Netanyahu Lebih Mendukung Donald Trump, Ini Reaksi Kamala Harris

Andi Ahmad S | Suara.com

Senin, 07 Oktober 2024 | 10:40 WIB
Netanyahu Lebih Mendukung Donald Trump, Ini Reaksi Kamala Harris
Kamala Harris (Instagram/kamalaharris)

Suara.com - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu nampaknya lebih mendukung Donald Trump ketimbang Kamala Harris di Pilpres AS (Amerika Serikat).

Nampaknya hal tersebut langsung ditanggapi Wakil Presiden Amerika Serikat, Kamala Harris. Menurutnya, tak ada hubungan spesial antara AS dengan Netanyahu.

Kamala menegaskan, bahwa AS mempunyai hubungan erat dengan rakyat Israel karena lebih bernilai ketimbang dengan Netanyahu.

Dalam cuplikan wawancara yang dirilis sebelumnya dengan program CBS '60 Minutes' yang dijadwalkan tayang pada Senin (7/10), kandidat presiden dari Partai Demokrat, Harris, menyarankan bahwa dukungan AS terhadap Israel didasarkan pada prinsip-prinsip, bukan hubungan individu.

Dia menyinggung ketidaksepakatan baru-baru ini terkait seruan AS untuk gencatan senjata di Lebanon, dengan mengatakan bahwa Washington mendukung hak Israel untuk membela diri melawan kelompok-kelompok seperti Hamas dan Hizbullah.

Harris juga mengatakan bahwa Israel telah mengambil beberapa langkah di bawah tekanan AS, yang menunjukkan bahwa pengaruh diplomatik tetap kuat meskipun ada perbedaan pendapat.

Netanyahu dikabarkan lebih mendukung mantan Presiden Donald Trump, pesaing Harris, untuk kembali menjabat di Gedung Putih, karena percaya bahwa Trump tidak akan menentang perang yang semakin digencarkan Israel.

Harris menyatakan bahwa AS berupaya meningkatkan bantuan kemanusiaan, mengamankan pembebasan tahanan, dan bekerja menuju gencatan senjata, sambil menambahkan bahwa tekanan diplomatik akan terus diberikan baik kepada Israel maupun pihak regional lainnya.

Ketika ditanya apakah Netanyahu adalah teman dekatnya, Harris mengalihkan fokus dengan menyatakan bahwa aliansi antara rakyat kedua negara jauh lebih penting.

Harris berada di bawah tekanan dari banyak anggota partainya – terutama Demokrat muda dan mereka yang memiliki akar Timur Tengah, yang frustrasi dengan apa yang mereka anggap sebagai kegagalan Presiden Joe Biden untuk bersikap tegas terhadap Israel.

Harris diminta untuk dapat mengambil sikap lebih keras dalam mendukung Palestina dan menentang perang Israel di Gaza yang telah berlangsung selama setahun, sehingga menewaskan sekitar 42.000 orang dan melukai hampir 97.000 lainnya. (Antara).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cuma Butuh 1 Tahun Israel Hilangkan Nyawa Puluhan Ribu Warga Palestina

Cuma Butuh 1 Tahun Israel Hilangkan Nyawa Puluhan Ribu Warga Palestina

News | Minggu, 06 Oktober 2024 | 19:10 WIB

Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza

Soroti Konflik Israel-Palestina, Pengamat: Ada Upaya Membumihanguskan Gaza

News | Minggu, 06 Oktober 2024 | 17:47 WIB

Kongres Palestina Merdeka Tantang Larangan di Wina, Sukses Digelar di Tengah Tekanan

Kongres Palestina Merdeka Tantang Larangan di Wina, Sukses Digelar di Tengah Tekanan

News | Minggu, 06 Oktober 2024 | 16:57 WIB

Terkini

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB