesepakbola Level Teratas di Sini, Anaknya Pemain Keturunan Grade A

Bola | Minggu, 15 September 2024 | 11:17 WIB

Terkini

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

Ratusan Dapur MBG Di-Suspend! BGN Temukan Masalah Serius dari Menu hingga Higiene

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:00 WIB

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:48 WIB

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Komnas HAM Tunggu Izin Panglima TNI Periksa 4 Prajurit

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:25 WIB

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

Fakta Baru OTT di Tulungagung: Adik Bupati Juga Ikut Diamankan KPK

News | Sabtu, 11 April 2026 | 17:00 WIB

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion

News | Sabtu, 11 April 2026 | 16:34 WIB