Rumah Mewah Runtuh ke Laut, Pemilik Digugat Pemerintah Negara Bagian Hawaii!

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Rabu, 02 Oktober 2024 | 03:50 WIB
Rumah Mewah Runtuh ke Laut, Pemilik Digugat Pemerintah Negara Bagian Hawaii!
Rumah runtuh ke laut (Instagram)

Suara.com - Negara bagian Hawaii telah mengajukan gugatan terhadap seorang pemilik rumah di North Shore Oahu setelah sebagian properti mewahnya runtuh ke laut, New York Post melaporkan. Pada tanggal 25 September 2024, negara bagian tersebut mengajukan gugatan untuk ganti rugi deklaratif dan putusan terhadap Josh VanEmmerik, dengan tujuan meminta pertanggungjawaban mereka atas kerusakan tersebut.

Sebuah video mengejutkan yang beredar di media sosial menunjukkan kondisi rumah yang sangat buruk, yang memicu kekhawatiran yang meluas. Dalam rekaman tersebut, terdengar sebuah suara yang memperingatkan orang-orang yang melihat, "Hati-hati di tempat Anda berdiri. Seluruh atap akan runtuh sekarang," yang menyoroti bahaya yang ditimbulkan oleh struktur yang runtuh. Kaca, logam, dan kayu terlihat berserakan di pasir saat ombak menarik puing-puing ke laut.

Kantor Konservasi dan Lahan Pesisir Departemen Pertanahan dan Sumber Daya Alam (DLNR) melaporkan bahwa ombak menghancurkan rumah Haleiwa, menyebabkan puing-puing jatuh ke tanah negara bagian dan ke laut. Petugas yang menanggapi kejadian tersebut menemukan sebagian besar bangunan di tanah negara dan puing-puing terhanyut ke laut.

'Pada tanggal 24 September 2024, potongan besar semen, kayu, kaca, komponen listrik, tulangan beton, kain geotekstil, dan material padat tak dikenal lainnya menutupi tanah negara yang membentang antara batas properti dan laut. Material padat dalam jumlah yang tidak diketahui dari tempat tinggal di Properti Subjek 2 masuk ke laut dan dibawa pergi dari lokasi tersebut karena proses alami laut,'' bunyi pengaduan tersebut.

Khususnya, pembelian properti tepi pantai VanEmmerik pada tahun 2021 seharga $1 juta (Rp15,2 miliar) disertai dengan peringatan tentang erosi, yang akhirnya menyebabkan rumah tersebut runtuh ke laut. Meskipun berisiko, ia merenovasi properti tersebut dan menjualnya seharga $2,5 juta (Rp38 miliar), kemudian menurunkan harganya menjadi $2 juta (Rp30,5 miliar).

'Pemilik tanah pribadi mengambil risiko ketika mereka membiarkan bangunan berada begitu dekat dengan garis pantai. Warga Hawaii kini dihadapkan pada konsekuensi kegagalan pemilik properti untuk memperhatikan tanda-tanda peringatan erosi laut,'' kata Wakil Jaksa Agung Danica Swenson kepada Hawaii News Now.

Ini bukan pertama kalinya pemilik properti menghadapi masalah dengan negara bagian. Tahun lalu, mereka menerima denda sebesar $110.000 (Rp1,67 miliar) untuk "pelanggaran pengendalian erosi" terkait karung pasir yang ditempatkan di tempat tinggal mereka.

Masalah erosi pantai Hawaii telah menjadi masalah yang berkelanjutan, dengan hampir sepertiga rumah tepi pantai di Pantai Utara O‘ahu berada sangat dekat dengan garis pantai. Banyak penduduk setempat merasa frustrasi dengan VanEmmerik dan pemerintah negara bagian, menuduh mereka lamban dalam menangani masalah erosi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disebut Gagal Paham, WALHI "Kuliahi" Jokowi soal Teori Pembentukan Sedimen Pasir

Disebut Gagal Paham, WALHI "Kuliahi" Jokowi soal Teori Pembentukan Sedimen Pasir

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 14:52 WIB

Bantuan Pemberdayaan BRI  Tingkatkan Kapasitas Produksi Klaster Usaha Rumput Laut Semaya di Nusa Penida Bali

Bantuan Pemberdayaan BRI Tingkatkan Kapasitas Produksi Klaster Usaha Rumput Laut Semaya di Nusa Penida Bali

Video | Selasa, 01 Oktober 2024 | 13:00 WIB

Sebut Sedimen dan Pasir Laut Beda, Jokowi Dikritik Tak Paham Bahaya Penambangan Pasir Laut

Sebut Sedimen dan Pasir Laut Beda, Jokowi Dikritik Tak Paham Bahaya Penambangan Pasir Laut

News | Selasa, 01 Oktober 2024 | 13:27 WIB

Perankan Suami Beristri 2, Ibrahim Risyad Pede Tak Akan Dimusuhi Ibu-Ibu karena Ini

Perankan Suami Beristri 2, Ibrahim Risyad Pede Tak Akan Dimusuhi Ibu-Ibu karena Ini

Entertainment | Senin, 30 September 2024 | 21:45 WIB

Tiba-Tiba Jadi Suami Beristri Dua di Film, Ibrahim Risyad: Untung Dua-duanya Akur

Tiba-Tiba Jadi Suami Beristri Dua di Film, Ibrahim Risyad: Untung Dua-duanya Akur

Entertainment | Senin, 30 September 2024 | 20:45 WIB

Yoriko Angeline Akui Perannya di Laut Tengah Beri Kesan Mendalam, Ada Apa?

Yoriko Angeline Akui Perannya di Laut Tengah Beri Kesan Mendalam, Ada Apa?

Video | Selasa, 01 Oktober 2024 | 08:00 WIB

Terkini

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

Jutaan Situs Diblokir tapi 200 Ribu Anak Tetap Terpapar Judol, di Mana Celah Keamanan Kita?

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:48 WIB

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

Mensos Gus Ipul Ajak Dema PTKIN se-Indonesia untuk Mensukseskan Sekolah Rakyat

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:43 WIB

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

Ketua Umum PRIMA: Kebangkitan Nasional 2026 Momentum Bangkitnya Indonesia Menuju Negara Kerakyatan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:35 WIB

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

Guru yang Cabuli 4 Santri di Ponpes Lombok Tengah Ternyata Aktif di Aplikasi Kencan Gay

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:26 WIB

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

Pria Misterius Tewas Tertabrakn Kereta di Jagakarsa, Kulit Putih Diduga Usia 25 Tahun

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:23 WIB

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

Israel Bajak Global Sumud Flotila di Laut Internasional, Netanyahu Bangga Tangkap Aktivis Gaza

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:20 WIB

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

Menhan Sjafrie: Seluruh Kabupaten di Jawa Dikawal Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan di 2026

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:19 WIB

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

Menhan Sjafrie: Misi Kemanusiaan Gaza Tertunda Akibat Konflik AS - Iran

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:14 WIB

LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan

LPSK Pasang Badan, Lindungi PRT di Jaksel yang Diduga Dianiaya dan Dilaporkan Balik Majikan

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:13 WIB

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

23 Gedung di Jakarta Terancam Disegel Imbas Tak Punya Izin SLF, Termasuk Pasar Asemka!

News | Selasa, 19 Mei 2026 | 14:00 WIB